Daftar Acara Televisi:
Ring dapat mengacu pada beberapa hal berikut: bahasa Inggris untuk cincin
Ring (tinju)
Ring (matematika)
Bikin Laper adalah sebuah program kuliner yang tayang di Trans TV sejak 29 Juli 2019. Bikin Laper merupakan program wisata kuliner yang mengulas berbagai jenis makanan dan masakan Indonesia maupun mancanegara. Aneka kuliner nusantara maupun mancanegara seperti tak ada habisnya untuk dicoba, karena semakin kaya rasa dan kaya variasi.
Pembawa acara yang seru dan ekspresif menambah pemirsa penasaran dengan sajian kuliner yang disantap. Tentu saja tak terlewatkan mereka juga mencicipi makanan-makanan yang sedang tren di kalangan pecinta kuliner, termasuk jajanan kekinian yang mantap rasanya.
Deddy's Corner adalah sebuah program gelar wicara yang dibawakan oleh Deddy Corbuzier di Trans TV mulai 19 September 2020. Pada acara ini Deddy akan mengundang berbagai bintang tamu untuk ia ajak berdebat tentang suatu isu yang sedang hangat. Bintang tamunya ini menarik karena bintang tamunya akan dicari dari berbagai kalangan, bisa public figure, bisa pejabat, bisa siapapun tapi tidak akan dibahas tentang mereka, melainkan membahas tentang hal-hal yang ada di sekeliling masyarakat dengan mereka.
Deddy pun mengaku pembahasan sebuah isu yang tengah viral pasti akan menimbulkan pro dan kontra. Oleh karena hal itu Deddy ingin mengajak para penonton ikut berdebat dan yang menghasilkan sebuah pandangan baru. Justru itu, menarik bagaimana cara membuat pembahasan pro dan kontra tapi dalam sebuah jalur yang menyenangkan untuk ditonton karena pro dan kontra itu bisa jadi hiburan kalau bisa membawanya dengan benar.
Bleeding Steel adalah film Tiongkok produksi tahun 2018 bergenre fiksi ilmiah yang disutradarai oleh Leo Zhang. Film ini dibintangi oleh Jackie Chan, Tess Haubrich, dan Callan Mulvey.
Perfilman Indonesia memiliki sejarah yang panjang dan sempat menjadi raja di negara sendiri pada tahun 1980-an, ketika film Indonesia merajai bioskop-bioskop lokal. Film-film yang terkenal pada saat itu antara lain, Catatan si Boy, Blok M dan masih banyak film lain. Bintang-bintang muda yang terkenal pada saat itu antara lain Onky Alexander, Meriam Bellina, Lydia Kandou, Nike Ardilla, Paramitha Rusady, Desy Ratnasari.
Pada tahun-tahun itu acara Festival Film Indonesia masih diadakan tiap tahun untuk memberikan penghargaan kepada insan film Indonesia pada saat itu. Tetapi karena satu dan lain hal perfilman Indonesia semakin jeblok pada tahun 90-an yang membuat hampir semua film Indonesia berkutat dalam tema-tema yang khusus orang dewasa. Pada saat itu film Indonesia sudah tidak menjadi tuan rumah lagi di negara sendiri. Film-film dari Hollywood dan Hong Kong telah merebut posisi tersebut.
Hal tersebut berlangsung sampai pada awal abad baru, muncul film Petualangan Sherina yang diperankan oleh Sherina Munaf, penyanyi cilik penuh bakat Indonesia. Film ini sebenarnya adalah film musikal yang diperuntukkan kepada anak-anak. Riri Riza dan Mira Lesmana yang berada di belakang layar berhasil membuat film ini menjadi tonggak kebangkitan kembali perfilman Indonesia. Antrian panjang di bioskop selama sebulan lebih menandakan kesuksesan film secara komersil.
Setelah itu muncul film film lain yang lain dengan segmen yang berbeda-beda yang juga sukses secara komersil, misalnya film Jelangkung yang merupakan tonggak tren film horor remaja yang juga bertengger di bioskop di Indonesia untuk waktu yang cukup lama. Selain itu masih ada film Ada Apa dengan Cinta? yang mengorbitkan sosok Dian Sastrowardoyo dan Nicholas Saputra ke kancah perfilman yang merupakan film romance remaja. Sejak saat itu berbagai film dengan tema serupa yang dengan film Petualangan Sherina (diperankan oleh Derbi Romero, Sherina Munaf), yang mirip dengan Jelangkung (Di Sini Ada Setan, Tusuk Jelangkung), dan juga romance remaja seperti Biarkan Bintang Menari, Eiffel I'm in Love. Ada juga beberapa film dengan tema yang agak berbeda seperti Arisan! oleh Nia Dinata.
Selain film-film komersil itu juga ada banyak film film nonkomersil yang berhasil memenangkan penghargaan di mana-mana yang berjudul Pasir Berbisik yang menampilkan Dian Sastrowardoyo dengan Christine Hakim dan Didi Petet. Selain dari itu ada juga film yang dimainkan oleh Christine Hakim seperti Daun di Atas Bantal yang menceritakan tentang kehidupan anak jalanan. Tersebut juga film-film Garin Nugroho yang lainnya, seperti Aku Ingin Menciummu Sekali Saja, juga ada film Marsinah yang penuh kontroversi karena diangkat dari kisah nyata. Selain itu juga ada film film seperti Beth, Novel tanpa huruf R, Kwaliteit 2 yang turut serta meramaikan kembali kebangkitan film Indonesia. Festival Film Indonesia juga kembali diadakan pada tahun 2004 setelah vakum selama 12 tahun.
Saat ini dapat dikatakan dunia perfilman Indonesia tengah menggeliat bangun. Masyarakat Indonesia mulai mengganggap film Indonesia sebagai sebuah pilihan di samping film-film Hollywood. Walaupun variasi genre filmnya masih sangat terbatas, tetapi arah menuju ke sana telah terlihat.