100 % Jadwal Siaran Acara Lengkap
Di bawah ini adalah jadwal acara yang mungkin ditayangkan pada Selasa, 09 Desember 2025.
Advertisements
| 00:20:00 | Top spot |
| 01:45:00 | Fenomena |
| 02:30:00 | Inilah kisahnya |
| 03:20:00 | Di balik mitos |
| 04:30:00 | Keajaiban dunia |
| 05:40:00 | Top spot |
| 06:50:00 | Aadd (ada apa dengan dunia) |
| 08:05:00 | Fakta +62 |
| 09:00:00 | Sensasihot |
| 10:00:00 | Marimar |
| 11:05:00 | Md cerita nyata |
| 12:30:00 | Cinta fitri s5 |
| 14:10:00 | Makan enak |
| 15:05:00 | Masak gesss!!! |
| 16:05:00 | Adit sopo jarwo |
| 17:15:00 | Md teledrama: cinta paulina |
| 18:00:00 | Md teledrama: maria cinta yang hilang |
| 18:45:00 | Md teledrama: maria mercedes |
| 19:30:00 | Md series: ipar adalah maut the series |
| 20:25:00 | Md drama: layangan putus |
| 21:10:00 | Md bollydrama : janji cinta (sindoor ki keemat) |
| 22:00:00 | Md drakor: now, we are breaking up |
| 23:05:00 | Md drakor: perfume |
Advertisements
NET. (singkatan dari News and Entertainment Television) adalah sebuah stasiun televisi swasta terestrial nasional di Indonesia yang didirikan pada 18 Mei 2013 dan resmi diluncurkan pada 26 Mei 2013. NET. menggantikan siaran terestrial Spacetoon yang sebagian sahamnya telah diambil alih oleh Indika Group.[1] Berbeda dengan Spacetoon yang acaranya ditujukan untuk anak-anak, program-program NET. ditujukan kepada keluarga dan pemirsa muda.
Original source :
Disclaimer : We collect profile information from wikipedia and public domain on the internet. If you object to the information displayed or have other information, please contact us.
Dear Imamku adalah film drama Indonesia tahun 2021 yang diadaptasi dari novel Dear, Imamku karya Mellyana Dhian. Film ini disutradarai oleh Dian W. Sasmita dan dibintangi oleh Dul Jaelani bersama Tissa Biani sebagai pemeran utama. Film ini sendiri menjadi penampilan pertama Dul dalam film layar lebar. Film yang diproduksi oleh Main Pictures ini direncanakan tayang di bioskop mulai 13 Mei 2021 bertepatan dengan Hari Raya Idul Fitri tahun 2021.
The Last Empress dapat mengacu pada beberapa hal berikut: The Last Empress (novel)
The Last Empress (seri TV)
The Powerpuff Girls adalah serial televisi yang mengisahkan tiga orang gadis yang berjuang menentang musuh yang mengacau Townsville. Puluhan campuran kimia dan campuran bahan kimia X menghasilkan The Powerpuff Girls. Serial TV ini baru saja dirancang oleh pencipta kartun dari Amerika Serikat Craig McCracken dan diproduksi oleh Hanna Barbera dan Cartoon Network. Ditayangkan di wilayah domestik dan internasional, setiap hari Minggu jam 9.00 pagi). Film ini juga diproduksi dalam The Powerpuff Girls Movie. Di Indonesia, kartun ini pernah tayang di RCTI pada tahun 2000-2003, kemudian pindah ke Trans7 (dahulu TV7) dalam program WB Kids pada tahun 2005-2007, kemudian pindah ke Global TV pada tahun 2007-2008, pindah ke Trans TV pada Sabtu, 17 September 2016 dengan versi reboot 2016, dan pindah ke NET. pada 14 September 2019.
Serial animasi lainnya, Demashita! Powerpuff Girls Z merupakan adaptasi dari kartun tersebut.
Tahun 2014, Powerpuff Girls hadir dengan wajah baru yang ditayangkan pada tanggal 20 Januari 2014 di Cartoon Network.
Kala dapat mengacu pada beberapa hal berikut: Kala (film), film thriller psikologis Indonesia produksi tahun 2007
Kala (geologi), skala waktu geologi yang menyusun suatu periode
Kala (linguistik), pembedaan bentuk verba untuk menyatakan perbedaan waktu atau jangka perbuatan atau keadaan
Pengejar Angin adalah film drama laga Indonesia yang dirilis pada 3 November 2011 yang disutradarai oleh Hestu Saputra dan Hanung Bramantyo serta dibintangi oleh Qausar Harta Yudana, Siti Helda Melita, Lukman Sardi, Agus Kuncoro, Mathias Muchus dan Wanda Hamidah. Film yang memiliki latar di Sumatera Selatan ini diproduksi oleh Puutar Production bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.
Film ini berhasil dinominasikan di 3 kategori dalam FFI 2011 dan berhasil memenangkan Piala Citra di kategori Pemeran Pendukung Pria Terbaik (Mathias Muchus). Penghargaan tersebut menjadi Piala Citra kedua Mathias Muchus setelah penghargaan pertamanya di tahun 1988.
Copyright 2017 | Disclaimer | By using our site you agree to our cookie usage. See our Privacy Policy.