Daftar Acara Televisi:
Dunia dalam Berita merupakan siaran program berita mancanegara di TVRI yang ditayangkan setiap hari Senin sampai Jumat pukul 21.00 WIB dengan durasi selama 30 menit. TVRI menyiarkan program berita ini pada tanggal 20 Juli 1973 dan pernah berakhir pada tanggal 31 Desember 2008 karena buruknya peringkat jumlah penonton. Pada tanggal 1 Januari 2009, TVRI mulai menayangkan siaran Warta Dunia sebagai pengganti Dunia dalam Berita yang tayang setiap hari pukul 22.30 WIB dengan durasi selama 30 menit. Pada tanggal 1 Maret 2015, TVRI menayangkan kembali Dunia dalam Berita yang tayang setiap Senin sampai Jumat pukul 23.00 WIB dengan durasi selama 30 menit. Mulai tanggal 1 Januari 2018, Dunia dalam Berita kembali ditayangkan pada pukul 21.00 WIB.
Sesuai dengan namanya, program ini berisi berita internasional. Durasi 10 menit terakhir biasanya diisi dengan berita olahraga dan prakiraan cuaca untuk beberapa kota besar di dunia. Pada tanggal 13 November 1988 hingga 30 Juli 2000, stasiun televisi swasta juga wajib menyiarkan acara ini dengan merelai langsung dari TVRI.
Sambo (bahasa Rusia: ) adalah seni bela diri modern yang dikembangkan di Uni Soviet. Kata Sambo kadang ditulis dengan huruf besar "SAMBO" dan merupakan akronim dari (SAMozashchita Bez Oruzhiya), artinya "bela diri tanpa senjata". Sambo didasarkan dari gulat tradisional Armenia, Georgia, Moldova, Uzbekistan, Mongolia, dan Azerbaijan.
Ada empat versi Sambo: Borba Sambo atau Sambo olahraga, mirip dengan gulat atau Judo
Sambo bela diri, mirip dengan Aikijutsu, Jujitsu, atau Aikido
Sambo tempur (bahasa Rusia: , Boyevoye Sambo), dikembangkan untuk militer
Sambo khusus, dikembangkan untuk pasukan khusus militer
Target tembak adalah obyek dalam berbagai bentuk yang dipakai untuk menembak pistol, senapan, bedil dan olahraga tembak lainnya, serta dalam panah lempar, panahan target, busur silang, dan olahraga terkait non-senjata api lainnya. Pusatnya seringkali disebut mata banteng. Target dapat terbuat dari kertas, karet atau baja.
Summarecon Serpong merupakan salah satu kota mandiri yang terletak sekitar 21 Km di sebelah barat Jakarta, berada di daerah Tangerang. Summarecon Serpong dikembangkan oleh PT Summarecon Agung, perusahaan pengembang yang sebelumnya mengembangkan kawasan mandiri Kelapa Gading. Pada awalnya kawasan ini dikembangkan oleh Summarecon bekerja sama dengan Grup Keris, sejak tahun 1993, yang kemudian dikenal dengan nama Gading Serpong. Namun pada tahun 2004, masing-masing pihak memutuskan untuk mengembangkan kawasan Gading Serpong secara sendiri-sendiri, dengan porsi pembagian yang kurang lebih sama. Summarecon mengembangkan lahannya dengan nama "Summarecon Serpong", sedangkan sebagian lain lahannya dikembangkan oleh Paramount, dengan nama Paramount Land. Walaupun benama Summarecon Serpong, namun Kota Mandiri ini bukan terletak di Kecamatan Serpong maupun Kecamatan Serpong Utara melaikan di Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang.
Memoar (juga biasa ditulis memoir) adalah kenang-kenangan yang menyerupai autobiografi dengan menekankan pendapat, kesan dan tanggapan pencerita atas peristiwa-peristiwa yang dialami serta tokoh-tokoh yang berhubungan dengannya. Seluk-beluk sejarah dalam memoar tidak mutlak benar. Akan tetapi, memoar tetap menjadi bahan penting untuk penulisan biografi. "Hikayat Abdullah" merupakan memoar Abdullah bin Abdulkadir Munsyi. Memoar dapat mencapai nilai sastra yang tinggi. Winston Churchill (1874-1965) mendapat hadiah nobel untuk sastra (1953) karena memoarnya mengenai Perang Dunia II. Penulis memoar biasanya adalah orang-orang yang berperan atau pengamat yang dekat dengan peristiwa sejarah. Tujuan utamanya adalah untuk menggambarkan atau menginterpretasikan peristiwa.Perang Sipil di Inggris pada abad ke-17 meninggalkan banyak kenangan. Beberapa yang terkenal adalah memoar Sir Edmund Ludlow dan Sir John Reresby. Pada abad ke-20, banyak negarawan terkemuka dan orang-orang militer menjelaskan pengalaman mereka dalam sebuah memoar. Memoar yang terkenal pada Perang Dunia II selain tulisan Churchill adalah memoar Viscount Montgomery dan Charles de Gaulle.