100 % Jadwal Siaran Acara Lengkap
Di bawah ini adalah jadwal acara yang mungkin ditayangkan pada Senin, 17 Februari 2025.
Advertisements
| 06:00:00 | Klik indonesia pagi |
| 07:00:00 | Jendela negeri |
| 08:00:00 | Bersama perempuan |
| 09:00:00 | Liveinfo terkini |
| 09:03:00 | Halo dokter |
| 10:00:00 | Info terkini |
| 10:03:00 | Halo dokter |
| 10:30:00 | Dapur devina |
| 11:00:00 | Info terkini |
| 11:03:00 | Seblak show |
| 12:00:00 | Klik indonesia siang |
| 13:00:00 | Oase indonesia |
| 13:30:00 | Tekno tani |
| 14:00:00 | Info terkini |
| 14:03:00 | Pesona indonesia |
| 14:30:00 | Inspirasi indonesia |
| 15:00:00 | Info terkini |
| 15:03:00 | Mimbar agama katolik |
| 15:30:00 | Tapal batas |
| 16:00:00 | Pengen beken |
| 17:00:00 | Jendela rumah kita reborn |
| 18:00:00 | Klik indonesia petang |
| 19:00:00 | Indonesia bicara |
| 20:00:00 | Zoom: zona orang muda |
| 21:00:00 | Dunia dalam berita |
| 21:30:00 | News watch |
| 22:00:00 | Kenangan masa |
| 23:00:00 | Flashback |
| 23:30:00 | Klik indonesia malam |
Advertisements
Televisi Republik Indonesia (TVRI) adalah stasiun televisi pertama di Indonesia yang mengudara pada tanggal 24 Agustus 1962. Siaran perdananya menayangkan Upacara Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-17 dari Istana Negara, Jakarta. Siarannya ini masih berupa hitam putih. TVRI kemudian meliput Asian Games yang diselenggarakan di Jakarta.
Dahulu TVRI pernah menayangkan iklan dalam satu tayangan khusus dengan judul acara Mana Suka Siaran Niaga (sehari dua kali). Sejak April 1981 hingga akhir 90-an TVRI tidak diperbolehkan menayangkan iklan, dan akhirnya TVRI kembali menayangkan iklan. Status TVRI saat ini adalah Lembaga Penyiaran Publik. Sebagian biaya operasional TVRI masih ditanggung oleh negara.
TVRI memonopoli siaran televisi di Indonesia sebelum tahun 1989 ketika didirikan televisi swasta pertama RCTI di Jakarta dan SCTV pada tahun 1990 di Surabaya.
TVRI Nasional mengudara di seluruh wilayah Indonesia dengan sistem siaran berjaringan di kanal analog.
TVRI juga mengudara di siaran digital dengan 4 kanal yaitu TVRI Nasional, Programa 2/TVRI Daerah, TVRI Budaya dan TVRI Sport HD.
Pada tanggal 21 Juli 2018, TVRI mendapatkan hak siar laga pra musim International Champions Cup 2018 bersama iNews.
Original source :
Disclaimer : We collect profile information from wikipedia and public domain on the internet. If you object to the information displayed or have other information, please contact us.
Mata angin merupakan panduan yang digunakan untuk menentukan arah. Mata angin umum digunakan dalam navigasi, kompas dan peta.
Sitti Nurbaya: Kasih Tak Sampai (sering disingkat Sitti Nurbaya atau Siti Nurbaya; Ejaan Republik Sitti Noerbaja; bahasa Melayu: Siti Nurbaya; Jawi: ) adalah sebuah roman Indonesia yang ditulis oleh Marah Rusli. Novel ini diterbitkan oleh Balai Pustaka, penerbit nasional negeri Hindia Belanda, pada 1922. Penulisnya dipengaruhi oleh pertentangan antara kebudayaan Minangkabau dan penjajah Belanda, yang sudah menguasai Indonesia sejak abad ke-17. Pengaruh lain barangkali pengalaman buruk Rusli dengan keluarganya; setelah memilih perempuan Sunda untuk menjadi istrinya, keluarganya menyuruh Rusli kembali ke Padang dan menikah dengan perempuan Minang yang dipilihkan.
Sitti Nurbaya menceritakan cinta remaja antara Samsulbahri dan Sitti Nurbaya, yang hendak menjalin cinta tetapi terpisah ketika Samsu terpaksa pergi ke Batavia untuk melanjutkan pendidikan. Belum lama kemudian, Nurbaya menawarkan diri untuk menikah dengan Datuk Meringgih (yang kaya tetapi kasar) sebagai cara untuk ayahnya hidup bebas dari utang; Nurbaya kemudian dibunuh oleh Meringgih. Pada akhir cerita Samsu, yang menjadi anggota tentara kolonial Belanda, membunuh Meringgih dalam suatu revolusi lalu meninggal akibat lukanya.
Ditulis dalam bahasa Melayu yang baku dan mencakup teknik penceritaan tradisional seperti pantun, novel Sitti Nurbaya menyinggung tema kasih tak sampai, anti-pernikahan paksa, pengorbanan, kolonialisme, dan kemodernan. Novel yang disambut baik pada saat penerbitan pertamanya ini sampai sekarang masih dipelajari di SMA-SMA se-Nusantara. Novel ini pernah dibandingkan dengan Romeo dan Julia karya William Shakespeare serta legenda Tiongkok Sampek Engtay.
Jejak Perabadan (bahasa Inggris: Trail of Civilizations) adalah motto dari sebuah simposium, yang diselenggarakan pada Agustus 2006 di Indonesia dibawah pengarahan gubernur Jawa Tengah dan Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata Indonesia. Klimaks dari acara tersebut adalah penampilan sendratari di depan candi Borobudur.
Bersama dengan pembawa acara Indonesia Direktur pimpinan UNESCO untuk Asia dan Pasifik di Jakarta maupun menteri-menteri pariwisata yang kebanyakan berasal dari negara-negara Buddha di Asia Tenggara yakni Thailand, Myanmar, Laos, Vietnam dan Kamboja yang hadir.
Kamera Ria adalah acara televisi varietas yang pernah tayang di TVRI antara dekade 1960-an hingga sekitar tahun 2018/2019. Acara ini bekerja sama dengan Angkatan Bersenjata Republik Indonesia, yang kemudian bertransformasi menjadi Tentara Nasional Indonesia setelah Dwifungsi berakhir pasca-Reformasi. Acara ini memadukan pelbagai jenis hiburan seperti musik dan komedi, dengan selingan berupa serba-serbi yang terkait dengan kegiatan TNI.
Footsteps (Indonesia: Jejak Langkah) adalah novel ketiga dari Tetralogi buru oleh penulis Indonesia, Pramoedya Ananta Toer. Dalam tetralogi ini, dibahas tentang kehidupan tokoh fiksi Tirto Adhi Soerjo, seorang bangsawan Indonesia dan wartawan perintis. Buku ini bercerita tentang kehidupan Minke narator orang pertama dan protagonis, berdasarkan tokoh Tirto Adhi Soerjo setelah pindah dari Surabaya ke Batavia, ibu kota Hindia Belanda. Edisi asli dalam bahasa Indonesia diterbitkan pada tahun 1985 dan terjemahan bahasa inggris oleh Max Lane diterbitkan pada tahun 1990.
Copyright 2017 | Disclaimer | By using our site you agree to our cookie usage. See our Privacy Policy.