Daftar Acara Televisi:
Legend Hero, atau Legend Hero Samgugjeon (bahasa Korea: ) , adalah sebuah serial tokusatsu televisi Korea Selatan yang diproduksi oleh MoonWatcher Synergy Media Dan Outfit7 Studios Seri ini ditayangkan oleh EBS pada tahun 2016. Legend Hero didasarkan pada Kisah Tiga Negara.
Di Indonesia, seri ini ditayangkan oleh RTV.
Ultraman X (Xcode: ja is deprecated , Urutoraman Ekkusu) adalah serial televisi Jepang yang diproduksi oleh Tsuburaya Productions yang merupakan bagian dari blok pemrograman New Ultraman Retsuden di TV Tokyo. Pada tanggal 13 Juli Crunchyroll mengumumkan akan disiarkan di Amerika Utara di situs dan APP mereka, menandai acara tokusatsu pertama di dunia yang akan disiarkan saat ditayangkan di Jepang.
Tombo Ati adalah lagu tradisional Jawa yang ditulis oleh Sunan Bonang, salah satu dari Walisongo yang berasal dari Tuban, Jawa Timur. Lagu ini berisi tentang cara-cara seorang Muslim untuk mendapatkan kedamaian dan ketenangan spiritual, dengan melakukan salat tahajjud, membaca Qur'an, berpuasa, berkumpul dengan orang sholeh, dan terus-menerus mengingat Allah, semua itu merupakan "Obat Hati".
Lagu ini masih diajarkan di pesantren-pesantren, dan telah dinyanyikan, direkam, dan dirilis oleh beberapa penyanyi Indonesia.
RTV dapat mengacu kepada beberapa hal berikut: Rajawali Televisi
Rajawali TV Blitar (tidak beroperasi)
Riau TV
RTV Pink
Love Destiny (bahasa Thai: ) adalah serial televisi sejarah Thailand tahun 2018 yang ditayangkan pertama kali di Channel 3 dari tanggal 21 Februari hingga 11 April 2018. Serial sebanyak 15 episode ini mengandung unsur romantis, komedi, dan perjalanan waktu. Serial ini Dibintangi oleh Ranee Campen dan Thanawat Wattanaputi, Love Destiny menjadi hit besar di Thailand dan mendapatkan popularitas di seluruh Asia dan berkontribusi pada peningkatan wisatawan di lokasi syuting. Keberhasilannya dikaitkan dengan skenario, kostum, dan lokasinya yang rumit.Sebuah Lakorn berlatarkan Kerajaan Ayutthaya, pada masa pemerintahan Raja Narai, merupakan adaptasi dari novel berjudul sama karya Rompaeng, nama samaran Chanyawi Somprida. Novel ini mendapat penghargaan Tujuh Buku pada tahun 2010 dan diadaptasi menjadi drama televisi untuk pertama kalinya dalam serial ini. Adaptasi televisi dilakukan oleh Broadcast Thai Television, penulis naskahnya adalah Sanlaya, dan sutradaranya adalah Pawat Panangsiri.