100 % Jadwal Siaran Acara Lengkap
Di bawah ini adalah jadwal acara yang mungkin ditayangkan pada Kamis, 30 Oktober 2025.
Advertisements
| 00:30:00 | Ftv utama : cintaku di puskesmas keliling |
| 01:30:00 | Buser |
| 02:00:00 | Sinema malam : cinta saos sambal botol |
| 03:00:00 | Sinema dini hari : memilih cinta di pilih cinta |
| 04:00:00 | Barakallah |
| 04:30:00 | Liputan 6 pagi |
| 06:00:00 | Halo selebriti |
| 07:00:00 | Ftv pagi spesial : tukang delman cowok idaman |
| 08:30:00 | Asmara gen z |
| 10:00:00 | Ftv pagi : cinta abang tamvan pantang disayurin |
| 12:00:00 | Liputan 6 siang |
| 12:30:00 | Ftv siang: fotografer munduran dong tampannya nikung syantiknya pembantu not not |
| 14:05:00 | Ftv siang 1: digombalin miss kecambah auto baper |
| 15:35:00 | Azizah : cinta 6 hati |
| 16:55:00 | Asmara gen z |
| 18:20:00 | Beri cinta waktu |
| 20:05:00 | Cinta sedalam rindu |
| 21:35:00 | Wanita istimewa |
| 23:00:00 | Ftv primetime : melon bikin move on |
Advertisements
SCTV (singkatan dari Surya Citra Televisi) adalah sebuah stasiun televisi swasta nasional di Indonesia. SCTV merupakan stasiun televisi swasta kedua di Indonesia setelah RCTI. SCTV lahir pada tanggal 24 Agustus 1990 sebagai stasiun televisi lokal di Surabaya yang berpusat di Jl. Darmo Permai, Surabaya, Jawa Timur. Meski tanggal itu ditetapkan sebagai tanggal lahir SCTV, namun baru tanggal 1 Januari 1993, SCTV mendapatkan izin sebagai stasiun televisi nasional di Jakarta. Kantor operasional SCTV pun secara bertahap dipindahkan dari Surabaya ke Jakarta, namun studio SCTV tetap berada di Surabaya. Awalnya, mayoritas saham SCTV dimiliki oleh Bimantara Citra melalui anak usahanya, Sindo Citra Media (kini menjadi Surya Citra Media, dengan melakukan merger bersama PT Cipta Aneka Selaras).
Meski berkali-kali berpindah kantor, SCTV tetap mengudara setiap hari. Pada tahun 1993 misalnya, SCTV berpindah kantor ke Wisma AKR, Jakarta Barat yang letaknya berdekatan dengan kantor RCTI. Lalu pada tahun 1996, SCTV berpindah kantor lagi ke Wisma Indovision. Menginjak usia ke-11, pada tahun 2001, SCTV kemudian memusatkan kegiatan operasionalnya di Gedung Graha SCTV (sekarang Gedung Graha Mitra milik Indika Group), Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan. Dan pada tahun 2007, kegiatan operasional SCTV berpusat di Senayan City. Namun, stasiun pemancar dan studio Penta tetap dipusatkan di Kebon Jeruk.
Sejak tahun 1999, mayoritas saham SCTV diakuisisi oleh Surya Citra Media. Pada awal Mei 2013, SCTV dan Indosiar resmi bergabung.
Original source :
Disclaimer : We collect profile information from wikipedia and public domain on the internet. If you object to the information displayed or have other information, please contact us.
Inbox merupakan sebuah acara televisi varietas yang ditayangkan di SCTV setiap Sabtu Dan Minggu pada pukul 06.00 WIB. Acara ini pertama kali dimulai pada tanggal 3 Desember 2007. Berisi acara yang berhubungan dengan musik dan mengudara selama 3 jam.
Lolipop adalah permen gula yang sudah ada sejak zaman dulu. Asal usul permen lolipop diduga berasal dari cara manusia purba untuk mengumpulkan madu dengan menggunakan tongkat. Mereka kemudian mengonsumsi madu yang telah berhasil dikumpulkan langsung dari tongkat tersebut. Cikal bakal permen lolipop yang lebih modern diperkirakan ditemukan pada masa kebudayaan Arab, Cina, dan Mesir Kuno. Pada saat itu, masyarakat mereka membuat "permen" dengan cara mencampur buah-buahan atau kacang-kacangan dengan madu kemudian ditusuk dengan tangkai agar lebih mudah dinikmati.
Detik Terakhir adalah film Indonesia yang dirilis pada tahun 2005 dengan disutradarai oleh Nanang Istiabudi, diangkat dari novel Jangan Beri Aku Narkoba karya Alberthiene Endah. Film ini dibintangi antara lain oleh Cornelia Agatha dan Mike Muliadro.
Film ini mendapatkan enam nominasi pada Festival Film Indonesia 2005 termasuk dalam kategori Aktor dan Aktris Terbaik, masing-masing untuk Mike Muliadro dan Cornelia Agatha. Cornelia Agatha akhirnya memenangi penghargaan untuk kategori Pemeran Utama Wanita Terbaik pada Indonesian Movie Awards tahun 2005.
Kota Palembang (Jawi: ) adalah ibu kota provinsi Sumatera Selatan, Indonesia. Luas Kota Palembang dengan sekitar 352,51 km² Pada akhir tahun 2023, kota ini dihuni oleh 1.772.492 jiwa. Kota Palembang juga kota terpadat dan terbesar kedua di Sumatra setelah Kota Medan, kota terpadat dan kota terbesar keenam di Indonesia setelah Jabodetabekjur, Surabaya, Bandung, Medan, Semarang dan kota terbesar kesembilan belas di Asia Tenggara. Kota Palembang dan beberapa kabupaten tetangganya (Kabupaten Banyuasin, Kabupaten Ogan Ilir, dan Kabupaten Ogan Komering Ilir) dikembangkan oleh pemerintah pusat sebagai wilayah metropolitan di Indonesia dengan kawasan yang disebut Patungraya Agung atau Palembang Raya.
Sejarah Palembang yang pernah menjadi ibu kota kerajaan bahari Buddha terbesar di Asia Tenggara pada saat itu, Kedatuan Sriwijaya, yang mendominasi Nusantara dan Semenanjung Malaya pada abad ke-9 juga membuat kota ini dikenal dengan julukan "Bumi Sriwijaya". Berdasarkan Prasasti Kedukan Bukit yang ditemukan di Bukit Siguntang sebelah barat Kota Palembang yang menyatakan pembentukan sebuah wanua yang ditafsirkan sebagai kota pada tanggal 16 Juni 683 Masehi menjadikan kota Palembang sebagai kota tertua di Indonesia. Di dunia Barat, kota Palembang juga dijuluki Venice of the East ("Venesia dari Timur") dan Serambi Hadramaut, kota ini mendapat julukan Serambi Hadramaut dikarenakan beberapa gelar Habib yang ada disini tidak dijumpai di daerah lain di Indonesia. Kota Palembang adalah kota tertua di Indonesia.
The Third Man adalah film noir Britania Raya tahun 1949 yang disutradarai Carol Reed dan ditulis oleh Graham Greene. Film ini dibintangi Joseph Cotten, Valli, Orson Welles, dan Trevor Howard. Film ini berlatar di Wina pasca-Perang Dunia II. Film ini mengisahkan Holly Martins, seorang warga Amerika Serikat yang diberi pekerjaan oleh temannya, Harry Lime, di Wina, tetapi ketika Holly tiba di Wina, ia mendapat kabar bahwa Lime meninggal dunia. Martins kemudian menemui rekan-rekan Lime untuk menyelidiki kematiannya yang dianggap tidak wajar.
Sinematografi ekspresionis hitam putih Robert Krasker, dengan pencahayaan kasar dan teknik kamera "sudut Belanda" yang terdistorsi, merupakan fitur utama The Third Man. Dengan musik tema yang khas, lokasi yang tidak lazim, dan penampilan para pemerannya, film ini membangkitkan suasana Wina pascaperang yang sudah lelah dan sinis menjelang Perang Dingin.
Greene menulis novela berjudul sama sebagai persiapan menulis naskah film ini. Anton Karas menggubah dan memainkan musik zithernya. Musik utamanya, "The Third Man Theme", memuncaki tangga lagu internasional pada tahun 1950 dan membuat Karas dikenal secara internasional. Film ini dianggap sebagai film terbaik sepanjang masa karena pemeranan tokoh, musik, dan sinematografinya.Pada tahun 1999, British Film Institute memilih The Third Man sebagai film Britania terbaik sepanjang masa. Dalam jajak pendapat tahun 2017 yang melibatkan 10 aktor, sutradara, penulis, produser, dan kritikus majalah Time Out, film ini dinobatkan sebagai film Britania terbaik kedua sepanjang masa.
Copyright 2017 | Disclaimer | By using our site you agree to our cookie usage. See our Privacy Policy.