Daftar Acara Televisi:
Bola Kampung adalah sebuah serial televisi animasi buatan Malaysia yang diproduksi oleh Animasia Studios, mengisahkan gairah sekelompok anak-anak luar bandar dalam memainkan sepak bola dan impian mereka untuk mewakili sekolah mereka dalam olahraga tersebut. Serial Bola Kampung aslinya dibikin dan disiarkan dalam bahasa Malaysia di RTM1, tetapi kini juga di alih suara ke bahasa Inggris dan bahasa-bahasa lain dengan membawa judul Football Kids untuk tayangan oleh Disney Channel di 16 negara sejak akhir tahun 2007, selaku terbitan "buatan MSC Malaysia" terulung yang mencapai pasar internasional. Sehingga hari ini, Bola Kampung sudah disiarkan empat musim di televisi Malaysia.
Pada tahun 2011, serial Bola Kampung diperbaharui dengan serial Bola Kampung X yang ditayangkan perdana di Cartoon Network mulai 4 Juni.
Jangan Ada Dusta adalah serial televisi Indonesia produksi Persari Film yang ditayangkan perdana 6 September 2001 pukul 21.00 WIB di SCTV berdasarkan novel Hatiku Bukan Pualam karya Saut Poltak Tambunan. Serial ini disutradarai oleh M.T. Risyaf dan dibintangi oleh Inneke Koesherawati, Rico Tampatty, dan Rindu Idroes.
Love Destiny (bahasa Thai: ) adalah serial televisi sejarah Thailand tahun 2018 yang ditayangkan pertama kali di Channel 3 dari tanggal 21 Februari hingga 11 April 2018. Serial sebanyak 15 episode ini mengandung unsur romantis, komedi, dan perjalanan waktu. Serial ini Dibintangi oleh Ranee Campen dan Thanawat Wattanaputi, Love Destiny menjadi hit besar di Thailand dan mendapatkan popularitas di seluruh Asia dan berkontribusi pada peningkatan wisatawan di lokasi syuting. Keberhasilannya dikaitkan dengan skenario, kostum, dan lokasinya yang rumit.Sebuah Lakorn berlatarkan Kerajaan Ayutthaya, pada masa pemerintahan Raja Narai, merupakan adaptasi dari novel berjudul sama karya Rompaeng, nama samaran Chanyawi Somprida. Novel ini mendapat penghargaan Tujuh Buku pada tahun 2010 dan diadaptasi menjadi drama televisi untuk pertama kalinya dalam serial ini. Adaptasi televisi dilakukan oleh Broadcast Thai Television, penulis naskahnya adalah Sanlaya, dan sutradaranya adalah Pawat Panangsiri.
Journey to the West (dikenal sebagai Kera Sakti di Indonesia) adalah serial televisi Hong Kong yang diadaptasi dari novel yang berjudul sama. Serial televisi ini dibintangi oleh Dicky Cheung, Kwong Wah, Wayne Lai dan Evergreen Mak. Serial ini diproduksi oleh TVB dan pertama kali ditayangkan oleh TVB Jade di Hong Kong pada November 1996.
Di Indonesia, serial ini ditayangkan di Indosiar pada tahun 1997. Setelah Indosiar, terdapat beberapa stasiun TV Indonesia lainnya yang menayangkan serial ini. Pada awal 2014 hingga awal 2016, serial ini ditayangkan ulang di Rajawali Televisi. Pada 27 November hingga pertengahan Desember 2017, Trans7 menayangkan ulang serial ini hingga tahun 2018. Yang membedakan ialah dalam pembukaannya. Ketika ditayangkan di RTV /B Channel pada akhir tahun 2013, kartu judul masih menggunakan versi Indosiar (1997). Ketika ditayangkan ulang di Trans7 pada tahun 2017, kartu judul masih sama seperti saat masih ditayangkan di Indosiar hanya saja judul tidak ditampilkan karena regulasi lulus sensor dari LSF serta tidak ditampilkannya ending credit nama-nama pengisi suara versi Bahasa Indonesia untuk versi Trans7.
Mpu Gandring adalah tokoh dalam Pararaton yang dikisahkan sebagai seorang pembuat senjata ampuh. Keris buatannya konon telah menewaskan Ken Arok pendiri Kerajaan Singosari.