Daftar Acara Televisi:
Naga merupakan salah satu makhluk legenda yang memiliki karakteristik serupa dengan reptil yang muncul dalam banyak cerita rakyat dalam berbagai budaya di dunia. Kepercayaan terhadap naga berbeda-beda pada setiap daerah, tetapi naga dalam mitologi barat sejak Abad Pertengahan Atas dideskripsikan sebagai makhluk yang memiliki sayap, tanduk, empat kaki, dan dapat mengeluarkan nafas api. Sedangkan, dalam budaya timur, naga biasanya digambarkan sebagai makhluk tak bersayap, memiliki empat kaki, memiliki bentuk seperti ular dengan kecerdasan yang diatas rata-rata. Selain itu, naga digambarkan memiliki sifat yang merupakan gabungan dari fitur dalam ras felin, aves, dan reptil. Para mahasiswa mempercayai bahwa naga kemungkinan besar merupakan gambaran dari buaya, khususnya dengan karakteristik tempat tinggalnya, yaitu di rawa-rawa ataupun hutam lebat, juga struktur tubuhnya, menjadikan hewan ini sebagai asal-usul penggambaran dari naga Oriental modern.
Pendekar Hina Kelana (Hanzi: Xiao ao jianghu, bahasa Inggris: The Smiling, Proud Wanderer) adalah sebuah novel cerita silat karya pengarang Jin Yong (Chin Yung). Ia pertama kali terbit sebagai cerita bersambung di Hong Kong dalam suratkabar Ming Pao antara 20 April 1967 hingga 12 Oktober 1969. Judul aslinya Xiao ao jianghu secara harfiah berarti 'tertawa bangga di dunia persilatan'. Judul alternatif bahasa Inggrisnya antara lain Laughing in the Wind, The Peerless Gallant Errant, The Proud and Gallant Wanderer, dan State of Divinity yang digunakan dalam beberapa adaptasi novel tersebut.
Di Indonesia, novel ini pernah diterjemahkan oleh Gan K.L. dengan judul Hina Kelana atau Siau Go Kang Ouw dan diterbitkan oleh Pantja Satya di Semarang, serta sebagai komik manhua oleh Lee Chi Ching dengan judul Pendekar Hina Kelana dan diterbitkan oleh Elex Media Komputindo di Jakarta. Dalam kata penutup novel, Jin Yong menyebutkan bahwa novel ini dapat dibaca sebagai suatu alegori politik yang disamarkan sebagai novel cerita silat. Sebagai alegori, ia dapat terjadi pada "setiap dinasti atau organisasi". Jin Yong juga menyatakan bahwa setelah novel ini diterbitkan, para politisi Vietnam telah memakai nama Yue Buqun dan Zuo Lengshan sebagai panggilan ejekan dalam sidang-sidang parlemen.
Meskipun Jin Yong tidak menyebutkannya secara jelas, banyak orang percaya bahwa berbagai karakter dan faksi yang ada dalam buku menggambarkan orang-orang dan adikuasa pada akhir 1960-an, yaitu saat novel ini ditulis. Liu Guozhong percaya bahwa Aliansi Lima Perguruan Pedang menggambarkan Uni Soviet dengan Zuo Lengshan sebagai personifikasi Joseph Stalin, sementara Perguruan Bulan Matahari menggambarkan Tiongkok dengan Dongfang Bubai sebagai personifikasi Mao Zedong. Perguruan besar lainnya, yaitu Shaolin, Wudang, dan Emei menggambarkan Amerika Serikat, Inggris, dan anggota NATO lainnya. Total 26 jilid serial manhua karya Lee Chi Ching dengan judul Pendekar Hina Kelana telah diterbitkan M&C (Gramedia Group) di Indonesia, dan dengan judul State of Divinity oleh Ming Ho di Hong Kong. Pada tahun 2006, Hong Kong Dance Company mengadaptasi novel ini menjadi drama panggung, dengan pemeran Rosanne Wong, Race Wong, Liu Yinghong, Su Shu, Chen Lei and Mi Tao, sebagai pertunjukan jubileum untuk merayakan ulang tahun ke-25 kelompok tersebut.
Pada tahun 2010, Yangtze Repertory Theatre of America menampilkan penampilan perdana Laughing in the Wind: A Cautionary Tale in Martial Arts di Kota New York. Lakon drama ini diadaptasi dan disutradarai oleh Joanna Chan, dan menampilkan 18 aktor yang memerankan 26 peran. Swordsman Online adalah suatu MMORPG yang dikembangkan oleh Perfect World. Permainan ini juga menampilakn fitur sekte tambahan yang tidak ditemukan di dalam novel. Jin Yong
Legenda Pendekar Pemanah Rajawali
Kembalinya Pendekar Pemanah Rajawali
Kisah Pedang Langit dan Golok Pembunuh Naga
Indra (Dewanagari: ; ,IAST: Indra, ) adalah dewa petir dan raja kahyangan menurut agama Hindu. Dia diyakini sebagai penguasa langit, cuaca, guntur, badai, hujan, curah air, dan juga peperangan.
Dewa Indra terkenal di kalangan umat Hindu dan sering disebut dalam sastra Hindu, seperti kitab-kitab Purana (mitologi) dan Itihasa (wiracarita). Dalam kitab-kitab tersebut posisinya lebih menonjol sebagai raja kahyangan dan memimpin para dewa menghadapi kaum asura, menghabisi para raksasa, dan menghukum detya. Dia memiliki senjata yang disebut Bajra, senjata dengan elemen petir yang dapat menembakkan halilintar dahsyat, yang diciptakan oleh Wiswakarma, dengan bahan tulang Resi Dadici. Bajra adalah senjata terkuat, tak tertandingi di alam semesta, yang bahkan dikatakan sendiri oleh Kresna. Kendaraannya adalah seekor gajah putih yang bernama Airawata. Istrinya adalah Dewi Saci, ratu para dewa, para dewi dan bidadari.
Dewa Indra muncul dalam kitab Mahabarata. Dia dengan Airawata menjemput Yudistira bersama seekor anjing, yang mencapai puncak gunung Mahameru untuk mencari Swargaloka.
Kadang kala peran dewa Indra disamakan dengan Zeus dalam mitologi Yunani, dewa petir sekaligus raja para dewa. Dalam agama Buddha, dia disamakan dengan Sakra.
Dragon Squad (Hanzi sederhana: ; Hanzi tradisional: ; Pinyin: Meng Long; Yale (Bahasa Kanton): Maang Lung), juga dikenal sebagai Dragon Heat di versi Amerika Serikat, adalah sebuah film aksi-seni bela diri Hong Kong buatan tahun 2005. Disutradarai dan ditulis oleh Daniel Lee Yan-Kong. Film ini dikenal untuk pemeran-pemerannya yang merupakan aktor-aktor bintang Internasional: Vanness Wu, Sammo Hung, Michael Biehn, Maggie Q, Simon Yam, dan masih banyak lagi. Film ini tentang agen Interpol dan gangster pertempuran di Hong Kong.
Tricky Brains (Hanzi: ), juga dikenal sebagai The Ultimate Trickster, adalah sebuah film komedi Hong Kong tahun 1991 yang ditulis dan disutradarai oleh Wong Jing. Film tersebut menampilkan Andy Lau, Stephen Chow, Rosamund Kwan, Chingmy Yau, Ng Man-tat dan Waise Lee.