Daftar Acara Televisi:
Misan atau sepupu atau saudara sepupu (kakak maupun adik) adalah saudara senenek dan sekakek atau anak dari paman atau bibi, sedangkan anak dari sepupu tidak dapat dikatakan sepupu. Sepupu berasal dari kata "pupu" yang artinya nenek moyang. Dua orang saudara yang masing-masing memiliki anak, anak-anak mereka saling memanggil satu sama lain dengan sebutan kakak atau adik sepupu. Untuk saudara sepupu yang merupakan anak dari paman dari pihak ayah (anak dari saudara laki-laki ayah) atau anak dari bibi dari pihak ibu (anak dari saudara perempuan ibu) disebut Sepupu Sejajar (Parallel Cousin) sedangkan saudara sepupu yang merupakan anak dari bibi dari pihak ayah (anak dari saudara perempuan ayah) atau anak dari paman dari pihak ibu (anak dari saudara laki-laki ibu) disebut Sepupu Silang (Cross Cousin), orang Batak menyebutnya sebagai Pariban.
Ada jenis-jenis sepupu :
1.Sepupu dekat (cousin) adalah kerabat yang merupakan anak dari paman/bibi kita (saudara kandung dari orang tua kita, memiliki kakek/nenek yang sama)
2. Sepupu dua kali (second cousin) adalah kerabat yang merupakan anak dari sepupu orang tua kita (cucu dari saudara kandung kakek/nenek kita, memiliki kakek/nenek buyut yang sama). Hitungannya sudah sepupu jauh.
3. Sepupu tiga kali (third cousin) adalah kerabat yang merupakan cucu dari sepupu kakek/nenek kita (buyut kita dan buyut kerabat kita adalah saudara kandung).
Penjabaran dari sepupu, sebagai contoh adalah, Adit dan Andi adalah saudara kandung. Adit memiliki anak bernama Raisa, Andi memiliki anak bernama Sukma. Jadi, Raisa dan Sukma adalah sepupu dekat (cousin)
Raisa memiliki anak bernama Sandi, Sukma memiliki anak bernama Bunga. Jadi, Sandi dan Bunga adalah sepupu dua kali (second cousin).
Sandi memiliki anak bernama Tari, Bunga memiliki anak bernama Fahmi. Hubungan dari Tari dan Fahmi adalah sepupu tiga kali (third cousin).
Suami atau laki adalah salah seorang pelaku dalam pernikahan yang berjenis kelamin pria yang berikrar Sakral, berucap janji untuk memperistri Istrinya. Seorang pria biasanya menikah dengan seorang wanita dalam suatu upacara pernikahan sebelum diresmikan statusnya sebagai seorang suami dan pasangannya disebut sebagai seorang istri. Dalam berbagai agama biasanya seorang pria hanya boleh menikah dengan satu wanita. Dalam budaya tertentu pernikahan seorang Pria dengan banyak Istri dikategorikan sebagai poligami.
Untuk judul album, lihat: Keabadian (album musik).Keabadian atau kekekalan secara harfiah ialah sebuah satuan waktu yang tidak ada batasnya, atau waktu yang tidak berhingga, seperti yang diungkapkan dalam ungkapan perdamaian yang abadi, atau istirahat yang abadi.
Dalam pengertian falsafi dan agama yang dimaksudkan adalah sebuah realita transendental yang tidak sama dengan realita yang biasa. Bila kata keabadian diterapkan kepada sifat Ilahi, maka tidaklah cukup hanya pengertiannya sebagai perpanjangan waktu sehingga berlangsung tanpa akhir. Keabadian Ilahi adalah suatu keberadaan yang tanpa awal dan tanpa akhir, serta tak mengandung perubahan maupun urutan dalam waktu. Keabadian ilahi berada di luar dimensi waktu. Pengertian keabadian ilahi ini sukar dipahami oleh manusia sepenuhnya, karena manusia sendiri berada dalam dimensi waktu, dan apa yang ditangkap oleh manusia mengenai keabadian hanyalah secara analog.
Uncontrollably Fond (Hangul: ; RR: Hamburo aeteuthage) adalah serial televisi Korea Selatan yang disiarkan di KBS2 pada musim panas tahun 2016 tepatnya pada 6 Juli 2016, dibintangi oleh Kim Woo-bin dan Bae Suzy. Serial televisi ini sepenuhnya telah diproduksi sebelum dirilis.
Bhinneka Tunggal Ika adalah moto atau semboyan bangsa Indonesia yang tertulis pada lambang negara Indonesia yaitu Garuda Pancasila. Semboyan negara ini menggambarkan kondisi Indonesia yang mempunyai banyak keragaman kemajemukan suku, budaya, adat dan agama namun tetap menjadi satu bangsa utuh. Frasa ini berasal dari bahasa Jawa Kuno yang artinya adalah Walaupun berbeda-beda tetapi tetap satu jua.
Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia, dengan demikian sangat wajar apabila mempunyai banyak suku, agama, ras, dan antar golongan. Keragaman tersebut hidup saling menghormati dan menghargai dalam semangat Bhinneka Tunggal Ika. Kata bhinnĂªka berasal dari dua kata yang mengalami sandi, yaitu bhinna 'terpisah, berbeda' dan ika 'itu'. Kata tunggal berarti 'satu'. Secara harfiah, Bhinneka Tunggal Ika secara eksplisit dapat diartikan "Berbeda itu tetap satu", yang bermakna meskipun dalam aneka keberanekaragaman pada hakikatnya bangsa Indonesia tetap merupakan satu kesatuan utuh nan kokoh. Semboyan ini digunakan untuk menggambarkan persatuan dan kesatuan Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang terdiri atas beraneka ragam adat, istiadat dan budaya, serta bahasa daerah, ras, suku bangsa, agama dan serta kepercayaan.
Kalimat ini merupakan kutipan dari sebuah kakawin Jawa Kuno yaitu kakawin Sutasoma, karangan Mpu Tantular sekitar abad ke-14, di bawah pemerintahan Raja Rjasanagara, yang juga dikenal sebagai Hayam Wuruk Maharaja ke-4 Majapahit yang memerintah tahun 13501389, Kakawin ini istimewa karena mengajarkan toleransi antara umat Hindu Siwa dengan umat Buddha.