Daftar Acara Televisi:
Perburuan atau berburu adalah praktik mengejar, menangkap, atau membunuh satwa liar untuk dimakan, rekreasi, perdagangan, atau memanfaatkan hasil produknya (seperti kulit, susu, gading dan lain-lain). Dalam penggunaannya, kata ini merujuk pada pemburuan yang sah dan sesuai dengan hukum, sedangkan yang bertentangan dengan hukum disebut dengan perburuan liar. Hewan yang disebut sebagai hewan buruan biasanya berupa mamalia berukuran sedang atau besar, atau burung.
Mohammad Guruh Irianto Soekarnoputra (lahir 13 Januari 1953) adalah seniman dan politikus Indonesia yang menjabat sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia sejak 1999. Ia merupakan anak bungsu Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno dari pernikahannya dengan Fatmawati. juga merupakan saudara dari ibu megawati, juga memiliki anak bernama Patar Yohanes Cihuawa yang saat ini berjuang menjadi anggota corporate
Forum Fristian adalah sebuah acara gelar wicara asal Indonesia yang tayang di TVRI dan dibawakan oleh Fristian Griec. Acara ini tayang perdana pada 14 April 2021.
Buah Hatiku Sayang adalah acara ragam anak-anak asal Indonesia yang tayang di TVRI sejak 2015. Acara yang dipandu oleh Shahnaz Haque dan Chipi ini memadukan ragam kegiatan seperti panggung boneka, gelar wicara, mendongeng, dan pentas seni untuk anak-anak dengan melibatkan anak-anak secara langsung di studio, baik sebagai penonton maupun pengisi kegiatan.
Pada tahun 2017, acara ini pernah mendapat peringatan dari Komisi Penyiaran Indonesia lantaran menampilkan dialog terhadap seorang anak laki-laki tentang keberadaan ayah kandungnya hingga menyebabkan anak tersebut menangis.
Iqro (bahasa Arab: , translit. iqra, har. 'Bacalah!'; judul lengkap: Buku Iqro': Cara Cepat Belajar Membaca Al-Quran) adalah buku teks yang digunakan komunitas Muslim di Indonesia dan Malaysia untuk belajar membaca huruf-huruf Arab dan melafalkan bahasa tersebut. Buku ini disusun oleh As'ad Humam bersama Team Tadarus Angkatan Muda Masjid-Musholla (AMM) yang berbasis di Yogyakarta. Diterbitkan pada awal 1990-an, Iqro ditujukan sebagai batu loncatan awal untuk dapat membaca Al-Qur'an dalam bahasa aslinya serta keterampilan dalam membaca Al-Qur'an. Iqro biasanya dipelajari oleh anak-anak TK sampai awal sekolah dasar, dan sering digunakan di sekolah khusus pembacaan Al-Qur'an, pesantren, surau, dan sekolah rumah (homeschooling) untuk pendidikan agama.
Buku ini, beserta metode yang menyertainya, merupakan alternatif dari metode sebelumnya yang disebut metode "tradisional" atau "Baghdadi", dan Iqro menekankan peran aktif siswa dalam belajar. Buku ini dibagi dalam enam jilid (sering dikumpulkan dalam satu buku), masing-masing memperkenalkan bentuk dan bunyi huruf-huruf Arab dengan tingkat kesulitan yang semakin tinggi. Jilid-jilid tingkat atas juga mengajarkan dasar-dasar tajwid atau aturan pelafalan dalam membaca Al-Qur'an.