JadwalSiaran.Com

100 % Jadwal Siaran Acara Lengkap


Jadwal Siaran Televisi AnTV Sabtu, 20 Desember 2025

Di bawah ini adalah jadwal acara yang mungkin ditayangkan pada Sabtu, 20 Desember 2025.


Advertisements


Acara AnTV KemarinAnTV Hari iniJadwal AnTV BesokLive Streaming AnTV
01:30:00Supercoppa italiana 2025/26: bologna vs inter
04:00:00Zeynep
05:30:00Super viral
06:00:00Antv seru
06:30:00Takdir cinta layla
09:30:00Mega bollywood: main hoon na
13:00:00Jhanak
17:00:00Antv seru
18:00:00Senandung cinta lilis
19:30:00Sinema spesial: sundelbolong
21:00:00Sinema spesial: malaikat bayangan
22:45:00Bioskop asia: 308


Advertisements


Acara AnTV Kemarin || AnTV Hari ini || Jadwal AnTV BesokLive Streaming AnTV

ANTV (singkatan dari Andalas Televisi) adalah sebuah stasiun televisi swasta nasional Indonesia. Stasiun televisi ini awalnya disiarkan pada 1 Januari 1993 di kota Lampung dan sekitarnya. Bermula dari sebuah izin siaran lokal di Lampung, ANTV mengudara selama 5 jam sehari. Dua bulan kemudian, tepatnya tanggal 1 Maret 1993, ANTV secara resmi disiarkan ke seluruh Indonesia dari Jakarta.
ANTV dimiliki oleh konglomerat muda Anindya Bakrie dan sekarang dikelola oleh Erick Thohir, yang menjadi Presiden Direktur dari stasiun televisi ini sekaligus Wakil Komisaris Utama VIVA dan Direktur Utama Intermedia Capital (induk usaha ANTV). Konglomerat media asal Amerika Serikat, Rupert Murdoch, membeli sekitar 20% saham ANTV pada 30 April 2006 melalui perusahaannya di Hong Kong, STAR TV. Pangsa pasar ANTV saat ini adalah sekitar 5% dari 180 juta penonton. ANTV telah memiliki hak siar atas ajang sepak bola bergengsi Dunia, Piala Dunia FIFA 2014 bersama tvOne.

Original source :

Disclaimer : We collect profile information from wikipedia and public domain on the internet. If you object to the information displayed or have other information, please contact us.


Daftar Acara AnTV:


Jawan

Otek atau milet (dari bahasa Inggris: millet) merupakan sekelompok serealia yang memiliki bulir berukuran kecil. Pengelompokan ini tidak memiliki dasar botani maupun agronomi. Penyebutan otek adalah semata untuk mengelompokkan berbagai serealia minor (bukan utama). Garai dan jali kadang-kadang dianggap sebagai otek, sementara beberapa jenis serealia minor, seperti fonio dan tef sering pula dimasukkan.
Tanaman pangan yang biasa dimasukkan sebagai otek adalah jawawut (Setaria italica L.)
Otek mutiara (pearl millet, Pennisetum glaucum)
proso (Panicum miliaceum L.)
korakan (Eleusine coracana)
Tanaman-tanaman berikut ini juga dianggap sebagai milet, meskipun rumpun segarnya sering pula dijadikan sebagai hijauan ternak: beberapa Echinochloa spp. (Barnyard millet, Japanese millet)
Paspalum scrobiculatum (Kodo millet)
Panicum sumatrense (Little millet)
beberapa Brachiaria (Guinea millet, Browntop millet)
Otek pernah dan, di beberapa tempat, masih menjadi bahan makanan pokok penting di Asia Selatan dan Afrika. Di tempat-tempat lain, budidaya juga dilakukan sebagai sumber pakan burung peliharaan atau sebagai hijauan ternak.
Secara umum otek banyak mengandung Vitamin B, terutama niasin, vitamin B6, dan folat; mineral yang dikandungnya terutama kalsium, besi, kalium, magnesium, dan seng.


Puspa Indah Taman Hati

Puspa Indah Taman Hati dapat mengacu pada hal ini: Puspa Indah Taman Hati (film 1980)
Puspa Indah Taman Hati (film 2023)


Kuntilanak 2

Kuntilanak dapat mengacu pada beberapa hal berikut: Kuntilanak (kadang disebut sebagai pontianak atau puntianak; disingkat sebagai kunti), hantu yang dipercaya berasal dari perempuan hamil yang meninggal dunia atau wanita yang meninggal karena melahirkan dan anak tersebut belum sempat lahir.
Kuntilanak, film komedi Indonesia hitam-putih tahun 1961 yang disutradarai oleh Kurnaen Suhardiman, serta dibintangi oleh Eddy Sud, Tien Rostini, Ateng, S. Bagio, Iskak, dan Atmonadi
Kuntilanak, film komedi Indonesia berwarna tahun 1974 yang disutradarai oleh Ratno Timoer, serta dibintangi oleh Pangky Suwito, Peggy Manoch, Kris Biantoro, Ucok Harahap, Ratno Timoer, Malino Djunaedy, Vonny Pawaka, dan Jaja Mihardja
Kuntilanak, film horor Indonesia berwarna tahun 2006 yang disutradarai oleh Rizal Mantovani, serta dibintangi oleh Chacha Frederica, Ibnu Jamil, Lita Suwardi, Ratu Felisha, Alice Iskak, Evan Sanders, dan Julie Estelle
Kuntilanak, film horor Indonesia berwarna tahun 2018 yang disutradarai oleh Rizal Mantovani, serta dibintangi oleh Sandrinna Michelle, Andryan Bima, Ciara Nadine Brosnan, Adlu Fahrezy, Ali Fikry, Aurélie Moeremans, Fero Walandouw, dan Nena Rosier


Paku Kuntilanak

Paku Kuntilanak merupakan film horor Indonesia yang dirilis pada tahun 2009 yang disutradarai oleh Findo Purwono HW. Film ini dibintangi antara lain oleh Dewi Perssik, Heather Storm, Keith Foo, Kiwil, Rizky Mocil, Hardi Fadhillah, Edi Brokoli, Nani Widjaja, dan Bolot.


A Better Tomorrow 3

A Better Tomorrow 3: Love & Death in Saigon (Hanzi: 3-; Pinyin: Yngxióng bnsè sn xyáng zh g; Yale (Bahasa Kanton): Jing1 hung4 bun2 sik1 saam zik6 joeng4 zi1 go1) adalah sebuah film aksi-kriminal-thriller tahun 1989. Film ini adalah prekuel longgar berbasis ke A Better Tomorrow karya John Woo, meski sudah dibebaskan setelah A Better Tomorrow 2.
Film ini disutradarai oleh Tsui Hark, produser di belakang dua film pertama dalam serial ini. John Woo menulis skenario untuk pembayaran angsuran ketiga, tetapi dia tidak pernah harus langsung itu karena telah memiliki perbedaan artistik dengan Tsui Hark selama syuting di film kedua. Sebaliknya, skenario asli kemudian akan menjadi Bullet in the Head. Dua film memiliki banyak persamaan, terutama, baik yang ditetapkan dalam Perang Vietnam.
Film ini dibintangi Chow Yun Fat, yang memerankan perannya Mark Gor dari film pertama, Tony Leung Ka Fai dan Anita Mui. Mengatur selama Perang Vietnam, film ini membentuk cerita bagaimana Mark menjadi karakter dia dalam film asli. Bagian kedua dari judul Love & Death in Saigon ( / Lagu Matahari Terbenam dalam bahasa Tionghoa) juga merupakan judul lagu untuk film ini, dinyanyikan oleh Anita Mui, yang juga wanita terkemuka di angsuran ketiga.
A Better Tomorrow 3 meraup HK$18.476.116 di box office Hong Kong.