Daftar Acara Televisi:
Boys Don't Cry adalah buku seri Lupus yang ke 21 karya Hilman Hariwijaya dan diterbitkan pertama kali pada bulan Oktober 1999.
Buku ini ditulis oleh Hilman yang terbagi menjadi 6 cerita lepas. Untuk gambar ilustrasi dibuat oleh Wedha.
Buku ini merupakan trilogi Candlelighr Dinner yang pertama, mengisahkan percintaan segitiga antara Lupus, Poppy, dan Rainbow.
Police Story 3: Supercop (Hanzi tradisional: ; Hanzi: Jing cha gu shi III: Chao ji jing cha) atau Supercop di versi Amerika Serikat adalah sebuah film aksi dan kriminal Hong Kong buatan tahun 1992 dan disutradarai oleh Stanley Tong dengan naskah tulisan Edward Tang, Ma Fibe, dan Yee Lee Wai.
Supercop dikenal untuk pemeran-pemerannya yang merupakan aktor-aktor bintang Hong Kong: Jackie Chan, Michelle Yeoh, Maggie Cheung, Yuen Wah, dan Kenneth Tsang.
The Hard Corps adalah film laga Amerika Serikat tahun 2006. Film ini disutradarai oleh Sheldon Lettich serta dibintangi oleh Jean-Claude Van Damme dan Vivica A. Fox.
Janggut atau poko (bahasa Inggris: mint; dari bahasa Yunani: , translit. mÃntha; nama ilmiah Mentha) adalah genus tumbuhan dalam famili Lamiaceae. Pembagian spesies dalam genus Mentha tidak memiliki batasan yang jelas. Menurut sumbernya, jumlah spesies dapat berkisar antara 13 hingga 24. Persilangan alami yang sering terjadi membuat persebaran beberapa spesies saling tumpang tindih. Banyak varietas hibrida dan kultivar dari tumbuhan ini yang diketahui.
Tumbuhan daun janggut tersebar luas dan merata di Eropa, Afrika, Asia, Australia, dan Amerika Utara. Kebanyakan tumbuh dengan baik di lingkungan yang basah dengan tanah yang lembab. Daun janggut dapat tumbuh setinggi 10120 cm dan dapat menyebar ke segala tempat, termasuk tempa-tempat yang tidak diperuntukkan bagi tanaman ini. Karena sifat ini, daun janggut sering dianggap sebagai tumbuhan invasif. Daun janggut sering digunakan atau diolah sebagai makanan, minuman, pasta gigi, permen karet, dan permen.
Vampir adalah tokoh dalam mitologi dan legenda yang hidup dengan memakan intisari kehidupan (biasanya dalam bentuk darah) dari makhluk hidup lain. Meskipun kepercayaan terhadap setan penghisap darah terdapat dalam berbagai budaya dan telah ada sejak zaman kuno, istilah vampir sendiri baru populer pada awal abad ke-18 setelah masuknya legenda vampir ke Eropa Barat dari daerah Balkan dan Eropa Timur. Di daerah-daerah tersebut juga terdapat legenda mengenai makhluk-makhluk seperti vampir, misalnya vrykolakas di Yunani dan strigoi di Rumania yang juga ikut meningkatkan kepercayaan vampir di Eropa.
Vampir dalam legenda Balkan dan Eropa Timur memiliki penampilan yang beragam (mulai dari makhluk mirip manusia sampai mayat hidup) sedangkan di Eropa Barat, vampir digambarkan sebagai makhluk yang berpenampilan rapi dan mewah. Adalah cerita The Vampyre (1819) karangan John Polidori yang membentuk citra tersebut. Karya tersebut dianggap sebagai karya tentang vampir yang paling berpengaruh di awal abad ke19 dan telah mengilhami karya-karya selanjutnya seperti Varney the Vampire dan bahkan Dracula.Novel Dracula (1897) karya Bram Stoker dikenang sebagai karya klasik yang menjadi dasar bagi cerita vampir pada masa modern. Novel Dracula mengambil unsur dari legenda manusia serigala dan setan sejenisnya, dan menggabungkannya dengan konsep keabadiaan serta sistem masyarakat masa Victoria. Suksesnya buku ini memicu munculnya genre vampir yang masih tetap populer hingga saat ini melalui buku, film, permainan video, dan acara televisi. Vampir juga telah menjadi figur dominan dalam genre horor.Vampir umumnya diceritakan keluar dari makamnya pada malam hari untuk menggigit orang-orang dengan taringnya yang panjang dan mengisap darah mereka. Korban yang digigitnya biasanya akan menjadi vampir juga. Menurut beberapa mitos, vampir tidak tampak di cermin karena mereka tidak memiliki jiwa. Dalam cerita fiksi modern, vampir bisa menjelma menjadi kelelawar, serigala, bahkan gumpalan gas, dan harus menjauhkan diri dari sinar matahari.