JadwalSiaran.Com

100 % Jadwal Siaran Acara Lengkap


Jadwal Siaran Televisi RCTI Sabtu, 06 Desember 2025

Di bawah ini adalah jadwal acara yang mungkin ditayangkan pada Sabtu, 06 Desember 2025.


Advertisements


Acara RCTI KemarinRCTI Hari iniJadwal RCTI BesokLive Streaming RCTI
01:15:00Preman pensiun
02:00:00Bundesliga 2025/2026 (l)
04:30:00Preman pensiun s6
06:30:00Upin ipin
07:30:00Kiko in the deep sea
09:30:00Doraemon series
11:15:00Doraemon series
13:30:00Spotify wrapped indonesia 2025
16:30:00Preman pensiun x
17:30:00Terbelenggu rindu
18:45:00Mencintai ipar sendiri
20:15:00Cinta sepenuh jiwa
21:45:00Kau ditakdirkan untukku
23:00:00Si doel anak sekolahan s3


Advertisements


Acara RCTI Kemarin || RCTI Hari ini || Jadwal RCTI BesokLive Streaming RCTI

RCTI (singkatan dari Rajawali Citra Televisi Indonesia) adalah stasiun televisi swasta Indonesia pertama. Pada awalnya didirikan sebagai perusahaan patungan dengan kepemilikan saat itu adalah Bimantara Citra (69,82%) dan Rajawali Wirabhakti Utama (30,18%). RCTI pertama mengudara pada 13 November 1988 dan diresmikan 24 Agustus 1989 dan pada waktu itu, siaran RCTI hanya dapat ditangkap oleh pelanggan yang memiliki dekoder dan membayar iuran setiap bulannya. RCTI melepas dekodernya pada akhir 1989. Pemerintah mengizinkan RCTI melakukan siaran bebas secara nasional sejak tahun 1990 tetapi baru terwujud pada akhir 1991 setelah membuat RCTI Bandung pada 1 Mei 1991. Sejak Oktober 2003, RCTI dimiliki oleh Media Nusantara Citra, kelompok perusahaan media yang juga memiliki GTV dan MNCTV. Pada tahun 2004, RCTI termasuk stasiun televisi yang besar di Indonesia. RCTI telah memiliki hak siar atas ajang sepak bola bergengsi Eropa, Euro 2008 bersama GTV dan MNCTV.
Pada tahun 2010, RCTI memiliki hak siar dalam ajang sepak bola Piala Dunia 2010 Afrika Selatan, bersama GTV.

Original source :

Disclaimer : We collect profile information from wikipedia and public domain on the internet. If you object to the information displayed or have other information, please contact us.


Daftar Acara RCTI:


How To Train Your Dragon 2

How to Train Your Dragon 2 adalah film laga fantasi animasi-komputer 3D asal Amerika Serikat tahun 2014 yang diproduksi oleh DreamWorks Animation dan didistribusikan oleh 20th Century Fox berdasarkan buku seri yang berjudul sama karya Cressida Cowell yang diadaptasi secara bebas. Film ini ditulis dan disutradarai oleh Dean DeBlois dan diisi suara oleh Jay Baruchel, Gerard Butler, Craig Ferguson, America Ferrera, Jonah Hill, Christopher Mintz-Plasse, T. J. Miller, dan Kristen Wiig beserta Kit Harrington, Cate Blanchett, dan Djimon Hounsou. Film ini merupakan kelanjutan dari film animasi komputer tahun 2010, How to Train Your Dragon dan merupakan film kedua dari triloginya dan ditetapkan dirilis pada 13 Juni 2014.


Buya Hamka

H. Abdul Malik Karim Amrullah, bergelar Datuak Indomo serta populer dengan nama pena, Buya Hamka (Indonesia: [/hmk/], Jawi: ) (17 Februari 1908 24 Juli 1981), adalah seorang ulama, filsuf, dan sastrawan Indonesia. Ia berkarier sebagai wartawan, penulis, dan pengajar. Ia sempat berkecimpung di politik melalui Masyumi sampai partai tersebut dibubarkan, menjabat Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) pertama, dan aktif dalam Muhammadiyah hingga akhir hayatnya. Universitas al-Azhar dan Universitas Nasional Malaysia menganugerahkannya gelar doktor kehormatan, sementara Universitas Moestopo mengukuhkan Hamka sebagai guru besar. Namanya disematkan untuk Universitas Hamka milik Muhammadiyah dan masuk dalam daftar Pahlawan Nasional Indonesia.
Dibayangi nama besar ayahnya Abdul Karim Amrullah, Hamka remaja sering melakukan perjalanan jauh sendirian. Alih-alih menyelesaikan pendidikannya di Thawalib, ia merantau ke Jawa pada umur 16 tahun. Selang setahun, ia pulang membesarkan Muhammadiyah di Padang Panjang. Pengalaman ditolak sebagai guru di sekolah milik Muhammadiyah karena tak memiliki ijazah dan kemampuan berbahasa Arabnya yang terbatas mendorong Hamka muda pergi ke Makkah. Lewat bahasa Arab yang dipelajarinya, Hamka mendalami sejarah Islam dan sastra secara otodidak. Kembali ke Tanah Air, Hamka bekerja sebagai wartawan sambil menjadi guru agama di Deli. Setelah menikah, ia kembali ke Medan dan memimpin Pedoman Masyarakat. Lewat karyanya Di Bawah Lindungan Ka'bah dan Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck, nama Hamka melambung sebagai sastrawan.
Selama revolusi fisik, Hamka bergerilya di Sumatera Barat bersama Barisan Pengawal Nagari dan Kota (BPNK) menggalang persatuan rakyat menentang kembalinya Belanda. Pada 1950, Hamka membawa keluarga kecilnya ke Jakarta. Semula, ia bekerja di Departemen Agama, tetapi mundur karena terjun di jalur politik. Dalam pemilihan umum 1955, Hamka terpilih duduk di Konstituante mewakili Masyumi. Ia terlibat dalam perumusan kembali dasar negara. Sikap politik Masyumi menentang komunisme dan anti-Demokrasi Terpimpin memengaruhi hubungan Hamka dengan Presiden Soekarno. Usai Masyumi dibubarkan sesuai Dekret Presiden 5 Juli 1959, Hamka menerbitkan Panji Masyarakat yang berumur pendek, karena dibredel oleh Soekarno setelah menurunkan tulisan mantan wakil presiden Hatta berjudul "Demokrasi Kita". Seiring meluasnya pengaruh komunisme di Indonesia, Hamka diserang oleh organisasi kebudayaan Lekra. Tuduhan melakukan gerakan subversif membuat Hamka diciduk dari rumahnya ke tahanan Sukabumi pada 1964. Dalam keadaan sakit sebagai tahanan, ia merampungkan Tafsir Al-Azhar.
Hamka bebas pada Mei 1966 menjelang berakhirnya kekuasaan Soekarno. Pada masa Orde Baru Soeharto, ia mencurahkan waktunya membangun kegiatan dakwah di Masjid Agung Al-Azhar serta berceramah di Radio Republik Indonesia (RRI) dan Televisi Republik Indonesia (TVRI). Ketika pemerintah menjajaki pembentukan Majelis Ulama Indonesia pada 1975, peserta musyawarah memilih dirinya secara aklamasi sebagai ketua. Namun, Hamka memilih meletakkan jabatannya pada 19 Mei 1981, menanggapi tekanan Menteri Agama Alamsjah Ratoe Perwiranegara untuk menarik fatwa haram MUI atas perayaan Natal bersama bagi umat Muslim. Ia meninggal pada 24 Juli 1981 dan jenazahnya dimakamkan di TPU Tanah Kusir, Jakarta.


Kejebak Kawin

Kejebak Kawin adalah serial televisi miniseri Indonesia produksi MNC Pictures yang ditayangkan perdana 2 November 2021 pukul 15.00 WIB di RCTI. Sinetron miniseri ini disutradarai oleh Iip S. Hanan dan dibintangi oleh Ersya Aurelia, Endy Arfian, Dian Sidik, Bhisma Mulia, dan Elgi Purnama.


Mad Max 2

Mad Max 2 (juga dikenal sebagai The Road Warrior dan Mad Max 2: The Road Warrior) adalah film aksi pasca-apokaliptik Australia tahun 1981 yang disutradarai oleh George Miller. Film ini merupakan serial kedua dalam serial film Mad Max, dengan Mel Gibson mengulangi perannya sebagai "Mad" Max Rockatansky. Cerita film tentang komunitas pemukim yang pindah untuk membela diri melawan sekelompok perampok yang keliling mengikuti tipu muslihat "Barat" yang menyerupai motif film, seperti halnya peran Max sebagai orang yang keras yang menemukan kembali kemanusiaannya saat dia memutuskan untuk membantu pemukim. Pembuatan film berlangsung di lokasi sekitar Broken Hill, di pedalaman New South Wales.
Mad Max 2 dirilis pada tanggal 24 Desember 1981, dan mendapat banyak pujian kritis. Pengamat memuji visual dan peran Gibson. Elemen penting dari film ini juga menyertakan gambar layar lebar sinematografer Dean Semler tentang pemandangan padang pasir Australia yang luas; penggunaan dialog tanpa batas sepanjang film; desainer kostum Norma Moriceau punk mohawk, kulit pengendara motor yang memakai pakaian motor; dan pertempuran yang cepat, ketat diedit dan kekerasan dan adegan pengejaran.
Gaya komik post-apokaliptik / punk film komik mempopulerkan genre dalam penulisan film dan fiksi. Ini juga merupakan kesuksesan box office, memenangkan Best International Film dari enam nominasi pada upacara Penghargaan Saturnus, termasuk: Sutradara Terbaik untuk Miller; Aktor Terbaik untuk Gibson; Aktor Pendukung Terbaik untuk Bruce Spence; Penulisan Terbaik untuk Miller, Hayes dan Hannant; dan Kostum Terbaik untuk Norma Moriceau. Mad Max 2 menjadi film sekte, dengan klub penggemar dan "pejuang jalanan" - aktivitas buruk berlanjut sampai abad ke-21, dan sekarang secara luas dianggap sebagai salah satu film aksi terbesar yang pernah dibuat, dan juga salah satu sekuel terbesar yang pernah ada. dibuat. Film ini didahului oleh Mad Max pada tahun 1979 dan diikuti oleh Mad Max Beyond Thunderdome pada tahun 1985 dan Mad Max: Fury Road pada tahun 2015


Cahaya Cinta Azzura

Cahaya Cinta Azzura adalah sinetron Indonesia produksi MNC Pictures yang ditayangkan perdana 30 Oktober 2023 pukul 18.45 WIB di RCTI berdasarkan e-novel Klaklik berjudul sama karya Alya Snitzky. Sinetron ini disutradarai oleh Erlanda Gunawan, Ook Chemenk dan Yandi Teresa serta dibintangi oleh Larasati Nugroho, Fero Walandouw, dan Irsyadillah.