Daftar Acara Televisi:
Kopi Viral adalah sebuah acara varietas yang tayang di Trans TV mulai 19 Oktober 2020 hingga 19 November 2021. Dibawakan oleh Ramzi, Vicky Prasetyo, Melaney Ricardo, Inul Daratista, Indra Herlambang, dan Celine Evangelista serta dibalut dengan konsep komedi, bintang tamu yang akan hadir adalah selebritas tanah air maupun figur publik yang sedang viral. Tidak hanya bincang-bincang, setiap episode para pembawa acara akan bermain sketsa, memberikan pembaruan berita-berita viral melalui gimik ringan yang kocak, dan ditutup dengan pemberian wejangan ala Vickynisasi.
Billy dapat mengacu pada beberapa hal berikut:
Boogeyman 2 adalah sebuah film horor supernatural Amerika 2007 yang disunting dan disutradarai oleh Jeff Betancourt dan sekuel untuk film 2005 Boogeyman. Film tersebut ditulis oleh Brian Sieve dan dibintangi oleh Danielle Savre, Matt Cohen, Tobin Bell dan Renee O'Connor. Savre memerankan Laura Porter, seorang wanita yang menyaksikan pembunuhan orang tuanya bersama saudara laki-lakinya pada masa kecil. Ia percaya pembunuhnya adalah Boogeyman, dan sekarang saat dewasa ia mencari terapi kelompok untuk mengatasi ketakutan berlebih pada makhluk tersebut. Namun, ketakutannya menjadi kenyataan karena sesama pasiennya dibunuh satu demi satu.
Hyde Jekyll, Me (Hangul: , ; RR: Haideu Jikil, Na) adalah serial televisi Korea Selatan tahun 2015 yang dibintangi oleh Hyun Bin dan Han Ji-min. Ini disiarkan di SBS pada hari Rabu dan Kamis pukul 21:55 selama 20 episode.Drama ini merupakan adaptasi dari serial webtoon karya Lee Choong-ho dengan judul Dr. Jekyll Is Mr. Hyde (Hangul: ).
Katakan Putus adalah acara realitas/reality show yang ditayangkan sejak Senin, 4 Mei 2015 pukul 15.00-16.00 WIB ditayangkan pada hari Senin sampai Jum'at di Trans TV. Pembawa acara utamanya adalah Ricky Komo.
Dua orang agen yang turun langsung membantu sang klien yang membutuhkan bantuan terkait kisah cinta nya yang bermasalah. Dengan menggunakan kamera tersembunyi ataupun penyadap suara, sang agen dan klien berupaya mengikuti target untuk mengungkap apa yang sebenarnya terjadi diantara mereka.
Setelah bukti-bukti dirasa cukup maka agen dan klien akan melakukan klarifikasi kepada sang target yang tak jarang berujung pada konfrontasi. Tidak jarang pula emosi tak tertahankan dan membutuhkan pihak lain untuk melerai konflik yang terjadi diantara mereka.