Daftar Acara Televisi:
Dr. (H.C.) K.H. Abdurrahman Wahid, Lc. ( ; dilahirkan dengan nama Abdurrahman ad-Dakhil; 7 September 1940 30 Desember 2009), atau lebih dikenal dengan nama Gus Dur (), adalah seorang politikus Indonesia dan pemimpin agama Islam yang menjabat sebagai presiden Indonesia ke-4, dari pemilu tahun 1999 hingga pemakzulannya pada tahun 2001. Selain sebagai pemimpin organisasi Nahdlatul Ulama, ia juga merupakan pendiri Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Ia adalah putra Menteri Agama Wahid Hasyim, dan cucu dari pendiri Nahdlatul Ulama, Hasyim Asy'ari. Ia menderita gangguan penglihatan yang disebabkan oleh glaukoma; Ia mengalami kebutaan total pada mata kirinya dan mata kanannya buta sebagian. Ia merupakan presiden Indonesia pertama dan satu-satunya (sejauh ini) yang memiliki disabilitas fisik.
Selama pemerintahannya, Abdurrahman Wahid dikenal dengan kebijakannya yang tidak menentu dan pemikirannya yang visioner. Pengaruhnya terhadap Reformasi Indonesia mencakup pembebasan pers yang lebih besar, hal ini ditandai dengan pembubaran Kementerian Penerangan pada 1999. Abdurrahman Wahid berperan penting dalam mencabut larangan perayaan Tahun Baru Imlek. Hingga tahun 1998, perayaan Tahun Baru Imlek oleh keluarga Tionghoa dibatasi secara khusus hanya di dalam rumah. Pembatasan ini dilakukan pemerintah Orde Baru melalui Instruksi Presiden Nomor 14 Tahun 1967 yang ditandatangani Presiden Soeharto. Pada tanggal 17 Januari 2000, Presiden Abdurrahman Wahid mengeluarkan Keputusan Presiden Nomor 6 Tahun 2000 yang membatalkan instruksi sebelumnya. Wahid juga menjadikan Konfusianisme sebagai agama resmi keenam di Indonesia pada tahun 2000 dan melindungi hak-hak minoritas di Indonesia. Setelah serangkaian keputusan kontroversialnya, yang meliputi pencopotan banyak menteri dari kabinet, hubungan baiknya dengan Israel yang ditentang oleh banyak kalangan Muslim, sampai maklumat kontroversialnya yang ditujukan untuk membekukan parlemen; Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) akhirnya memakzulkan Abdurrahman Wahid pada 23 Juli 2001 serta menunjuk Megawati Soekarnoputri sebagai penggantinya.
Abdurrahman Wahid dihormati secara luas sebagai seorang guru bangsa dan pembela Hak Asasi Manusia (HAM) terkemuka. Pemerintahannya dianggap membebaskan orang Tionghoa Indonesia dari penindasan yang mereka alami selama Orde Baru, dan sejumlah tokoh Tionghoa memberikannya gelar Bapak Tionghoa. Kebijakannya yang mendukung hak-hak minoritas dan perdamaian membuatnya diberi gelar Bapak Pluralisme. Peristiwa pemakzulannya sendiri kemudian dianggap sebagai tindakan melawan hukum, dan banyak yang menganggap bahwa pemakzulan itu seharusnya tidak sah.
English News Service (disingkat ENS, Layanan Berita Bahasa Inggris) adalah acara berita berbahasa Inggris yang pernah tayang di TVRI setiap Senin hingga Jumat petang.
Berdurasi selama 30 menit, English News Service menyajikan berita-berita dari Indonesia dan seluruh dunia. Format berita berbahasa Inggris, yang merupakan konsep acara ini, kemudian diterapkan di beberapa acara sejenis di televisi swasta (seperti Indonesia Today di RCTI, News Watch di SCTV dan LatiVision di Lativi) tetapi tidak bertahan lama. Tayang setidaknya hingga tahun 2021, acara ini merupakan salah satu acara berbahasa Inggris terpanjang di Indonesia, meski belum ada catatan resmi terkait hal ini.
Putri untuk Pangeran adalah serial televisi Indonesia produksi MNC Pictures yang ditayangkan perdana 15 Juni 2020 pukul 18.30 WIB di RCTI. Serial ini disutradarai oleh Rudi Aryanto serta dibintangi oleh Ranty Maria dan Verrel Bramasta.
Mata Hati adalah sinetron Indonesia produksi MD Entertainment yang ditayangkan perdana 19 Januari 2005 pada pukul 19.00 WIB di RCTI. Sinetron ini disutradarai oleh Emil G Hampp dan dibintangi oleh Lulu Tobing, Ferry Ardiansyah dan Rico Karindra.
Kuis Siapa Berani? merupakan program kuis yang telah tayang sejak tahun 2000. Pada mulanya, acara ini diciptakan oleh Helmy Yahya dan tayang mulai 4 Desember 2000 di Indosiar yang dipandu Helmy Yahya dan Alya Rohali. Kuis Siapa Berani juga pernah tayang di beberapa stasiun televisi yaitu RCTI (2009), ANTV (2011), dan TVRI (2018-2019) dengan judul yang sama. Hingga kini, acara ini tayang di MNCTV setiap hari pukul 14.30 WIB dengan perubahan di pembawa acara perempuan, yakni Vega Darwanti. Kuis Siapa Berani hadir dengan tampilan lebih baru dan seru, tidak hanya menyuguhkan pertanyaan seputar pengetahuan umum tapi juga pertanyaan hal-hal menarik.