Daftar Acara Televisi:
Damai Indonesiaku adalah sebuah program religi yang disiarkan di tvOne sejak 14 Februari 2008. Acara ini mengemas mengenai ayat-ayat dalam umat Islam dengan menarik dan ringan.
Lejel Home Shopping merupakan sebuah jaringan televisi yang berpusat di Jakarta, Indonesia. Jaringan televisi ini didirikan pada tahun 2007.
Oeroeg (diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris sebagai "The Black Lake") adalah novel pertama oleh Hella Haasse. Pertama kali diterbitkan secara anonim pada tahun 1948, ia telah menjadi salah satu novel Belanda yang paling terkenal dan pokok pendidikan sastra bagi banyak anak sekolah Belanda. Novel itu, sebuah Bildungsroman, bertempat di Hindia Belanda, dan menceritakan kisah seorang narator anonim yang tumbuh di sebuah perkebunan di koloni Belanda Jawa Barat. Teman masa kecilnya adalah anak laki-laki pada usia yang sama, tetapi keturunan pribumi. Ketika narator tumbuh, dia mendapati dirinya terasing dari temannya, sebagai akibat dari keadaan politik dan ras dari kehidupan kolonial. Setelah bertugas di ketentaraan selama Perang Dunia II, ia kembali ke tanah kelahirannya, hanya untuk diberi tahu bahwa ini bukan tempatnya, dan bahwa ia harus pergi.
Berita sela (bahasa Inggris: breaking news), juga dikenal sebagai laporan khusus atau buletin berita, adalah masalah saat ini yang penyiar merasa perlu menyela jadwal pemrograman dan/atau berita saat itu untuk melaporkan rinciannya. Penggunaannya juga diterapkan pada cerita yang paling signifikan pada momen tersebut atau cerita yang sedang diliput secara langsung. Ini bisa jadi sekadar sebuah cerita yang punya kepentingan luas bagi pemirsa dan memiliki dampak kecil di sisi lain. Sering kali, berita sela digunakan setelah jaringan berita melaporkan cerita ini. Jika cerita belum pernah dilaporkan sebelumnya, grafis dan frasa "baru saja masuk" kadang-kadang digunakan sebagai gantinya.
tvOne (sebelumnya bernama Lativi) adalah sebuah stasiun televisi nasional di Indonesia. Berawal dari penggunaan nama Lativi, stasiun televisi ini didirikan pada tanggal 30 Juli 2002 oleh Abdul Latief dan dimiliki oleh ALatief Corporation. Pada saat itu, konsep penyusunan acaranya adalah banyak menonjolkan masalah yang berbau klenik, erotisme, berita kriminalitas dan beberapa hiburan ringan lainnya. Sejak tahun 2006, sebagian sahamnya juga dimiliki oleh Grup Bakrie yang juga memiliki stasiun televisi ANTV.
Pada tanggal 14 Februari 2008, Lativi secara resmi berganti nama menjadi tvOne, dengan komposisi 70 persen berita, sisanya gabungan program olahraga dan hiburan. Abdul Latief tidak lagi berada dalam kepemilikan saham tvOne. Komposisi kepemilikan saham tvOne terdiri dari PT Visi Media Asia Tbk sebesar 49%, PT Redal Semesta 31%, Good Response Ltd 10%, dan Promise Result Ltd 10%. Direktur Utama tvOne saat ini adalah Ahmad R Widarmana.