Daftar Acara Televisi:
Pergelaran Karya Cipta Guruh Sukarno Putra III: Cinta Indonesia Volume 1 (atau Cinta Indonesia) adalah album dari seniman Guruh Soekarnoputra yang dirilis pada tahun 1984 di bawah label Musica Studio's.
Pendekar Hina Kelana (Hanzi: Xiao ao jianghu, bahasa Inggris: The Smiling, Proud Wanderer) adalah sebuah novel cerita silat karya pengarang Jin Yong (Chin Yung). Ia pertama kali terbit sebagai cerita bersambung di Hong Kong dalam suratkabar Ming Pao antara 20 April 1967 hingga 12 Oktober 1969. Judul aslinya Xiao ao jianghu secara harfiah berarti 'tertawa bangga di dunia persilatan'. Judul alternatif bahasa Inggrisnya antara lain Laughing in the Wind, The Peerless Gallant Errant, The Proud and Gallant Wanderer, dan State of Divinity yang digunakan dalam beberapa adaptasi novel tersebut.
Di Indonesia, novel ini pernah diterjemahkan oleh Gan K.L. dengan judul Hina Kelana atau Siau Go Kang Ouw dan diterbitkan oleh Pantja Satya di Semarang, serta sebagai komik manhua oleh Lee Chi Ching dengan judul Pendekar Hina Kelana dan diterbitkan oleh Elex Media Komputindo di Jakarta. Dalam kata penutup novel, Jin Yong menyebutkan bahwa novel ini dapat dibaca sebagai suatu alegori politik yang disamarkan sebagai novel cerita silat. Sebagai alegori, ia dapat terjadi pada "setiap dinasti atau organisasi". Jin Yong juga menyatakan bahwa setelah novel ini diterbitkan, para politisi Vietnam telah memakai nama Yue Buqun dan Zuo Lengshan sebagai panggilan ejekan dalam sidang-sidang parlemen.
Meskipun Jin Yong tidak menyebutkannya secara jelas, banyak orang percaya bahwa berbagai karakter dan faksi yang ada dalam buku menggambarkan orang-orang dan adikuasa pada akhir 1960-an, yaitu saat novel ini ditulis. Liu Guozhong percaya bahwa Aliansi Lima Perguruan Pedang menggambarkan Uni Soviet dengan Zuo Lengshan sebagai personifikasi Joseph Stalin, sementara Perguruan Bulan Matahari menggambarkan Tiongkok dengan Dongfang Bubai sebagai personifikasi Mao Zedong. Perguruan besar lainnya, yaitu Shaolin, Wudang, dan Emei menggambarkan Amerika Serikat, Inggris, dan anggota NATO lainnya. Total 26 jilid serial manhua karya Lee Chi Ching dengan judul Pendekar Hina Kelana telah diterbitkan M&C (Gramedia Group) di Indonesia, dan dengan judul State of Divinity oleh Ming Ho di Hong Kong. Pada tahun 2006, Hong Kong Dance Company mengadaptasi novel ini menjadi drama panggung, dengan pemeran Rosanne Wong, Race Wong, Liu Yinghong, Su Shu, Chen Lei and Mi Tao, sebagai pertunjukan jubileum untuk merayakan ulang tahun ke-25 kelompok tersebut.
Pada tahun 2010, Yangtze Repertory Theatre of America menampilkan penampilan perdana Laughing in the Wind: A Cautionary Tale in Martial Arts di Kota New York. Lakon drama ini diadaptasi dan disutradarai oleh Joanna Chan, dan menampilkan 18 aktor yang memerankan 26 peran. Swordsman Online adalah suatu MMORPG yang dikembangkan oleh Perfect World. Permainan ini juga menampilakn fitur sekte tambahan yang tidak ditemukan di dalam novel. Jin Yong
Legenda Pendekar Pemanah Rajawali
Kembalinya Pendekar Pemanah Rajawali
Kisah Pedang Langit dan Golok Pembunuh Naga
Fragaria (pengucapan bahasa Inggris: [freri]) adalah genus tumbuhan berbunga dalam keluarga mawar, Rosaceae, yang dikenal secara umum dengan nama stroberi karena buahnya yang bisa dikonsumsi. Ada lebih dari 20 spesies dan banyak hibrida dan kultivarnya. Stroberi yang paling sering dibiakkan adalah stroberi kebun (Fragaria Ă—ananassa). Stroberi adalah buah komersial yang sangat penting, yang dibiakkan di berbagai belahan dunia.
Ada lebih dari 20 spesies Fragaria di seluruh dunia. Kunci pengelompokan spesies stroberi ini adalah berdasarkan jumlah kromosomnya. Ada tujuh jenis kromosom utama yang terdapat di seluruh spesies. Beberapa spesies adalah diploid yaitu mempunyai dua pasang dari ketujuh kromosom menjadikan jumlahnya 14 kromosom. Yang lainnya merupakan tetraploid yaitu memiliki empat pasang dari ketujuh kromosom menjadikan jumlahnya 28 kromosom, hexaploid (6 pasang), oktoploid (8 pasang) atau dekaploid (10 pasang).
Asmara 2 Dunia adalah sinetron Indonesia produksi Mega Kreasi Films yang ditayangkan perdana 28 Februari 2022 pukul 18.00 WIB di Indosiar. Sinetron ini disutradarai oleh Asep Kemuning dan Usman Jiro serta dibintangi oleh Panji Saputra, Andi Annisa, Hans Hosman dan Haviza Devi Anjani.
Liga Dangdut Indonesia 2019 ,dengan tagline "Seni Menyatukan",adalah sebuah ajang pencarian bakat menyanyi dangdut musim kedua dari Liga Dangdut Indonesia yang ditayangkan di Indosiar. Acara ini mulai tayang perdana pada tanggal 14 Januari 2019.Dengan waktu tayang dari jam 18.00 WIB sampai 01.30 WIB,menjadikan ajang pencarian bakat penyanyi dangdut di indosiar sebagai ajang pencarian bakat dengan durasi terlama didunia.
Dewan juri dangdut yang berjumlah 7 (tujuh) orang yang merupakan penyanyi dangdut ternama, tiga juri yang paling sering hadir setiap malam yaitu Soimah, Nassar KDI, Inul Daratista sedangkan empat juri lainnya yang akan hadir bergiliran pada tiap malamnya yaitu Rita Sugiarto, Dewi Perssik, Zaskia Gotik dan Erie Suzan. Terdapat pula seorang juri tamu yang bisa berasal dari musisi yang beraliran non-dangdut yaitu seperti pop, rock, rnb, jazz, keroncong, rap, gospel dll misalnya Ruth Sahanaya, Richie Five Minutes, Bams Ex-Samsons, Melly Goeslaw, komedian seperti Abdel Achrian maupun tokoh publik seperti Hotman Paris Hutapea yang akan bergantian menjadi juri pada tiap konsernya. Pada bidang fashion terdapat 5 fashion guru yang berlatar belakang sebagai perancang busana dan fashion stylist akan bergantian mengomentari busana dan aksi panggung peserta tiap malamnya yaitu Caren Delano, Maya Ratih, Fomalhaut Zamel, Eko Tjandra dan Defrico Audy.Sementara Musik Pengiring/Home Band dan musik aransement Untuk Lida 2019 seperti musim-musim sebelumnya Sejak 2015 adalah D'band(Lida Band),yang bertugas mengiringi nyanyian peserta dan juga peng-aransement lagu peserta.
Jumlah dewan juri yang hadir setiap malamnya berjumlah 6 orang,dengan rincian 4 juri dangdut,1 juri non dangdut,dan 1 fashion guru.Sementara jumlah panel propinsi yang hadir setiap malamnya tergantung pada jumlah peserta yang tampil di grup tersebut,dan sesuai dengan asal provinsi para duta yang mereka wakili.
Setiap pengisi acara lida 2019 kecuali panel provinsi diharuskan untuk berikrar,untuk tidak memihak kepada duta provinsi manapun.Selain itu pemirsa indosiar dapat mengirimkan pesan dukungan kepada duta provinsi yang disukai melalui laman facebook indosiar.Komentar paling kreatif akan dibacakan oleh host setelah peserta tampil dan dikomentari oleh dewan juri dan fashion guru.
Para duta dangdut akan memperebutkan hadiah total sebesar Rp. 1.000.000.000,- dan kontrak ekslusif bersama Stream Entertainment selama 3 tahun serta piala bergilir. Pemenang diharapkan menjadi penyanyi muda dangdut penerus kesuksesan bintang dangdut godokan kompetisi Indosiar yaitu Aris Kondang In, Rey Kondang In 2, (Almh.) Decha Stardut, Riana Oces, Lesti Andryani, Evi Masamba, Ical Majene, Fildan Bau Bau, Lilis Darawangi, Toto Anggit, Tika Zein, Fitri Bintang Pantura, Putri Jamila DAA dan Selfi Soppeng.