Daftar Acara Televisi:
Shofa dan Marwah (Arab: As-Shof ; Al-Marwah) adalah dua bukit yang terletak di Masjidil Haram di Mekah, Arab Saudi tempat melaksanakan ibadah sa'i dalam ritual ibadah haji dan umrah.
MAGIC (Major Atmospheric Gamma-ray Imaging Cherenkov Telescope) adalah sebuah teleskop yang terletak di Roque de los Muchachos Observatory di La Palma, Canary Islands. Dengan large mirrored dish bergaris tengah 17 meter dan luas permukaan 240 meter persegi, ia dapat mendeteksi sinar kosmik (lihat radiasi Cherenkov) dan dibuat untuk mendeteksi sinar gamma.
Mulai mengumpulkan data pada 2004, MAGIC adalah kelanjutan dari percobaan HEGRA.
Flashpoint merupakan salah satu film seri asal Kanada, serial ini berlatar belakang kisah satuan khusus kepolisian. Serial yang diAmerika diputar distasiun televisi CBS ini dibintangi antara lain ialah Enrico Colantoni, Amy Jo Johnson, Hugh Dillon, dan masih banyak lagi. Flashpoint terdiri atas 54 episode.
Festival Ramadhan adalah suatu ajang pencarian bakat Marawis yang ditayangkan oleh Indosiar. acara ini ditayangkan selama bulan ramadhan terutama saat ngabuburit sebelum buka puasa.
Bhinneka Tunggal Ika adalah moto atau semboyan bangsa Indonesia yang tertulis pada lambang negara Indonesia yaitu Garuda Pancasila. Semboyan negara ini menggambarkan kondisi Indonesia yang mempunyai banyak keragaman kemajemukan suku, budaya, adat dan agama namun tetap menjadi satu bangsa utuh. Frasa ini berasal dari bahasa Jawa Kuno yang artinya adalah Walaupun berbeda-beda tetapi tetap satu jua.
Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia, dengan demikian sangat wajar apabila mempunyai banyak suku, agama, ras, dan antar golongan. Keragaman tersebut hidup saling menghormati dan menghargai dalam semangat Bhinneka Tunggal Ika. Kata bhinnĂªka berasal dari dua kata yang mengalami sandi, yaitu bhinna 'terpisah, berbeda' dan ika 'itu'. Kata tunggal berarti 'satu'. Secara harfiah, Bhinneka Tunggal Ika secara eksplisit dapat diartikan "Berbeda itu tetap satu", yang bermakna meskipun dalam aneka keberanekaragaman pada hakikatnya bangsa Indonesia tetap merupakan satu kesatuan utuh nan kokoh. Semboyan ini digunakan untuk menggambarkan persatuan dan kesatuan Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang terdiri atas beraneka ragam adat, istiadat dan budaya, serta bahasa daerah, ras, suku bangsa, agama dan serta kepercayaan.
Kalimat ini merupakan kutipan dari sebuah kakawin Jawa Kuno yaitu kakawin Sutasoma, karangan Mpu Tantular sekitar abad ke-14, di bawah pemerintahan Raja Rjasanagara, yang juga dikenal sebagai Hayam Wuruk Maharaja ke-4 Majapahit yang memerintah tahun 13501389, Kakawin ini istimewa karena mengajarkan toleransi antara umat Hindu Siwa dengan umat Buddha.