Daftar Acara Televisi:
"First Class" adalah lagu oleh rapper asal Amerika Serikat Jack Harlow, dirilis melalui Atlantic Records dan Generation Now sebagai single kedua dari album kedua Harlow Come Home the Kids Miss You pada 8 April 2022. Lagu ini diproduseri oleh Rogét Chahayed, BabeTruth, Charlie Handsome, Jasper Harris dan Nickie Jon Pabón, dan banyak mengambil sampel lagu Fergie tahun 2006 "Glamorous", yang menampilkan Ludacris dan diproduseri oleh Polow da Don. Lagu ini menjadi viral di TikTok sebelum dirilis.
"First Class" memulai debutnya di nomor satu di Billboard Hot 100 Amerika Serikat, menjadi lagu kedua Harlow (dan lagu solo pertama) yang menduduki puncak tangga lagu. Lagu ini juga menduduki puncak tangga lagu di Australia, Kanada dan Selandia Baru, menduduki nomor dua di Austria, Jerman, Irlandia, Lituania, Afrika Selatan, Swiss dan Inggris, dan masuk sepuluh besar di Denmark, Finlandia, Belanda, Norwegia dan Swedia.
Liar adalah film drama Indonesia yang dirilis pada tahun 2008. Film yang disutradarai oleh Rudi Soedjarwo ini dibintangi oleh Raffi Ahmad, Irgi Ahmad Fahrezi, Asmirandah, Intan Nuraini dan Gunawan.
Indonesian Idol Junior adalah suatu ajang pencarian bakat yang ditayangkan oleh MNCTV dan sejak musim ketiga pindah ke RCTI. Ajang ini merupakan pencarian bakat menyanyi dan perkembangan kontes Indonesian Idol. Namun, karena rendahnya jumlah rating dari program The Voice Indonesia 2, pada bulan Juni 2018, pihak FremantleMedia mengumumkan bahwa Indonesian Idol Junior memutuskan pindah dari MNCTV ke RCTI, sedangkan The Voice Indonesia pindah dari RCTI ke GTV.
Sinna Sherina Munaf (lahir 11 Juni 1990) adalah seorang penyanyi-penulis lagu, komposer, pemeran, dan model Indonesia. Ia merupakan putri dari musikus dan politikus Indonesia, Triawan Munaf sekaligus keponakan dari penyanyi dan musikus legendaris Indonesia, Fariz Rustam Munaf.
Gegar budaya atau keterkejutan budaya merupakan istilah yang digunakan bagi menggambarkan kegelisahan dan perasaan (seperti terkejut, kekeliruan, dll.) yang dirasakan apabila seseorang tinggal dalam kebudayaan yang berlainan sama sekali, seperti ketika berada di negara asing. Perasaan ini timbul akibat kesukaran dalam asimilasi kebudayaan baru, menyebabkan seseorang sulit mengenali apa yang wajar dan tidak wajar. Perasaan ini sering kali digabung dengan kebencian moral atau estatik yang kuat mengenai beberapa aspek dari budaya yang berlainan atau budaya baru tersebut.
Istilah ini mulai diperkenalkan pertama kali pada tahun 1954 oleh Kalvero Oberg. Peneliti lain yang kemudian meneruskan penyelidikan gegar budaya termasuk Michael Winkelman. Gegar budaya merupakan bagian penelitian dalam komunikasi antara budaya. Saat ini sebagian peneliti menunjukkan bahwa gegar budaya memberikan banyak keuntungan, seperti meningkatkan jati diri seseorang dan membantu meningkatkan motivasi diri.