Daftar Acara Televisi:
Mimbar Agama adalah sebuah acara induk keagamaan televisi Indonesia yang tayang di TVRI sejak dekade 1960-an hingga saat ini. Acara ini terdiri dari lima acara kerohanian untuk penganut agama yang diakui di Indonesia selain Islam, masing-masing berdurasi selama 30 menit dan ditayangkan bergiliran antara Senin hingga Jumat. Nama Mimbar Agama berasal dari kata mimbar, tempat penceramah menyampaikan pesan-pesan agama.
Hingga tahun 2021, kelima acara tersebut ialah: Mimbar Agama Katolik (Katolik)
Mimbar Agama Kristen (Kristen Protestan)
Mimbar Agama Hindu (Hindu)
Mimbar Agama Buddha (Buddha), dan
Mimbar Agama Konghucu (Konghucu).Menurut Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Program dan Berita LPP TVRI Usrin Usman di tahun 2020, Mimbar Agama merupakan "bagian dari tugas kepublikan TVRI dalam mengakomodir (sic) upaya dakwah semua agama yang diakui di Indonesia". Acara ini diyakini merupakan acara televisi keagamaan tertua di Indonesia, juga salah satu acara tertua di TVRI, yang masih tayang hingga saat ini.
Pesona Indonesia adalah sebuah kampanye pariwisata Indonesia yang dicanangkan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI untuk mempromosikan tempat-tempat wisata di Indonesia. Nama "Pesona Indonesia" digunakan untuk pasar domestik, sedangkan untuk pasar internasional yang umumnya berbahasa Inggris digunakan nama Wonderful Indonesia.
Kampanye Pesona Indonesia beserta logonya berawal dari Tahun Kunjungan Indonesia 2008 (Visit Indonesia 2008), yang diluncurkan oleh Departemen Kebudayaan dan Pariwisata RI nama kementerian tersebut sebelumnya pada tanggal 26 Desember 2007. Kampanye tersebut dibuat dalam rangka merayakan 100 tahun kebangkitan nasional Indonesia, yang dimulai dari pendirian Budi Utomo pada tahun 1908. Kampanye ini kemudian dilanjutkan dengan nama serupa pada tahun 2009 dan 2010, hingga pada tahun 2011 saat pemerintah memutuskan mengganti nama kampanye menjadi Wonderful Indonesia. Nama "Pesona Indonesia" baru mulai digunakan pada tahun 2015. Di tahun yang sama pula lagu tema untuk kampanye ini diluncurkan; lagu yang masing-masing berbahasa Indonesia dan Inggris tersebut dinyanyikan oleh Rossa.Logo Pesona Indonesia yang diambil dari logo Tahun Kunjungan Indonesia 2008 didasarkan pada Garuda Pancasila sebagai lambang negara Indonesia. Lima warna pada logo melambangkan pelbagai unsur, seperti lima sila Pancasila, lima pemangku kepentingan pariwisata (pemerintah, komunitas, bisnis, media, dan akademisi) dan lima ragam pesona (pesona alam, pesona cita rasa indrawi, pesona budaya, pesona kekinian, dan pesona petualangan).
Rio the Survivor merupakan film Indonesia tahun 2022 yang ditulis dan disutradarai oleh Yudie Oktav. Rio The Survivor diproduksi selama tiga tahun sejak awal 2019, dan dirilis pada 31 Maret 2022. Rio The Survivor mengisahkan tentang perjuangan seorang anak untuk mendapatkan hak hidup dan pendidikan demi mengejar impian.
Rio the Survivor melibatkan Bambang Pamungkas, mantan bintang tim sepak bola nasional Indonesia, dan gitaris Slank, Ridho Hafiedz, yang bertindak sebagai pengarah musik. Sedangkan untuk soundtrack film melibatkan band legendaris Godbless, /rif, Buluk bersama band Kausa, dan Jikunsprain. Rio The Survivor telah mendapatkan 24 penghargaan dari berbagai Festival Film Internasional di banyak negara Eropa, Asia, Amerika, hingga Afrika.
41°5841N 12°4524E Lazio (bahasa Latin: Latium) adalah sebuah region di Italia, yang terletak di bagian tengah semenanjung negara tersebut. Ibu kota Lazio adalah Roma, yang juga merupakan ibu kota Italia dan kota terbesar di negara itu.
Bahasa Latin namanya juga diambil dari nama daerah ini.
Lazio zaman sekarang terutama terkenal dengan klub sepak bolanya; SS Lazio.
Wayang kulit (Jawa: ) adalah bentuk tradisional dari kesenian wayang yang aslinya ditemukan dalam budaya Jawa dan Bali di Indonesia. Narasi wayang kulit seringkali berkaitan dengan tema utama kebaikan melawan kejahatan.
Dalam kepercayaan dan sastra Jawa, wayang kulit diciptakan oleh Kanjeng Sunan Kalijaga yang merupakan sebagai anggota Wali Songo dan merupakan keturunan Bangsawan Ponorogo, Arya Wiraraja. Kanjeng Sunan Kalijaga melihat masyarakat Indonesia terutama masyarakat suku Jawa yang menggemari pertunjukan Wayang Beber, dalam Islam melukis diatas kertas dianggap Haram (dilarang), maka dari itu Kanjeng Sunan Kalijaga memodifikasi bahan material dari karakter Wayang yang semula-mula terbuat dari Daluang (kertas Ponoragan) dan diganti menggunakan bahan dasar Kulit sapi, atau kerbau. Selain itu juga, wayang kulit digunakan sebagai syiar agama Islam jalur budaya tradisional.
Wayang berasal dari kata "Ma Hyang" yang artinya menuju kepada roh spiritual, dewa, atau Tuhan Yang Maha Esa. Ada juga yang mengartikan wayang adalah istilah bahasa Jawa yang bermakna "bayangan", hal ini disebabkan karena penonton juga bisa menonton wayang dari belakang kelir atau hanya bayangannya saja. Wayang kulit dimainkan oleh seorang dalang yang juga menjadi narator dialog tokoh-tokoh wayang, dengan diiringi oleh musik gamelan yang dimainkan sekelompok nayaga dan tembang yang dinyanyikan oleh para pesinden. Dalang memainkan wayang kulit di balik kelir, yaitu layar yang terbuat dari kain putih, sementara di belakangnya disorotkan lampu listrik atau lampu minyak (blencong), sehingga para penonton yang berada di sisi lain dari layar dapat melihat bayangan wayang yang jatuh ke kelir. Untuk dapat memahami cerita wayang (lakon), penonton harus memiliki pengetahuan akan tokoh-tokoh wayang yang bayangannya tampil di layar.
Secara umum wayang mengambil cerita dari naskah Mahabharata dan Ramayana, tetapi tak dibatasi hanya dengan pakem (standard) tersebut, ki dalang bisa juga memainkan lakon carangan (gubahan). Beberapa cerita diambil dari cerita Panji, maupun kisah Rohani dari agama Islam, Kristen, Hindu, Budha.
Pertunjukan wayang kulit telah diakui oleh UNESCO pada tanggal 7 November 2003, sebagai karya kebudayaan yang mengagumkan dalam bidang cerita narasi dan warisan yang indah dan berharga (Masterpiece of Oral and Intangible Heritage of Humanity). Wayang kulit lebih populer di Jawa bagian tengah dan timur, sedangkan wayang golek lebih sering dimainkan di Jawa Barat.