Daftar Acara Televisi:
Kota Semarang (bahasa Jawa: Hanacaraka: , Pegon: , Hanzi: , translit. Semarang) adalah ibu kota provinsi Jawa Tengah, Indonesia. Kota ini adalah kota metropolitan terbesar kelima di Indonesia setelah Jakarta, Surabaya, Bandung, dan Medan. Kota Semarang memiliki jumlah penduduk sebanyak 1.708.830 jiwa, per 11 Juli 2024.
Kawasan mega-urban Semarang yang tergabung dalam wilayah metropolitan Kedungsepur (Kabupaten Kendal, Kabupaten Demak, Ungaran Kabupaten Semarang, Kota Salatiga, Kota Semarang, dan Purwodadi Kabupaten Grobogan) berpenduduk mencapai 7,3 juta jiwa, sekaligus sebagai wilayah metropolitan berpenduduk terbanyak keempat di Indonesia, setelah Jabodetabekpunjur (Jakarta), Gerbangkertosusila (Surabaya), dan Bandung Raya (Bandung). Kota Semarang dipimpin oleh wali kota Agustina Wilujeng Pramestuti sejak 20 Februari 2025. Kota ini terletak sekitar 477 km sebelah timur Jakarta, 312 km sebelah barat Surabaya, 363 km sebelah timur laut Kota Bandung, atau 621 km sebalah barat daya Banjarmasin (via udara). Semarang berbatasan dengan Laut Jawa di sebelah utara, Kabupaten Demak di sebelah timur, Kabupaten Semarang di sebelah selatan, dan Kabupaten Kendal di sebelah barat. Kota Semarang memiliki luas wilayah administratif sebesar 373,70 km persegi, sekaligus merupakan administrasi kotamadya terluas di Pulau Jawa.
Secara etimologis, nama "Semarang" berasal dari kata "asem", yang berarti "asam/pohon asam", dan kata "arang", yang berarti "jarang", yang digabungkan menjadi "asam yang jarang-jarang". Penamaan "Semarang" ini bermula ketika Ki Ageng Pandanaran I datang ke sebuah pulau bernama Pulau Tirang (dekat pelabuhan Bergota) dan melihat pohon asam yang jarang-jarang tumbuh berdekatan. Penamaan Kota Semarang ini sempat berubah saat zaman kolonialisme Hindia Belanda menjadi "Samarang". Kota Semarang merupakan satu dari tiga pusat pelabuhan (Jakarta dan Surabaya) penting bagi Hindia Belanda sebagai pemasok hasil bumi dari wilayah pedalaman Jawa.
Seperti kota besar lainya, Kota Semarang mengenal sistem pembagian wilayah kota yang terdiri atas: Semarang Tengah atau Semarang Pusat, Semarang Timur, Semarang Selatan, Semarang Barat, dan Semarang Utara. Pembagian wilayah kota ini bermula dari pembagian wilayah sub-residen oleh Pemerintah Hindia Belanda yang setingkat dengan kecamatan. Namun saat ini, pembagian wilayah kota ini berbeda dengan pembagian administratif wilayah kecamatan. Meskipun pembagian kota ini jarang dipergunakan dalam lingkungan Pemerintahan Kota Semarang. Namun pembagian kota ini digunakan untuk mempermudah dalam menerangkan suatu lokasi menurut letaknya terhadap pusat kota Semarang. Pembagian kota ini juga digunakan oleh beberapa instansi di lingkungan Kota Semarang untuk mempermudah jangkauan pelayanan, seperti PLN dan PDAM.
Pendekar Hina Kelana (Hanzi: Xiao ao jianghu, bahasa Inggris: The Smiling, Proud Wanderer) adalah sebuah novel cerita silat karya pengarang Jin Yong (Chin Yung). Ia pertama kali terbit sebagai cerita bersambung di Hong Kong dalam suratkabar Ming Pao antara 20 April 1967 hingga 12 Oktober 1969. Judul aslinya Xiao ao jianghu secara harfiah berarti 'tertawa bangga di dunia persilatan'. Judul alternatif bahasa Inggrisnya antara lain Laughing in the Wind, The Peerless Gallant Errant, The Proud and Gallant Wanderer, dan State of Divinity yang digunakan dalam beberapa adaptasi novel tersebut.
Di Indonesia, novel ini pernah diterjemahkan oleh Gan K.L. dengan judul Hina Kelana atau Siau Go Kang Ouw dan diterbitkan oleh Pantja Satya di Semarang, serta sebagai komik manhua oleh Lee Chi Ching dengan judul Pendekar Hina Kelana dan diterbitkan oleh Elex Media Komputindo di Jakarta. Dalam kata penutup novel, Jin Yong menyebutkan bahwa novel ini dapat dibaca sebagai suatu alegori politik yang disamarkan sebagai novel cerita silat. Sebagai alegori, ia dapat terjadi pada "setiap dinasti atau organisasi". Jin Yong juga menyatakan bahwa setelah novel ini diterbitkan, para politisi Vietnam telah memakai nama Yue Buqun dan Zuo Lengshan sebagai panggilan ejekan dalam sidang-sidang parlemen.
Meskipun Jin Yong tidak menyebutkannya secara jelas, banyak orang percaya bahwa berbagai karakter dan faksi yang ada dalam buku menggambarkan orang-orang dan adikuasa pada akhir 1960-an, yaitu saat novel ini ditulis. Liu Guozhong percaya bahwa Aliansi Lima Perguruan Pedang menggambarkan Uni Soviet dengan Zuo Lengshan sebagai personifikasi Joseph Stalin, sementara Perguruan Bulan Matahari menggambarkan Tiongkok dengan Dongfang Bubai sebagai personifikasi Mao Zedong. Perguruan besar lainnya, yaitu Shaolin, Wudang, dan Emei menggambarkan Amerika Serikat, Inggris, dan anggota NATO lainnya. Total 26 jilid serial manhua karya Lee Chi Ching dengan judul Pendekar Hina Kelana telah diterbitkan M&C (Gramedia Group) di Indonesia, dan dengan judul State of Divinity oleh Ming Ho di Hong Kong. Pada tahun 2006, Hong Kong Dance Company mengadaptasi novel ini menjadi drama panggung, dengan pemeran Rosanne Wong, Race Wong, Liu Yinghong, Su Shu, Chen Lei and Mi Tao, sebagai pertunjukan jubileum untuk merayakan ulang tahun ke-25 kelompok tersebut.
Pada tahun 2010, Yangtze Repertory Theatre of America menampilkan penampilan perdana Laughing in the Wind: A Cautionary Tale in Martial Arts di Kota New York. Lakon drama ini diadaptasi dan disutradarai oleh Joanna Chan, dan menampilkan 18 aktor yang memerankan 26 peran. Swordsman Online adalah suatu MMORPG yang dikembangkan oleh Perfect World. Permainan ini juga menampilakn fitur sekte tambahan yang tidak ditemukan di dalam novel. Jin Yong
Legenda Pendekar Pemanah Rajawali
Kembalinya Pendekar Pemanah Rajawali
Kisah Pedang Langit dan Golok Pembunuh Naga
Uncontrollably Fond (Hangul: ; RR: Hamburo aeteuthage) adalah serial televisi Korea Selatan yang disiarkan di KBS2 pada musim panas tahun 2016 tepatnya pada 6 Juli 2016, dibintangi oleh Kim Woo-bin dan Bae Suzy. Serial televisi ini sepenuhnya telah diproduksi sebelum dirilis.
Merangkai Kisah Indah adalah serial televisi Indonesia produksi Mega Kreasi Films yang ditayangkan perdana 14 Juli 2025 pukul 17.00 WIB di Indosiar. Serial ini disutradarai oleh Agusti Tanjung dan M. Irhasani serta dibintangi oleh Panji Saputra. Tsania Marwa Dan Basmalah gralind
Wolf Warrior 2 (Hanzi: 2) adalah sebuah film aksi Tiongkok tahun 2017 yang disutradarai oleh Wu Jing, yang juga menjadi bintang pemeran utama. Film ini dibintangi bersama oleh Celina Jade, Frank Grillo, Hans Zhang, dan Wu Gang. Film ini merupakan sekuel dari Wolf Warrior tahun 2015. Film ini dirilis di Tiongkok pada 27 Juli 2017. Film ini menceritakan kisah seorang tentara Tiongkok yang sifatnya tidak terkendali atau tidak terduga yang bisa menyebabkan kerusakan pada kesatuan mereka sendiri bernama Leng Feng, yang menerima misi khusus di seluruh dunia. Dalam sekuel ini, dia menempatkan dirinya di sebuah negara Afrika untuk melindungi pekerja bantuan medis dari pemberontak lokal dan dealer senjata keji.
Wolf Warrior 2 menerima pujian umum untuk plot patriotik, efek khusus, urutan aksi, dan performa pemerannya. Film ini merupakan film sukses komersial yang sangat besar dan telah menjadi film terlaris Tiongkok yang pernah dirilis. Film ini memecahkan banyak rekor box office, termasuk film terlaris dalam satu hari untuk sebuah film Tiongkok sekaligus film tercepat yang melewati angka box office RMB 2 miliar, 3 miliar, 4 miliar, dan 5 miliar. Film ini juga menjadi film tercepat yang melampaui angka USD 500 juta dan film pertama meraup lebih dari USD 600 juta di box office Tiongkok. Dengan jumlah pendapatan kotor domestik sebesar CN„ 5,68 miliar (USD 874 juta), film ini merupakan film terlaris kedua sepanjang masa dalam satu pasar tunggal hanya di bawah Star Wars: The Force Awakens (USD 936,7 juta di Amerika Utara), dan telah melampaui jumlah pendapatan kotor film di Amerika Utara mulai Avatar (USD 760 juta), Titanic (USD 659 juta), dan Jurassic World (USD 652 juta). Film ini merupakan film terlaris keenam tahun 2017 dengan USD 874 juta, menjadikannya film terlaris ke-54 di seluruh dunia. Ini adalah film Tiongkok pertama dan satu-satunya yang pernah masuk dalam daftar 100 film terlaris sepanjang masa di seluruh dunia. Film ini terpilih sebagai entri Tiongkok untuk Film Berbahasa Asing Terbaik pada ajang Academy Awards ke-90.