100 % Jadwal Siaran Acara Lengkap
Di bawah ini adalah jadwal acara yang mungkin ditayangkan pada Rabu, 11 Februari 2026.
Advertisements
| 00:00:00 | Acara |
| 00:00:00 | Suparman reborn |
| 00:00:00 | Acara |
| 00:00:13 | Jadwal tv selengkapnya di jadwaltv.net - jadwal mnctv |
| 02:00:00 | Suparman reborn |
| 05:00:00 | Siraman qolbu |
| 06:00:00 | Cocomelon |
| 06:15:00 | Kiko |
| 07:45:00 | Kung fu panda dan sahabat |
| 08:30:00 | Upin & ipin |
| 10:15:00 | Lintas inews siang |
| 11:00:00 | Jurnal lintas inews siang |
| 11:30:00 | Seleb on news |
| 12:30:00 | Upin & ipin |
| 14:30:00 | Upin & ipin |
| 17:00:00 | Upin & ipin |
| 18:30:00 | Entong |
| 19:30:00 | Upin & ipin |
| 20:15:00 | Dmd panggung rezeki |
| 22:00:00 | Super deal |
| 23:00:00 | Suparman reborn |
Advertisements
MNCTV (sebelumnya bernama TPI) adalah sebuah stasiun televisi swasta terestrial nasional di Indonesia. Namanya yang sekarang dipergunakan sejak 20 Oktober 2010.
MNCTV merupakan stasiun televisi swasta ketiga di Indonesia setelah RCTI dan SCTV. MNCTV didirikan oleh Mbak Tutut dan dulu sebagian besar sahamnya dimiliki oleh PT Cipta Lamtoro Gung Persada.
MNCTV pernah menayangkan acara olahraga seperti F1, WWE SmackDown!, Serie A, Eredivisie, Piala AFF dan UEFA Euro 2008 (bersama RCTI dan GTV). Pada tahun 2009 sampai dengan tahun 2010, MNCTV tidak menyiarkan acara olahraga. Namun, pada tahun 2010 hingga 2013, MNCTV kembali menyiarkan acara olahraga dengan menyiarkan Liga Utama Inggris bersama GTV, dan kembali lagi menyiarkan liga tersebut untuk musim 20162017 bersama RCTI hingga 3 tahun ke depan.
Pada tahun 2011, MNCTV juga memiliki hak siar dalam ajang sepak bola Liga Prima Indonesia bersama RCTI dan GTV dan SEA Games 2011.
Pada tahun 2014, MNCTV juga menyiarkan Liga Super Indonesia bersama RCTI dan GTV.
Sejak musim 2016. MNCTV menyiarkan Liga Futsal Profesional Indonesia bersama iNews.
Original source :
Disclaimer : We collect profile information from wikipedia and public domain on the internet. If you object to the information displayed or have other information, please contact us.
Kembalinya Raden Kian Santang adalah sebuah sinetron produksi MNC Pictures & MD Entertainment yang ditayangkan MNCTV. Sinetron kolosal ini menceritakan kisah Raden Kian Santang, putra Prabu Siliwangi di Kerajaan Pajajaran.
Sinetron ini merupakan sekuel dari Raden Kian Santang yang pernah ditayangkan pada tahun 2012.
Let's Play adalah album studio ketiga karya Nidji. Album ini dirilis pada tahun 2009 melalui Musica Studios. Singel yang dirilis dari album ini antara lain "Sang Mantan", "Ku Takkan Bisa", dan "Dosakah Aku".
Sebuah Pengorbanan adalah film Indonesia yang diproduksi pada tahun 1982 dengan disutradarai oleh Maman Firmansjah.
Komando Samber Nyawa adalah film Indonesia tahun 1985 dengan disutradarai oleh Eddy G. Bakker dan dibintangi oleh Barry Prima dan Advent Bangun.
Jaka Sembung Sang Penakluk atau hanya Jaka Sembung (Internasional:The Warrior) adalah film aksi laga epos dewasa tahun 1981 dari Indonesia yang disutradarai oleh maestro film Sisworo Gautama Putra. Film ini mendapat perhatian dari kalangan penggemar film aksi laga internasional karena dianggap sebagai salah satu film pertama yang mempunyai ramuan unik antara ragam aksi laga dengan ragam horor dan supernatural. Cerita film ini diadaptasi secara lepas berdasarkan komik Indonesia dengan judul yang sama yaitu "Jaka Sembung" karya komikus terkenal Indonesia Djair Warniponakanda yang sering ditulis hanya dengan "Djair".
Film ini dibintangi antara lain oleh Barry Prima, Eva Arnaz, dan Dana Christina. Film ini adalah film yang melejitkan nama Barry Prima dan memberikannya nama panggilan yang sama dengan tokoh yang diperankannya. Dengan semboyannya "Untuk pertama kalinya ilmu Rawa Rontek difilemkan!!!", film ini didistribusikan oleh Rapi Films. Versi DVD rumah barunya yang telah mengalami perbaikan kualitas namun hanya dalam percakapan bahasa Inggris diterbitkan oleh penerbit film kultus Mondo Macabro dari Britania Raya pada tahun 2008. Versi ini disertai dengan fitur bonus berupa wawancara dengan para tokoh di balik layar, seperti Imam Tantowi dan El Badrun.
Film ini diikuti oleh sekuelnya, Si Buta Lawan Jaka Sembung yang dirilis tahun 1983.
Copyright 2017 | Disclaimer | By using our site you agree to our cookie usage. See our Privacy Policy.