Daftar Acara Televisi:
100 Days My Prince (Hangul: ; RR: Baekilui Nanggoonnim) adalah serial televisi Korea Selatan tahun 2018 yang dibintangi oleh Do Kyung-soo dan Nam Ji Hyun. Serial televisi ini ditayangkan di tvN pada tahun 2018. Tayang tiap hari Senin dan Selasa pukul 21.30 KST atau 19.30 WIB.
Kursi Panas adalah sebuah acara gelar wicara berbasis infotainmen yang tayang di Trans TV mulai 23 Januari 2021. Salah satu presenter Insert yaitu Rian Ibram hadir membawakan program ini untuk memburu para selebriti dengan pertanyaan-pertanyaan yang mengejutkan dan bakal membuat mereka ketar-ketir. Para narasumber yang jadi sasaran tak dapat menghindar dari ceceran pertanyaan dari Rian Ibram seputar gosip-gosip terbaru yang dijamin seru, hangat, dan pastinya membuat suasana sore pemirsa semakin panas.
Dokter Traveler adalah sebuah program dokumenter wisata dan edukasi kesehatan yang tayang di Trans TV mulai 28 November 2021. Acara ini dibawakan dokter-dokter muda, yaitu Adib Dwitamma, Belda Amelia, Cindy May McGuire, Nadia Alaydrus, dan Nicho Saputra.Dalam setiap episodenya, dr. Adib, dr. Belda, dr. Cindy, dr. Nadia, dan dr. Nicho dipilih perpasangan akan berkeliling mengeksplor keindahan berbagai daerah pelosok Indonesia dan menjajal berbagai tempat wisata yang ada di dalamnya. Namun, bukan hanya itu saja. Kedua dokter ini juga akan menolong dan mengobati warga yang tengah sakit, serta memberikan edukasi kesehatan dan contoh menjaga kesehatan yang baik bagi masyarakat yang tinggal di daerah yang dikunjungi.
Hj. Ainur Rokhimah (lahir 21 Januari 1979), atau yang lebih dikenal sebagai Inul Daratista, adalah seorang penyanyi dangdut dan aktris berkebangsaan Indonesia. Inul terkenal dengan gaya Goyang Ngebor. Ayah Inul bernama Abdullah Aman, dan ibunya bernama Hj. Rufia. Suami Inul adalah H. Adam Suseno.
Il Principe (Sang Penguasa) adalah sebuah risalah politik oleh seorang pegawai negeri dan teoretis politik Firenze Niccolò Machiavelli. Aslinya berjudul De Principatibus (Tentang Kekuasaan), ditulis pada 1513, namun baru diterbitkan pada 1532, lima tahun setelah kematian Machiavelli. Tulisan ini adalah sebuah studi klasik tentang kekuasaan bagaimana memperolehnya, memperluas, dan menggunakannya dengan hasil yang maksimal. Tulisan ini sebenarnya tidak mewakili karya-karyanya selama masa hidupnya, tetapi karya inilah yang paling diingat, dan yang menyebabkan lahirnya istilah "Machiavellis" yang digunakan secara luas sebagai istilah pejoratif.