Daftar Acara Televisi:
My Secret Terrius (Hangul: ; RR: Nae Dwie Teriwooseu) adalah seri televisi Korea Selatan tahun 2018 yang dibintangi oleh So Ji-sub, Jung In-sun, Son Ho-jun dan Im Se-mi. Seri televisi ini disiarkan di MBC mulai 27 September hingga 15 November 2018 setiap Rabu dan Kamis pukul 21:55 (WSK).
Pantulan atau refleksi adalah perubahan arah rambat cahaya ke arah sisi (medium) asalnya, setelah menumbuk antarmuka dua medium.
Refleksi pada era optik geometris dijabarkan dengan hukum refleksi yaitu: Sinar insiden, sinar pantulan, dan sumbu normal antarmuka ada pada satu bidang yang sama
Sudut yang dibentuk antara masing-masing sinar insiden dan sinar refleksi terhadap sumbu normal adalah sama besar.
Jarak tempuh sinar insiden dan sinar refleksi bersifat reversible.
Jejak Perabadan (bahasa Inggris: Trail of Civilizations) adalah motto dari sebuah simposium, yang diselenggarakan pada Agustus 2006 di Indonesia dibawah pengarahan gubernur Jawa Tengah dan Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata Indonesia. Klimaks dari acara tersebut adalah penampilan sendratari di depan candi Borobudur.
Bersama dengan pembawa acara Indonesia Direktur pimpinan UNESCO untuk Asia dan Pasifik di Jakarta maupun menteri-menteri pariwisata yang kebanyakan berasal dari negara-negara Buddha di Asia Tenggara yakni Thailand, Myanmar, Laos, Vietnam dan Kamboja yang hadir.
Semangat Pagi Indonesia merupakan sebuah acara televisi yang ditayangkan oleh TVRI. Acara ini ditayangkan setiap hari pukul 06:00-08:00 WIB. Acara ini pertama kali dimulai pada tahun 2014. Berisi acara yang berhubungan dengan Berita, Jalan-Jalan, dan Olahraga serta mengudara selama 2 jam. Mulai 1 Maret 2015, Semangat Pagi Nusantara berubah nama menjadi Semangat Pagi Indonesia. Program ini sekarang juga menghadirkan Band Indonesia yaitu Starway Band dan Starway Music Community.
Acara ini merupakan reinkarnasi dari Selamat Pagi Nusantara yang pernah tayang pada tahun 2010. Acara ini juga memakai laporan dari TVRI Daerah.
Sitti Nurbaya: Kasih Tak Sampai (sering disingkat Sitti Nurbaya atau Siti Nurbaya; Ejaan Republik Sitti Noerbaja; bahasa Melayu: Siti Nurbaya; Jawi: ) adalah sebuah roman Indonesia yang ditulis oleh Marah Rusli. Novel ini diterbitkan oleh Balai Pustaka, penerbit nasional negeri Hindia Belanda, pada 1922. Penulisnya dipengaruhi oleh pertentangan antara kebudayaan Minangkabau dan penjajah Belanda, yang sudah menguasai Indonesia sejak abad ke-17. Pengaruh lain barangkali pengalaman buruk Rusli dengan keluarganya; setelah memilih perempuan Sunda untuk menjadi istrinya, keluarganya menyuruh Rusli kembali ke Padang dan menikah dengan perempuan Minang yang dipilihkan.
Sitti Nurbaya menceritakan cinta remaja antara Samsulbahri dan Sitti Nurbaya, yang hendak menjalin cinta tetapi terpisah ketika Samsu terpaksa pergi ke Batavia untuk melanjutkan pendidikan. Belum lama kemudian, Nurbaya menawarkan diri untuk menikah dengan Datuk Meringgih (yang kaya tetapi kasar) sebagai cara untuk ayahnya hidup bebas dari utang; Nurbaya kemudian dibunuh oleh Meringgih. Pada akhir cerita Samsu, yang menjadi anggota tentara kolonial Belanda, membunuh Meringgih dalam suatu revolusi lalu meninggal akibat lukanya.
Ditulis dalam bahasa Melayu yang baku dan mencakup teknik penceritaan tradisional seperti pantun, novel Sitti Nurbaya menyinggung tema kasih tak sampai, anti-pernikahan paksa, pengorbanan, kolonialisme, dan kemodernan. Novel yang disambut baik pada saat penerbitan pertamanya ini sampai sekarang masih dipelajari di SMA-SMA se-Nusantara. Novel ini pernah dibandingkan dengan Romeo dan Julia karya William Shakespeare serta legenda Tiongkok Sampek Engtay.