Daftar Acara Televisi:
Aca Aca Nehi Nehi merupakan miniseri Indonesia, yang ditayangkan perdana pada 10 September 2018 pukul 17.00 WIB di SCTV yang menggantikan Dosa. Sinetron ini diproduksi oleh Sinemart.
Miniseri yang terdiri dari 7 episode ini berakhir pada 16 September 2018 dan digantikan oleh Siapa Takut Jatuh Cinta dari 17 September 2018 pada jam 17.00.
Status Selebritis adalah sebuah acara televisi di SCTV yang pertama kali mengudara tayangan perdana sejak Kamis, 1 Oktober 2009. Acara ini mengungkapkan fakta-fakta berupa kejadian seputar Status - status para selebriti yang dipandu melalui sebuah website . Acara ini disiarkan oleh SCTV setiap hari pada pukul 14:25 sampai 15:55 WIB, Dengan slogan dan motto tagline lambang nama lahir logo adalah "Mengungkapkan Rahasia Selebritis Di Sini Dengan Secara Reality Real".
Pada tahun 2012 dari saat bulan Ramadhan dimajukan mengudara tayangnya menjadi setiap hari Jumat hingga Minggu pada pukul 06:20 sampai dengan pada pukul 07:20 WIB dengan durasinya menjadi 1-jam .
Sekarang, tahun 2013 tayang pada pukul 06:00 pagi sampai dengan pada pukul 06:30 WIB di hari Jumat hingga Minggu.
Maju Kena Mundur Kena Returns merupakan film komedi Indonesia yang dirilis pada 24 November 2016 dan disutradarai oleh Cuk FK. Judul film ini diadaptasi dari film Warkop DKI yang dirilis tahun 1983, Maju Kena Mundur Kena.
Tak hingga atau ananta (bahasa Inggris: infinite) adalah sesuatu yang tiada berbatas maupun berpenghujung, atau sesuatu yang lebih besar dari sebarang batas yang ditetapkan. Tak hingga sering dilambangkan dengan simbol .
Dalam percakapan sehari-hari orang dapat mengartikan tak hingga sebagai "sesuatu yang lebih besar dari segala yang mungkin". Sehingga kadang kata tak hingga digunakan untuk menerangkan benda hingga namun seakan berterusan tak henti-henti atau sukar untuk menghitungnya. Kadang pula orang bergurau tentang sesuatu yang lebih besar dari tak hingga, katakanlah tak hingga tambah satu. Tetapi dalam matematika bilangan seperti itu terdefinisi dalam sistem bilangan tertentu, seperti bilangan transfinit.
Ada juga definisi lain dalam bidang teori himpunan yang mengatakan bahwa tak hingga bukan benar-benar bilangan, tapi hanya merujuk kepada kardinalitas, yaitu besarnya sejenis himpunan.
Karena ia tidak berlaku seperti bilangan yang biasa kita pakai dalam aritmetika, ia dapat digunakan untuk menjelaskan sifat-sifat beberapa objek matematika. Contohnya, berapa digit yang ada dalam representasi desimal untuk bilangan . Atau seperti lim x 0 + 1 x = + {\displaystyle \lim _{x\to 0^{+}}{\frac {1}{x}}=+\infty } yang mengatakan bahwa limit untuk 1 x {\displaystyle {\frac {1}{x}}} adalah tak hingga yang positif ketika x {\displaystyle x} menuju kepada 0 dari sisi positif.
Prof. Dr. (H.C.) Hj. Diah Permata Megawati Setiawati Soekarnoputri (lahir 23 Januari 1947) adalah Presiden Indonesia ke-5 yang menjabat sejak 23 Juli 2001 hingga 20 Oktober 2004 dan Wakil Presiden Indonesia ke-8 yang menjabat sejak 21 Oktober 1999 hingga 23 Juli 2001. Ia merupakan presiden wanita Indonesia pertama dan satu-satunya hingga saat ini, dan wanita kelima yang memimpin negara berpenduduk mayoritas Muslim. Setelah Wakil Presiden pada pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Megawati Soekarnoputri menjadi menjadi Presiden Indonesia setelah Wahid dicopot dari jabatannya pada tahun 2001. Ia mencalonkan diri kembali dalam Pemilu Presiden 2004, tetapi dikalahkan oleh Susilo Bambang Yudhoyono. Ia mencalonkan diri kembali dalam Pemilu Presiden 2009, tetapi dikalahkan Yudhoyono untuk kedua kalinya. Megawati Soekarnoputri berperan penting dalam menciptakan Komisi Pemberantasan Korupsi, sebuah lembaga yang bertugas untuk melawan korupsi di Indonesia. Ia juga menetapkan sistem pemilihan umum untuk pertama kalinya di mana rakyat Indonesia dapat memilih presiden dan wakil presiden secara langsung, selain memilih calon anggota legislatif. Akibatnya, ia diberi julukan "Ibu Penegak Konstitusi".
Megawati juga merupakan ketua umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) sejak memisahkan diri dari Partai Demokrasi Indonesia pada tahun 1999. Ia adalah putri sulung presiden pertama Indonesia, Soekarno.