JadwalSiaran.Com

100 % Jadwal Siaran Acara Lengkap


Jadwal Siaran Televisi TVRI Senin, 15 September 2025

Di bawah ini adalah jadwal acara yang mungkin ditayangkan pada Senin, 15 September 2025.


Advertisements


Acara TVRI KemarinTVRI Hari iniJadwal TVRI BesokLive Streaming TVRI
00:00:00Tvri
00:30:00Tvri
01:00:00Tvri
02:00:00Tvri
03:00:00Tvri
03:30:00Tvri
04:00:00Tvri
04:30:00Tvri
06:00:00Tvri
07:00:00Tvri
08:00:00Tvri
08:30:00Tvri
09:00:00Tvri
09:03:00Tvri
09:30:00Tvri
10:00:00Tvri
10:03:00Tvri
10:30:00Tvri
11:00:00Tvri
11:03:00Tvri
11:30:00Tvri
12:00:00Tvri
13:00:00Tvri
14:00:00Tvri
14:03:00Tvri
14:30:00Tvri
15:00:00Tvri
15:03:00Tvri
15:30:00Tvri
16:00:00Tvri
17:00:00Tvri
18:00:00Tvri
19:00:00Tvri
20:00:00Tvri
21:00:00Tvri
21:30:00Tvri
22:30:00Tvri


Advertisements


Acara TVRI Kemarin || TVRI Hari ini || Jadwal TVRI BesokLive Streaming TVRI

Televisi Republik Indonesia (TVRI) adalah stasiun televisi pertama di Indonesia yang mengudara pada tanggal 24 Agustus 1962. Siaran perdananya menayangkan Upacara Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-17 dari Istana Negara, Jakarta. Siarannya ini masih berupa hitam putih. TVRI kemudian meliput Asian Games yang diselenggarakan di Jakarta.
Dahulu TVRI pernah menayangkan iklan dalam satu tayangan khusus dengan judul acara Mana Suka Siaran Niaga (sehari dua kali). Sejak April 1981 hingga akhir 90-an TVRI tidak diperbolehkan menayangkan iklan, dan akhirnya TVRI kembali menayangkan iklan. Status TVRI saat ini adalah Lembaga Penyiaran Publik. Sebagian biaya operasional TVRI masih ditanggung oleh negara.
TVRI memonopoli siaran televisi di Indonesia sebelum tahun 1989 ketika didirikan televisi swasta pertama RCTI di Jakarta dan SCTV pada tahun 1990 di Surabaya.
TVRI Nasional mengudara di seluruh wilayah Indonesia dengan sistem siaran berjaringan di kanal analog.
TVRI juga mengudara di siaran digital dengan 4 kanal yaitu TVRI Nasional, Programa 2/TVRI Daerah, TVRI Budaya dan TVRI Sport HD.
Pada tanggal 21 Juli 2018, TVRI mendapatkan hak siar laga pra musim International Champions Cup 2018 bersama iNews.

Original source :

Disclaimer : We collect profile information from wikipedia and public domain on the internet. If you object to the information displayed or have other information, please contact us.


Daftar Acara TVRI:


Laporan Internasional

Laporan Internasional adalah sebuah acara majalah berita pekanan Indonesia yang ditayangkan oleh TVRI. Acara yang tayang setiap akhir pekan menggantikan Dunia dalam Berita ini merangkum berbagai peristiwa mancanegara yang terjadi selama satu minggu. Belum diketahui kapan acara ini pertama kali tayang, namun Kompas edisi 2 Juni 2008 diketahui memuat acara ini dalam jadwal acara TVRI.


Siti Nurbaya

Sitti Nurbaya: Kasih Tak Sampai (sering disingkat Sitti Nurbaya atau Siti Nurbaya; Ejaan Republik Sitti Noerbaja; bahasa Melayu: Siti Nurbaya; Jawi: ) adalah sebuah roman Indonesia yang ditulis oleh Marah Rusli. Novel ini diterbitkan oleh Balai Pustaka, penerbit nasional negeri Hindia Belanda, pada 1922. Penulisnya dipengaruhi oleh pertentangan antara kebudayaan Minangkabau dan penjajah Belanda, yang sudah menguasai Indonesia sejak abad ke-17. Pengaruh lain barangkali pengalaman buruk Rusli dengan keluarganya; setelah memilih perempuan Sunda untuk menjadi istrinya, keluarganya menyuruh Rusli kembali ke Padang dan menikah dengan perempuan Minang yang dipilihkan.
Sitti Nurbaya menceritakan cinta remaja antara Samsulbahri dan Sitti Nurbaya, yang hendak menjalin cinta tetapi terpisah ketika Samsu terpaksa pergi ke Batavia untuk melanjutkan pendidikan. Belum lama kemudian, Nurbaya menawarkan diri untuk menikah dengan Datuk Meringgih (yang kaya tetapi kasar) sebagai cara untuk ayahnya hidup bebas dari utang; Nurbaya kemudian dibunuh oleh Meringgih. Pada akhir cerita Samsu, yang menjadi anggota tentara kolonial Belanda, membunuh Meringgih dalam suatu revolusi lalu meninggal akibat lukanya.
Ditulis dalam bahasa Melayu yang baku dan mencakup teknik penceritaan tradisional seperti pantun, novel Sitti Nurbaya menyinggung tema kasih tak sampai, anti-pernikahan paksa, pengorbanan, kolonialisme, dan kemodernan. Novel yang disambut baik pada saat penerbitan pertamanya ini sampai sekarang masih dipelajari di SMA-SMA se-Nusantara. Novel ini pernah dibandingkan dengan Romeo dan Julia karya William Shakespeare serta legenda Tiongkok Sampek Engtay.


Dunia Dalam Berita

Dunia dalam Berita (sebelumnya bernama Berita Dunia) merupakan siaran program berita mancanegara di TVRI yang ditayangkan setiap hari pukul 21:00-21:30 WIB dengan durasi selama 30-menit. TVRI menyiarkan program berita ini sejak tanggal 20 Juli 1973 dan berakhir pada tanggal 31 Desember 2008 karena buruknya peringkat jumlah penonton. Pada tanggal 4 Juni 2012, TVRI mulai menayangkan siaran Indonesia Malam sebagai pengganti Dunia dalam Berita yang tayang setiap hari pukul 19:00-20:00 WIB dengan durasi selama 1-jam dan TVRI kembali menayangkan Dunia dalam Berita yang tayang setiap Senin sampai Jumat pukul 23:00 WIB mengudara selama 30 menit sejak pada tanggal 1 Maret 2015. Mulai tanggal 1 Januari 2018, Dunia dalam Berita ditayangkan pada pukul 21:00-21:30 WIB
Sesuai dengan namanya, program ini berisi berita internasional. Durasi 10-menit terakhir biasanya diisi dengan berita olahraga dan prakiraan cuaca untuk beberapa kota besar di dunia. Sejak tanggal 13 November 1988 hingga 30 Juli 2000, stasiun televisi swasta juga wajib menyiarkan acara ini dengan merelai langsung dari TVRI.


Dialog

Dialog atau cakapan (serapan dari Belanda: dialoog, dari bahasa Yunani: , translit. diálogos, har. 'percakapan') adalah sebuah literatur dan teatrikal yang terdiri dari percakapan secara lisan atau tertulis antara dua orang atau lebih. Sejarahnya berasal sebagai narasi, filosofi atau lambang dedikasi yang dapat ditemukan di Literatur Yunani Kuno dan Literatur India, khususnya pada seni kuno yaitu Retorika. Mempunyai kehilangan kontak hampir semuanya pada abad ke-19 dengan dasar-dasar dalam retorika, gagasan dialog muncul ditransformasikan dalam pekerjaan kritikus kebudayaan seperti Mikhail Bakhtin dan Paulo Freire, teolog seperti Martin Buber, sebagai sebuah eksistensial paliatif untuk melawan atomisasi dan keterasingan sosial dalam masa masyarakat industri.
Dialog juga bisa berarti bentuk percakapan dua orang atau lebih, yang dibatasi oleh tema dengan tujuan menyampaikan suatu informasi. Adapun berberapa jenis dialog diantaranya, dialog teologis, dialog kehidupan, dialog perbuatan, dan dialog pengalaman keagamaan.


Wayang

Wayang (berasal dari Jawa: , translit. wayang, har. 'bayangan') adalah seni pertunjukkan tradisional asli Indonesia yang berasal dan berkembang pesat di pulau Jawa dan Bali.
UNESCO, lembaga yang membawahi kebudayaan dari PBB, pada 7 November 2003 menetapkan wayang sebagai pertunjukan boneka bayangan tersohor dari Indonesia, sebuah Warisan Mahakarya Dunia yang Tak Ternilai dalam Seni Bertutur (bahasa Inggris: Masterpiece of Oral and Intangible Heritage of Humanity).Sampai saat ini, catatan awal yang bisa didapat tentang pertunjukan wayang berasal dari Prasasti Balitung pada abad ke-10. Pada 903 M, prasasti yang disebut Prasasti Balitung (Mantyasih) diciptakan oleh Raja Balitung dari Dinasti Sanjaya, dari Kerajaan Medang Kuno. Mereka menyatakan Si Galigi Mawayang Buat Hyang Macarita Bimma Ya Kumara, yang artinya 'Galigi mengadakan pertunjukan wayang untuk dewa dengan mengambil kisah Bima Kumara'. Tampaknya fitur-fitur tertentu dari teater boneka tradisional telah bertahan sejak saat itu. Galigi adalah seorang artis keliling yang diminta untuk tampil untuk acara kerajaan yang istimewa. Pada acara itu ia menampilkan cerita tentang pahlawan Bima dari Mahabharata.
Mpu Kanwa, pujangga istana Airlangga dari Kerajaan Kahuripan, menulis pada 1035 M dalam kakawinnya Arjunawiwaha: santoâhltan klir sira sakêng sang hyang Jagatkraa, yang artinya, "Ia tabah dan hanya layar wayang yang jauh dari ' Penggerak Dunia'." Kelir adalah kata dalam bahasa Jawa untuk layar wayang, syair yang dengan fasih membandingkan kehidupan nyata dengan pertunjukan wayang di mana Jagatkraa (penggerak dunia) yang maha kuasa sebagai dalang (guru wayang) tertinggi hanyalah layar tipis dari manusia. Penyebutan wayang sebagai wayang kulit ini menunjukkan bahwa pertunjukan wayang sudah dikenal di istana Airlangga dan tradisi wayang telah mapan di Jawa, mungkin lebih awal. Sebuah prasasti dari periode ini juga menyebutkan beberapa pekerjaan sebagai awayang dan aringgit.Ketika agama Hindu masuk ke Indonesia dan menyesuaikan kebudayaan yang sudah ada, seni pertunjukan ini menjadi media efektif menyebarkan agama Hindu. Pertunjukan wayang menggunakan cerita Ramayana dan Mahabharata.
Para Wali Songo di Jawa, sudah membagi wayang menjadi tiga. Wayang Kulit di timur, wayang wong di Jawa Tengah dan wayang golek di Jawa Barat. Adalah Raden Patah dan Sunan Kalijaga yang berjasa besar. Carilah wayang di Jawa Barat, golek ana dalam bahasa Jawi, sampai ketemu wongnya isinya yang di tengah, jangan hanya ketemu kulitnya saja di Timur di wetan wiwitan. Mencari jati diri itu di Barat atau Kulon atau kula yang ada di dalam dada hati manusia. Maksud para Wali terlalu luhur dan tinggi filosofinya. Wayang itu tulen dari Jawa asli, pakeliran itu artinya pasangan antara bayang-bayang dan barang aslinya. Seperti dua kalimah syahadat. Adapun Tuhan masyrik wal maghrib itu harus diterjemahkan ke dalam bahasa Jawa dulu yang artinya Wetan kawitan dan Kulon atau kula atau saya yang ada di dalam. Carilah Tuhan yang kawitan, pertama, dan yang ada di dalam hati manusia. berikutnya.
Demikian juga saat masuknya Islam, ketika pertunjukan yang menampilkan Tuhan atau Dewa dalam wujud manusia dilarang, muncullah boneka wayang yang terbuat dari kulit sapi, di mana saat pertunjukan yang ditonton hanyalah bayangannya saja. Wayang inilah yang sekarang kita kenal sebagai wayang kulit. Untuk menyebarkan Islam, berkembang juga wayang Sadat yang memperkenalkan nilai-nilai Islam.
Perkembangan wayang pada dari abad 19 hingga abad 20 tidak lepas dari para dalang yang terus mengembangkan seni tradisional ini. Salah satunya almarhum Ki H. Asep Sunandar Sunarya yang telah memberikan inovasi terhadap wayang agar bisa mengikuti perkembangan zaman dan dikenal dunia.
Sebenarnya, pertunjukan boneka tidak hanya ada di Indonesia karena banyak pula negara lain yang memiliki pertunjukan boneka. Namun, pertunjukan boneka (Wayang) di Indonesia memiliki gaya tutur dan keunikan tersendiri, yang merupakan mahakarya asli dari Indonesia. Untuk itulah UNESCO memasukannya ke dalam Daftar Representatif Budaya Tak Benda Warisan Manusia (Intangible Cultural Heritage) pada 2003.
Tak ada bukti yang menunjukkan wayang telah ada sebelum agama Hindu menyebar di Asia Selatan. Diperkirakan seni pertunjukan dibawa masuk oleh pedagang India. Namun, kegeniusan lokal dan kebudayaan yang ada sebelum masuknya Hindu menyatu dengan perkembangan seni pertunjukan yang masuk memberi warna tersendiri pada seni pertunjukan di Indonesia.
Ketika misionaris Katolik, Bruder Timotheus L. Wignyosubroto, FIC pada tahun 1960 dalam misinya menyebarkan agama Katolik, ia mengembangkan Wayang Wahyu, yang sumber ceritanya berasal dari Alkitab.