JadwalSiaran.Com

100 % Jadwal Siaran Acara Lengkap


Jadwal Siaran Televisi Indosiar Selasa, 04 November 2025

Di bawah ini adalah jadwal acara yang mungkin ditayangkan pada Selasa, 04 November 2025.


Advertisements


Acara Indosiar KemarinIndosiar Hari iniJadwal Indosiar BesokLive Streaming Indosiar
00:00:00Mega film asia - pong sai yuk
01:30:00Mega film asia: punish evil
03:00:00Mega film asia: casino raiders ii
04:30:00Fokus pagi
06:00:00Merangkai kisah indah
07:00:00Kisah nyata pagi : teka-teki ruangan yang terkunci
08:30:00Kisah nyata pagi : suamiku bermain api hingga rumah tanggaku habis terbakar
10:00:00Kiss pagi
11:00:00Patroli siang
11:30:00Fokus siang
12:00:00Kisah nyata siang : aku imbas rahasia dari masa lalu
13:30:00Kisah nyata : akibat kecanduan judol
15:00:00Kisah nyata spesial: rahasia dibalik seragam putih
17:00:00Merangkai kisah indah
19:00:00D' academy 7 : top 8 group 2 show
23:50:00Mega film asia: fong sai yuk ii


Advertisements


Acara Indosiar Kemarin || Indosiar Hari ini || Jadwal Indosiar BesokLive Streaming Indosiar

Indosiar adalah salah satu stasiun televisi swasta nasional di Indonesia. Stasiun televisi ini beroperasi dari Daan Mogot, Jakarta Barat. Indosiar awalnya didirikan dan dikuasai oleh Salim Group. Pada tahun 2004, Indosiar merupakan bagian dari PT. Indosiar Karya Media Tbk. (sebelumnya PT. Indovisual Citra Persada) yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (dahulu Bursa Efek Jakarta). Pada 13 Mei 2011, mayoritas saham PT. Indosiar Karya Media Tbk. dibeli oleh PT. Elang Mahkota Teknologi Tbk., pemilik SCTV (melalui SCM sebelum bergabung dengan IDKM) dan O Channel, menjadikan ketiga stasiun televisi berada dalam satu pengendalian. Kini, stasiun televisi ini resmi dikuasai oleh SCM pasca bergabung dengan IDKM dan "bersaudara" dengan SCTV.

Original source :

Disclaimer : We collect profile information from wikipedia and public domain on the internet. If you object to the information displayed or have other information, please contact us.


Daftar Acara Indosiar:


Operation Red Sea

Operation Red Sea (Hanzi: ) adalah sebuah film aksi perang Tiongkok tahun 2018 yang disutradarai oleh Dante Lam dan dibintangi oleh Zhang Yi, Huang Jingyu, Hai Qing, Du Jiang, dan Prince Mak. Film ini secara bebas berdasarkan evakuasi 225 warga negara asing dan hampir 600 warga negara Tiongkok dari pelabuhan selatan Yaman di Aden selama akhir Maret dalam Perang Saudara 2015. Film ini memiliki gaya yang mirip dengan Operation Mekong.Film ini menjadi film utama yang dipersembahkan kepada penonton sebagai kado ulang tahun ke-90 pembentukan Tentara Pembebasan Rakyat Tiongkok, serta Kongres Nasional ke-19 Partai Komunis Tiongkok. Film ini dikatakan merupakan "film maritim modern pertama Tiongkok". Film ini meraup USD.579 juta, merupakan film terlaris kesembilan tahun 2018 dan terlaris kedua sepanjang masa di Tiongkok.


Rush Hour 3

Rush Hour 3 adalah sebuah film komedi laga Amerika Serikat tahun 2007 yang disutradarai oleh Brett Ratner, ditulis oleh Jeff Nathanson, dan dibintangi oleh Jackie Chan, Chris Tucker, Max von Sydow, Hiroyuki Sanada, Noémie Lenoir, Yvan Attal dan Youki Kudoh. Ini adalah angsuran ketiga dalam seri Jam Sibuk. Diumumkan pada 7 Mei 2006, syuting dimulai pada 4 Juli di lokasi di Paris dan Los Angeles. Dirilis pada 10 Agustus 2007, film ini menerima tinjauan yang beragam dari para kritikus, dan meraup $258 juta di seluruh dunia dengan anggaran $140 juta.
Setelah kesuksesan komersial dari film pertama dan kedua dalam franchise, Tucker menerima gaji $ 25 juta untuk perannya dalam film tersebut, serta 20% dari keuntungan film tersebut.


Liga 1

Liga 1 dapat merujuk ke: Liga 1 (Indonesia), divisi profesional teratas sistem liga sepak bola Indonesia
Liga 1 U-19, liga level junior Liga 1
Liga 1 (Peru), Divisi Pertama Peru
Liga I, Liga Pertama Rumania


International

Dalam penggunaan bahasa modern, istilah antarbangsa atau mancanegara (Inggris: internationalcode: en is deprecated ) adalah sinonim dengan istilah "luar negeri". Kemancanegaraan (internationality) adalah konsep tentang "lebih dari satu negara", dan berarti terdapat interaksi antara lebih dari satu negara. Hukum internasional berlaku untuk berbagai negara di dunia, dan bahasa antarbangsa dituturkan di lebih dari satu negara. "Antarbangsa" terkadang disamakan dengan "global".
Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dalam buku Yearbook of the United Nations Commission on International Trade Law mencatat: Ada tradisi umum untuk tidak mendefinisikan apa itu internasional di Konferensi Den Haag tentang Hukum Perdata Internasional. Studi banding menunjukkan ada setidaknya beberapa negara yang memakai dua konsep internasional secara bersamaan: konsep hukum dan konsep ekonomi. Konsep hukum berkaitan dengan kewarganegaraan atau lokasi geografis dari pihak yang bersangkutan. Sedangkan konsep ekonomi lebih ke semacam arus barang, orang, pemodal dan lintas batas lainnya. Dari pengertian istilah ekonomi, suatu hubungan memenuhi syarat "internasional" jika dilakukan oleh mitra yang sama, tetapi dengan suatu elemen hubungan yang dilakukan di negeri lain.


Bhineka Tunggal Ika

Bhinneka Tunggal Ika adalah moto atau semboyan bangsa Indonesia yang tertulis pada lambang negara Indonesia yaitu Garuda Pancasila. Semboyan negara ini menggambarkan kondisi Indonesia yang mempunyai banyak keragaman kemajemukan suku, budaya, adat dan agama namun tetap menjadi satu bangsa utuh. Frasa ini berasal dari bahasa Jawa Kuno yang artinya adalah Walaupun berbeda-beda tetapi tetap satu jua.
Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia, dengan demikian sangat wajar apabila mempunyai banyak suku, agama, ras, dan antar golongan. Keragaman tersebut hidup saling menghormati dan menghargai dalam semangat Bhinneka Tunggal Ika. Kata bhinnêka berasal dari dua kata yang mengalami sandi, yaitu bhinna 'terpisah, berbeda' dan ika 'itu'. Kata tunggal berarti 'satu'. Secara harfiah, Bhinneka Tunggal Ika secara eksplisit dapat diartikan "Berbeda itu tetap satu", yang bermakna meskipun dalam aneka keberanekaragaman pada hakikatnya bangsa Indonesia tetap merupakan satu kesatuan utuh nan kokoh. Semboyan ini digunakan untuk menggambarkan persatuan dan kesatuan Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang terdiri atas beraneka ragam adat, istiadat dan budaya, serta bahasa daerah, ras, suku bangsa, agama dan serta kepercayaan.
Kalimat ini merupakan kutipan dari sebuah kakawin Jawa Kuno yaitu kakawin Sutasoma, karangan Mpu Tantular sekitar abad ke-14, di bawah pemerintahan Raja Rjasanagara, yang juga dikenal sebagai Hayam Wuruk Maharaja ke-4 Majapahit yang memerintah tahun 13501389, Kakawin ini istimewa karena mengajarkan toleransi antara umat Hindu Siwa dengan umat Buddha.