Daftar Acara Televisi:
Untuk film berjudul sama, lihat Merantau (film).Merantau adalah perginya seseorang dari tempat asal dimana ia ia tumbuh besar ke wilayah lain untuk menjalani kehidupan atau mencari pengalaman.
Pekan dapat mengacu pada beberapa hal berikut: Pasar tradisional, yaitu tempat jual beli yang dengan metode tawar-menawar.
Kota pasar, daerah di Eropa yang diberi hak untuk menggelar pasar
Minggu, adalah sebutan satuan waktu yang sepadan dengan tujuh hari. Sebagai sebutan hari ketujuh, hari Minggu disebut juga Ahad.
Pekan raya, yakni acara atau pertemuan yang dibuat untuk memperlombakan sesuatu di bidang olahraga, seni, dan sebagainya.
Dipo Investigasi adalah salah satu acara televisi realitas dan investigasi yang ditayangkan di Kompas TV.
Acara ini merupakan acara investigasi yang dibawakan oleh Dipo Nurbahagia yang merupakan orang ketiga di Kompas TV setelah Aiman dan Ni Luh Puspa. Akan mengajak pemirsa Kompas TV untuk memahami berbagai masalah sosial atau kemasyarakatan dengan gaya investigasi jurnalistik.
Dalam acara ini, Dipo Nurbahagia akan mengajak pemirsa ikut menelusuri langsung ke lapangan, mengumpulkan fakta, dan mewawancarai orang-orang terkait dalam sebuah peristiwa.
Memoar (juga biasa ditulis memoir) adalah kenang-kenangan yang menyerupai autobiografi dengan menekankan pendapat, kesan dan tanggapan pencerita atas peristiwa-peristiwa yang dialami serta tokoh-tokoh yang berhubungan dengannya. Seluk-beluk sejarah dalam memoar tidak mutlak benar. Akan tetapi, memoar tetap menjadi bahan penting untuk penulisan biografi. "Hikayat Abdullah" merupakan memoar Abdullah bin Abdulkadir Munsyi. Memoar dapat mencapai nilai sastra yang tinggi. Winston Churchill (1874-1965) mendapat hadiah nobel untuk sastra (1953) karena memoarnya mengenai Perang Dunia II. Penulis memoar biasanya adalah orang-orang yang berperan atau pengamat yang dekat dengan peristiwa sejarah. Tujuan utamanya adalah untuk menggambarkan atau menginterpretasikan peristiwa.Perang Sipil di Inggris pada abad ke-17 meninggalkan banyak kenangan. Beberapa yang terkenal adalah memoar Sir Edmund Ludlow dan Sir John Reresby. Pada abad ke-20, banyak negarawan terkemuka dan orang-orang militer menjelaskan pengalaman mereka dalam sebuah memoar. Memoar yang terkenal pada Perang Dunia II selain tulisan Churchill adalah memoar Viscount Montgomery dan Charles de Gaulle.
Summarecon Serpong merupakan salah satu kota mandiri yang terletak sekitar 21 Km di sebelah barat Jakarta, berada di daerah Tangerang. Summarecon Serpong dikembangkan oleh PT Summarecon Agung, perusahaan pengembang yang sebelumnya mengembangkan kawasan mandiri Kelapa Gading. Pada awalnya kawasan ini dikembangkan oleh Summarecon bekerja sama dengan Grup Keris, sejak tahun 1993, yang kemudian dikenal dengan nama Gading Serpong. Namun pada tahun 2004, masing-masing pihak memutuskan untuk mengembangkan kawasan Gading Serpong secara sendiri-sendiri, dengan porsi pembagian yang kurang lebih sama. Summarecon mengembangkan lahannya dengan nama "Summarecon Serpong", sedangkan sebagian lain lahannya dikembangkan oleh Paramount, dengan nama Paramount Land. Walaupun benama Summarecon Serpong, namun Kota Mandiri ini bukan terletak di Kecamatan Serpong maupun Kecamatan Serpong Utara melaikan di Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang.