Daftar Acara Televisi:
The Hard Corps adalah film laga Amerika Serikat tahun 2006. Film ini disutradarai oleh Sheldon Lettich serta dibintangi oleh Jean-Claude Van Damme dan Vivica A. Fox.
No Escape dapat mengacu pada beberapa hal berikut:
Dream Box Indonesia adalah sebuah acara kuis yang ditayangkan di Trans TV mulai 25 Oktober 2021. Acara ini menguji wawasan tentang pengetahuan umum serta musik para kontestannya yang terdiri dari 2 tim dan masing-masing beranggotakan 3 hingga 8 orang dari kalangan umum, selebritis, pelajar atau mahasiswa.Acara ini juga merupakan gabungan dari 2 acara kuis berbeda yang pernah tayang di Trans TV, yaitu Missing Lyrics dan Ranking 1. Tidak hanya menampilkan bintang tamu yang seru, tetapi banyak hadiah baik berupa uang maupun benda-benda yang bisa mewujudkan mimpi para peserta.
Beyond Skyline adalah film Amerika yang dirilis tahun 2017. Film ini bergenre film laga fiksi ilmiah pasca-apokaliptik yang disutradarai oleh Liam O'Donnell. Film Beyond Skyline dibintangi oleh Frank Grillo, Bojana Novakovic, Iko Uwais, Callan Mulvey, Yayan Ruhian, Betty Gabriel dan Antonio Fargas, merupakan sekuel dari film tahun 2010 Skyline. Film ini rilis pada tanggal 15 Desember 2017 di Amerika Serikat oleh Vertical Entertainment. Berbeda dengan film pendahulunya yang banyak mendapat kritikan, Beyond Skyline menerima ulasan positif secara umum dalam Rotten Tomatoes. Bahkan, beberapa kritikus menyebutnya sebagai peningkatan besar dari versi yang sebelumnya.
Jujutsu (bahasa Jepang: , jjutsu; juga jujitsu, ju jutsu, ju jitsu, atau jiu jitsu) adalah nama dari beberapa macam aliran beladiri dari Jepang. Tidak benar jika dikatakan bahwa Ju-Jitsu mengacu pada satu macam beladiri saja.
Jujutsu pada dasarnya adalah bentuk-bentuk pembelaan diri yang bersifat defensif dan memanfaatkan "Yawara-gi" atau teknik-teknik yang bersifat fleksibel, di mana serangan dari lawan tidak dihadapi dengan kekuatan, melainkan dengan cara "menipu" lawan agar daya serangan tersebut dapat digunakan untuk mengalahkan dirinya sendiri. Dari seni beladiri Jujutsu ini, lahirlah beberapa seni beladiri lainnya yang mempunyai konsep defensif serupa, yaitu Aikido dan Judo, keduanya juga berasal dari Jepang.
Jujutsu terdiri atas bermacam-macam aliran (Ryuha). Namun, pada garis besarnya terbagi atas dua "gaya", yaitu tradisional dan modern. Gerakan dari kedua macam "gaya" Jujutsu ini adalah hampir sama, namun jurus-jurus Jujutsu modern sudah disesuaikan dengan situasi pembelaan diri pada zaman modern, sedangkan jurus-jurus Jujutsu tradisional biasanya mencerminkan situasi pembelaan diri di saat aliran Jujutsu yang bersangkutan diciptakan. Sebagai contoh, Jujutsu yang diciptakan pada zaman Sengoku Jidai (sebelum Shogun Tokugawa berkuasa) menekankan pada pertarungan di medan perang dengan memakai baju besi (disebut Yoroi Kumi Uchi), sedangkan yang diciptakan pada zaman Edo (sesudah Shogun Tokugawa berkuasa) menekankan pada beladiri dengan memakai pakaian sehari-hari (Suhada Jujutsu).
Teknik-teknik Jujutsu pada garis besarnya terdiri atas atemi waza (menyerang bagian yang lemah dari tubuh lawan), kansetsu waza/gyakudori (mengunci persendian lawan) dan nage waza (menjatuhkan lawan). Setiap aliran Jujutsu memiliki caranya sendiri untuk melakukan teknik-teknik di atas. Teknik-teknik tersebut lahir dari metode pembelaan diri kaum Samurai (prajurit perang zaman dahulu) di saat mereka kehilangan pedangnya, atau tidak ingin menggunakan pedangnya (misalnya karena tidak ingin melukai atau membunuh lawan).
Aliran Jujutsu yang tertua di Jepang adalah Takenouchi-ryu yang didirikan tahun 1532 oleh Pangeran Takenouchi Hisamori. Aliran-aliran lain yang terkenal antara lain adalah Shindo Yoshin-ryu yang didirikan oleh Matsuoka Katsunosuke pada 1864, Daito-ryu yang didirikan oleh Takeda Sokaku pada tahun 1892, Hakko-ryu yang didirikan Okuyama Ryuho pada tahun 1942, dan banyak aliran lainnya.