Daftar Acara Televisi:
Paula (meninggal 404) adalah seorang santa yang mendirikan biara di Palestina dan membantu pekerjaan Hieronimus. Ia dilahirkan di dalam sebuah keluarga bangsawan Romawi. Paula menikah dengan seorang pria dan menjalani kehidupan yang bahagia bersama keluarganya. Mereka juga memiliki lima orang anak. Akan tetapi, suami Paula meninggal ketika usia Paula tiga puluh dua sehingga ia menjadi janda. Hal itu membuat Paula merasa sangat sedih, tetapi akhirnya ia dapat mengatasi kesedihan tersebut. Ia memutuskan untuk menggunakan waktu dan hartanya bagi pekerjaan Tuhan.Pada mulanya, Paula bekerja di Roma namun ia bersama salah satu anak laki-lakinya, Eustochium, pergi ke Palestina untuk berziarah. Di sana, Paula mendirikan sebuah biara dengan disertai penginapan bagi para peziarah. Selain itu, ia juga menggunakan uang yang ia miliki untuk membangun banyak gereja. Paula menghabiskan sisa hidupnya di biara ini sambil membantu pekerjaan Hieronimus.
Dunia dalam Berita (sebelumnya bernama Berita Dunia) merupakan siaran program berita mancanegara di TVRI yang ditayangkan setiap hari pukul 21:00-21:30 WIB dengan durasi selama 30-menit. TVRI menyiarkan program berita ini sejak tanggal 20 Juli 1973 dan berakhir pada tanggal 31 Desember 2008 karena buruknya peringkat jumlah penonton. Pada tanggal 4 Juni 2012, TVRI mulai menayangkan siaran Indonesia Malam sebagai pengganti Dunia dalam Berita yang tayang setiap hari pukul 19:00-20:00 WIB dengan durasi selama 1-jam dan TVRI kembali menayangkan Dunia dalam Berita yang tayang setiap Senin sampai Jumat pukul 23:00 WIB mengudara selama 30 menit sejak pada tanggal 1 Maret 2015. Mulai tanggal 1 Januari 2018, Dunia dalam Berita ditayangkan pada pukul 21:00-21:30 WIB
Sesuai dengan namanya, program ini berisi berita internasional. Durasi 10-menit terakhir biasanya diisi dengan berita olahraga dan prakiraan cuaca untuk beberapa kota besar di dunia. Sejak tanggal 13 November 1988 hingga 30 Juli 2000, stasiun televisi swasta juga wajib menyiarkan acara ini dengan merelai langsung dari TVRI.
Hari Musik Nasional adalah peringatan hari musik di Indonesia yang jatuh pada setiap tanggal 9 Maret, disamakan dengan hari lahir pahlawan nasional Wage Rudolf Soepratman. Peringatan ini, kali pertama dilakukan pada 9 Maret 2013 melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 10 Tahun 2013 tentang Hari Musik Nasional. Dalam Keppres itu disebutkan pula bahwa peringatan Hari Musik Nasional bukan hari libur nasional.
Dalam Keppres juga dijelaskan, musik adalah ekspresi budaya yang bersifat universal dan multi dimensional yang merepresentasikan nilai-nilai luhur kemanusiaan serta memiliki peran strategis dalam pembangunan nasional.
Pemerintah memandang perlu menetapkan Hari Musik Nasional dalam upaya meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap musik
Indonesia, meningkatkan kepercayaan diri dan motivasi para insan musik Indonesia, serta untuk meningkatkan prestasi yang mampu mengangkat derajat musik Indonesia secara nasional, regional dan internasional. Tujuan dari peringatan Hari Musik nasional adalah mengupayakan peningkatan apresiasi terhadap musik Indonesia. Meskipun baru dicanangkab pada 2013, sebenarnya usulan Persatuan Artis Penyanyi, Pencipta dan Rekaman Musik Indonesia (PAPPRI) itu sudah bergaung sejak era Megawati Soekarnoputri menjabat sebagai presiden, tahun 2003 melalui kongresnya yang ketiga tahun 1998 dan kongres keempat tahun 2002. Namun, baru terwujud satu dasawarsa kemudian.
Mimbar Agama adalah sebuah acara induk keagamaan televisi Indonesia yang tayang di TVRI sejak dekade 1960-an hingga saat ini. Acara ini terdiri dari lima acara kerohanian untuk penganut agama yang diakui di Indonesia selain Islam, masing-masing berdurasi selama 30 menit dan ditayangkan bergiliran antara Senin hingga Jumat. Nama Mimbar Agama berasal dari kata mimbar, tempat penceramah menyampaikan pesan-pesan agama.
Hingga tahun 2021, kelima acara tersebut ialah: Mimbar Agama Katolik (Katolik)
Mimbar Agama Kristen (Kristen Protestan)
Mimbar Agama Hindu (Hindu)
Mimbar Agama Buddha (Buddha), dan
Mimbar Agama Konghucu (Konghucu).Menurut Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Program dan Berita LPP TVRI Usrin Usman di tahun 2020, Mimbar Agama merupakan "bagian dari tugas kepublikan TVRI dalam mengakomodir (sic) upaya dakwah semua agama yang diakui di Indonesia". Acara ini diyakini merupakan acara televisi keagamaan tertua di Indonesia, juga salah satu acara tertua di TVRI, yang masih tayang hingga saat ini.
Literasi digital atau kemelekan digital (melek digital) adalah pengetahuan dan kecakapan untuk menggunakan media digital, alat-alat komunikasi, atau jaringan dalam menemukan, mengevaluasi, menggunakan, membuat informasi, dan memanfaatkannya secara sehat, bijak, cerdas, cermat, tepat, dan patuh hukum sesuai dengan kegunaannya dalam rangka membina komunikasi dan interaksi dalam kehidupan sehari-hari. Literasi digital juga dapat didefinisikan sebagai "kemampuan untuk menggunakan teknologi informasi dan komunikasi untuk menemukan, mengevaluasi, membuat, dan mengkomunikasikan informasi, yang membutuhkan keterampilan kognitif dan teknis". Literasi digital juga merupakan kemampuan menggunakan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) untuk mengkomunikasikan konten/informasi dengan kecakapan kognitif dan teknikal. Literasi digital lebih cenderung pada hal hal yang terkait dengan keterampilan teknis dan berfokus pada aspek kognitif dan sosial emosional dalam dunia dan lingkungan digital. Literasi digital merupakan respons terhadap perkembangan teknologi dalam menggunakan media untuk mendukung masyarakat memiliki kemampuan membaca serta meningkatkan keinginan masyarakat untuk membaca. Literasi digital adalah bagaimana kita dapat membaca cara kerja mesin aplikasi teknologi seperti: programing, artificial intelligence, engineering principle dan lain-lain. Banyaknya pengguna intemet di Indonesia menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara dengan aktivitas digital terpadat sedunia. Tingginya arus lalu lintas digital tersebut tidak hanya membawa dampak positif, tetapi juga menyimpan dan membawa potensi bahaya. Pada era lndustri tranformasi digital saat ini, digitalisasi merupakan suatu fenomena harus dihadapi. Seluruh komponen industri, pemerintahan, maupun institusi pendidikan harus memiliki kapabilitas yang mampu memanfaatkan fenomena digital sebagai sarana mendapatkan kinerja yang baik secara individu maupun organisasi. Oleh karena itu, diperlukan literasi digital. Literasi digital adalah seperangkat kemampuan untuk memanfaatkan dan memahami informasi digital, teknologi, dan media untuk mencari, mengevaluasi, membuat, dan berkomunikasi (Techataweewan dan Prasertsin, 2017). Menurut UNESCO, literasi digital merupakan kemampuan untuk mengakses sumber berita dan mengevaluasi secara kritis dan menciptakan informasi melalui teknologi digital. Melalui literasi digital, seseorang tidak sekadar memiliki kemampuan untuk mengoperasikan peralatan teknologi, tetapi juga harus memiliki kemampuan lain, seperti accessing, managing, evaluating, integrating, creating, dan communicating information.