Daftar Acara Televisi:
The Sorcerer And The White Snake juga dikenal dengan judul lain Its Love
The Nation adalah majalah bulanan progresif Amerika Serikat yang meliput berita, opini, dan analisis politik dan budaya. Didirikan pada tanggal 6 Juli 1865, sebagai penerus The Liberator karya William Lloyd Garrison, sebuah surat kabar abolisionis yang ditutup pada tahun 1865, setelah ratifikasi Amandemen Ketigabelas Konstitusi Amerika Serikat. Setelah itu, majalah tersebut beralih ke topik yang lebih luas, The Nation. Kolaborator penting majalah baru ini adalah Editor Sastra Wendell Phillips Garrison, putra William. Dia mempunyai jaringan kontak ayahnya yang luas.
Liga Dangdut Indonesia 2019 ,dengan tagline "Seni Menyatukan",adalah sebuah ajang pencarian bakat menyanyi dangdut musim kedua dari Liga Dangdut Indonesia yang ditayangkan di Indosiar. Acara ini mulai tayang perdana pada tanggal 14 Januari 2019.Dengan waktu tayang dari jam 18.00 WIB sampai 01.30 WIB,menjadikan ajang pencarian bakat penyanyi dangdut di indosiar sebagai ajang pencarian bakat dengan durasi terlama didunia.
Dewan juri dangdut yang berjumlah 7 (tujuh) orang yang merupakan penyanyi dangdut ternama, tiga juri yang paling sering hadir setiap malam yaitu Soimah, Nassar KDI, Inul Daratista sedangkan empat juri lainnya yang akan hadir bergiliran pada tiap malamnya yaitu Rita Sugiarto, Dewi Perssik, Zaskia Gotik dan Erie Suzan. Terdapat pula seorang juri tamu yang bisa berasal dari musisi yang beraliran non-dangdut yaitu seperti pop, rock, rnb, jazz, keroncong, rap, gospel dll misalnya Ruth Sahanaya, Richie Five Minutes, Bams Ex-Samsons, Melly Goeslaw, komedian seperti Abdel Achrian maupun tokoh publik seperti Hotman Paris Hutapea yang akan bergantian menjadi juri pada tiap konsernya. Pada bidang fashion terdapat 5 fashion guru yang berlatar belakang sebagai perancang busana dan fashion stylist akan bergantian mengomentari busana dan aksi panggung peserta tiap malamnya yaitu Caren Delano, Maya Ratih, Fomalhaut Zamel, Eko Tjandra dan Defrico Audy.Sementara Musik Pengiring/Home Band dan musik aransement Untuk Lida 2019 seperti musim-musim sebelumnya Sejak 2015 adalah D'band(Lida Band),yang bertugas mengiringi nyanyian peserta dan juga peng-aransement lagu peserta.
Jumlah dewan juri yang hadir setiap malamnya berjumlah 6 orang,dengan rincian 4 juri dangdut,1 juri non dangdut,dan 1 fashion guru.Sementara jumlah panel propinsi yang hadir setiap malamnya tergantung pada jumlah peserta yang tampil di grup tersebut,dan sesuai dengan asal provinsi para duta yang mereka wakili.
Setiap pengisi acara lida 2019 kecuali panel provinsi diharuskan untuk berikrar,untuk tidak memihak kepada duta provinsi manapun.Selain itu pemirsa indosiar dapat mengirimkan pesan dukungan kepada duta provinsi yang disukai melalui laman facebook indosiar.Komentar paling kreatif akan dibacakan oleh host setelah peserta tampil dan dikomentari oleh dewan juri dan fashion guru.
Para duta dangdut akan memperebutkan hadiah total sebesar Rp. 1.000.000.000,- dan kontrak ekslusif bersama Stream Entertainment selama 3 tahun serta piala bergilir. Pemenang diharapkan menjadi penyanyi muda dangdut penerus kesuksesan bintang dangdut godokan kompetisi Indosiar yaitu Aris Kondang In, Rey Kondang In 2, (Almh.) Decha Stardut, Riana Oces, Lesti Andryani, Evi Masamba, Ical Majene, Fildan Bau Bau, Lilis Darawangi, Toto Anggit, Tika Zein, Fitri Bintang Pantura, Putri Jamila DAA dan Selfi Soppeng.
Liga Dangdut Indonesia adalah sebuah ajang pencarian bakat penyanyi dangdut di Indonesia yang diciptakan oleh Programming Indosiar. Produksi dilaksanakan oleh Indonesia Entertainmen Produksi (2018). Acara ini mulai ditayangkan di Indosiar pada tanggal 15 Januari 2018, dan merupakan ajang pencarian bakat musik terbesar yang mengumpulkan penyanyi dangdut bertalenta dari seluruh provinsi di Indonesia. Sesuai dengan tagline-nya "Seni Menyatukan", Liga Dangdut Indonesia bertujuan untuk mempersatukan Indonesia melalui musik dangdut. Maka dari itu, ajang ini akan mengadu talenta penyanyi dangdut terbaik dari 34 provinsi di Indonesia. Kemudian setiap kontestan juga akan menjadi duta dari daerahnya masing-masing yang berjuang demi memperebutkan satu tempat juara.Program ini merupakan gebrakan dari Indosiar untuk lebih memajukan musik dangdut menjadi lebih berkualitas lagi. Disisi lain, program ini juga menjadi ajang pemersatu seluruh provinsi Indonesia dalam balutan seni musik dan kompetisi. Seluruh peserta perwakilan tiap provinsi, atau disebut sebagai Duta Dangdut yang telah lolos seleksi audisi, dikirim ke Jakarta untuk diberikan pelatihan-pelatihan berupa koreografi, olah-vokal, aksi panggung, pelatihan kepribadian, dan tata busana oleh para ahli di bidangnya masing-masing, seperti Adibal Sahrul untuk pelatihan vokal, dan Dedi Puja untuk pelatihan koreografi. Total hadiah yang ditawarkan oleh ajang pencarian bakat adalah uang tunai sebesar Rp 1 miliar, yang akan dibagikan kepada tiga pemenang. Juara pertama LIDA mendapatkan uang tunai sebesar Rp 500 juta. Juara kedua mendapat Rp 300 juta dan juara ketiga mendapat Rp 200 juta.
Seluruh duta yang telah terpilih menjadi finalis mendapatkan penilaian dari beberapa dewan dangdut yang telah lama ada dalam industri musik dangdut Indonesia yaitu Inul Daratista, Nassar, Iyeth Bustami, Elvy Sukaesih, Soimah Pancawati, Rita Sugiarto, Zaskia Gotik, dan Nassar yang akan menilai performance para Duta Dangdut. Perancang busana kenamaan Indonesia, yaitu Samuel Watimena bertugas menilai penampilan busana para Duta Dangdut. Selain itu, Duta Dangdut juga dinilai oleh pemirsa dan para penggemarnya melalui dukungan SMS yang akan mempengaruhi kedudukan para peserta. Di tiap episode, peserta dengan nilai perolehan SMS terendah akan tersisih, sampai tersisa peserta dengan perolehan SMS tertinggi di babak Grand Final yang berhak menjadi juara.
Naga merupakan salah satu makhluk legenda yang memiliki karakteristik serupa dengan reptil yang muncul dalam banyak cerita rakyat dalam berbagai budaya di dunia. Kepercayaan terhadap naga berbeda-beda pada setiap daerah, tetapi naga dalam mitologi barat sejak Abad Pertengahan Atas dideskripsikan sebagai makhluk yang memiliki sayap, tanduk, empat kaki, dan dapat mengeluarkan nafas api. Sedangkan, dalam budaya timur, naga biasanya digambarkan sebagai makhluk tak bersayap, memiliki empat kaki, memiliki bentuk seperti ular dengan kecerdasan yang diatas rata-rata. Selain itu, naga digambarkan memiliki sifat yang merupakan gabungan dari fitur dalam ras felin, aves, dan reptil. Para mahasiswa mempercayai bahwa naga kemungkinan besar merupakan gambaran dari buaya, khususnya dengan karakteristik tempat tinggalnya, yaitu di rawa-rawa ataupun hutam lebat, juga struktur tubuhnya, menjadikan hewan ini sebagai asal-usul penggambaran dari naga Oriental modern.