Daftar Acara Televisi:
Jangan Ada Dusta adalah serial televisi Indonesia produksi Persari Film yang ditayangkan perdana 6 September 2001 pukul 21.00 WIB di SCTV berdasarkan novel Hatiku Bukan Pualam karya Saut Poltak Tambunan. Serial ini disutradarai oleh M.T. Risyaf dan dibintangi oleh Inneke Koesherawati, Rico Tampatty, dan Rindu Idroes.
Serial Kamen Rider atau dalam bahasa Jepang aslinya Kamen Rider Series (code: ja is deprecated , Kamen Raid Shirzu, terjemahan resmi: Masked Rider Series)sempat diterjemahkan menjadi "Ksatria Baja" ketika ditayangkan di Indonesia adalah sebuah Waralaba media untuk Manga dan program drama Televisi dan film tokusatsu, yang diciptakan oleh seorang mangaka, Shotaro Ishinomori. Kamen Rider adalah serial yang bertemakan pahlawan super yang selalu mengendarai sepeda motor dan bermotif serangga melawan organisasi penjahat super, yang dikenal sebagai kaijin (code: ja is deprecated ). Waralaba ini pertama kali menayangkan serial televisi Kamen Rider pada tahun 1971, di mana seorang mahasiswa yang bernama Takeshi Hongo dan usahanya untuk mengalahkan organisasi penakluk dunia, Shocker. Popularitasnya berkembang; serial asli melanjutkan sekuel televisi dan film dan meluncurkan Ledakan Kaiju Kedua (juga dikenal sebagai Henshin Boom) di televisi Jepang selama awal 1970-an, yang berdampak pada superhero dan genre aksi-petualangan lainnya di Jepang.
Ultraman Geed (, Urutoraman Jdo) (, Urutoraman Jdo) adalah serial televisi tokusatsu Jepang yang diproduksi oleh Tsuburaya Productions dan merupakan entri ke-29 dari Serial Ultra. Serial ini ditayangkan pada TV Tokyo mulai dari tanggal 8 Juli 2017 hingga tanggal 23 desember 2017. Di luar Jepang, serial ini ditayangkan oleh Crunchyroll.Slogan utama seri ini adalah "Aku siap menghadapi takdirku." ( Unmei kakugo o kimero.).
Halaman ini memuat daftar acara yang ditayangkan RTV.
Wali Songo (lebih dikenal sebagai Wali Songo, Jawa: ; Wali Songo, "Sembilan Wali" (orang yang dipercaya)) adalah tokoh Islam yang dihormati di Indonesia, khususnya di pulau Jawa, karena peran historis mereka dalam penyebaran agama Islam di Indonesia. Pembentukan Majelis Dakwah Walisongo di perkirakan terjadi antara tahun 1250 -1404 oleh Sultan-Sultan yang berkuasa dalam penyebaran agama Islam di suatu negara ke negara lain, biasanya terdiri dari 9 Anggota Majelis Dakwah Walisongo segera bergerak ke wilayah India, asia tenggara seperti Vietnam, Malaysia & Indonesia.
Berita ini tertulis dalam kitab kanzul'Hum dari ibnu bathutah, lalu dilanjutkan oleh Sunan Gresik & sekarang tersimpan dalam museum Istana Turki Istanbul
Perjalanan Periode Selanjutnya untuk berdakwah di pulau Jawa pada tahun 1404 dipimpin oleh Sunan Gresik sebagai Misionaris utusan Kesultanan Utsmaniyah dari Istambul Turki tentu membawa misi dalam penyebaran agama islam & mencari simpati juga dukungan atas peperangan saudara yang terjadi di negaranya dengan mendatangi wilayah Kerajaan Majapahit kala itu rajanya Baginda Prabu Wikramawardhana sebagai kekuatan terbesar di Asia tenggara pada jamannya.[referensi?]
Setiap anggota Wali Sanga saling dikaitkan dengan gelar Sunan dalam bahasa Jawa, konteks ini berarti "terhormat".Sebagian besar wali juga dijuluki Raden selama hidup mereka, karena mereka keturunan ningrat. (Lihat bagian "Gaya dan Gelar" Kesultanan Yogyakarta untuk penjelasan tentang istilah bangsawan Jawa.)
Makam (pundhen) para wali dihormati oleh masyarakat Jawa sebagai lokasi ziarah di Jawa sebagai bentuk rasa syukur dan terima kasih atas manfaat dan syafaat yang mereka amalkan pada masa hidupnya. Dalam tradisi Jawa makam memiliki istilah pundhen.