Daftar Acara Televisi:
Hari Kemenangan adalah nama umum dari banyak hari libur yang berbeda di berbagai negara untuk memperingati kemenangan dalam pertempuran penting atau perang dalam sejarah negara tersebut.
Second Life adalah dunia virtual daring, yang dikembangkan dan dimiliki oleh perusahaan yang berbasis di San Francisco, Linden Lab dan diluncurkan pada 23 Juni 2003. Pada tahun 2013, Second Life memiliki sekitar satu juta pengguna reguler; pada akhir tahun 2017, jumlah pengguna aktif "antara 800.000 dan 900.000". Dalam banyak hal, Second Life mirip dengan permainan role-playing online multi-pemain yang masif; Namun, Linden Lab sangat menekankan bahwa yang mereka buat bukanlah permainan: "Tidak ada konflik buatan, tidak ada tujuan yang ditetapkan".
Dunia virtual dapat diakses secara bebas melalui program klien Linden Lab sendiri atau melalui pemirsa pihak ketiga alternatif. Pengguna Second Life, juga disebut penghuni, membuat representasi virtual dari diri mereka sendiri, yang disebut avatar, dan dapat berinteraksi dengan tempat, objek, dan avatar lainnya. Mereka dapat menjelajahi dunia (dikenal sebagai kisi), bertemu penduduk lain, bersosialisasi, berpartisipasi dalam kegiatan individu dan kelompok, membangun, membuat, berbelanja, dan berdagang properti virtual dan layanan satu sama lain.
Platform ini terutama menampilkan konten yang dibuat pengguna berbasis 3D. Second Life juga memiliki mata uang virtual sendiri, Linden Dollar, yang dapat ditukar dengan mata uang dunia nyata.
Second Life ditujukan untuk orang berusia 16 tahun ke atas, dengan pengecualian pengguna berusia 1315 tahun, yang dibatasi untuk wilayah Second Life dari lembaga sponsor (misalnya, sekolah).
Dibangun ke dalam perangkat lunak alat pemodelan 3D berdasarkan bentuk geometris sederhana yang memungkinkan penghuni untuk membangun objek virtual. Ada juga bahasa skrip prosedural, Bahasa Skrip Linden, yang dapat digunakan untuk menambahkan interaktivitas ke objek. Pahatan prims, mesh, tekstur untuk pakaian atau benda lain, animasi, dan gerakan dapat dibuat menggunakan perangkat lunak eksternal dan diimpor. Ketentuan layanan Second Life menetapkan bahwa pengguna memiliki hak cipta untuk konten apa pun yang mereka buat, dan server dan klien menyediakan fungsi manajemen hak digital (DRM) sederhana. Namun, Linden Lab mengubah persyaratan layanan mereka pada Agustus 2013 untuk dapat menggunakan konten yang dibuat pengguna untuk tujuan apa pun. Ketentuan layanan yang baru mencegah pengguna menggunakan tekstur dari layanan tekstur pihak ketiga, seperti yang ditunjukkan beberapa di antara mereka secara eksplisit.
Golden Memories Asia adalah suatu ajang pencarian bakat bernyanyi lagu nostalgia atau lawas di era 1970'an sampai 2000'an yang diikuti oleh 6 Negara Asia Tenggara : Indonesia, Malaysia, Brunei Darussalam, Singapore, Timor Leste dan Philippines. Karena hanya perlu satu lagu untuk mengembalikan seribu memori.
Bintang Pantura adalah sebuah ajang pencarian bakat penyanyi dangdut pantura terbesar yang ditayangkan di Indosiar. Diciptakan oleh Programming Indosiar. Produksi dilaksanakan oleh Tim Produksi Indosiar (2015-2016) serta Indonesia Entertainmen Produksi (2017-sekarang).
Terdapat empat mentor yang merupakan penyanyi dangdut profesional, yang berkesempatan memilih peserta yang tampil pada audisi langsung. Para peserta dipilih dengan menggunakan proses audisi langsung yang disebut sebagai babak Pilih-Pilih, di mana mereka langsung bernyanyi di atas panggung, sehingga para mentor dapat langsung memilih. Peserta yang terpilih berhak menjadi finalis dan diberi kesempatan pelatihan dan arahan dari para mentor.
Seluruh peserta yang telah lolos seleksi di babak pilih-pilih akan dikarantina untuk diberikan pelatihan-pelatihan berupa koreografi, olah vokal, aksi panggung, kepribadian, dan tata busana oleh beberapa ahli di bidangnya masing-masing. Peserta yang telah lolos terseleksi setiap minggunya akan diadu dalam babak-babak yang telah ditentukan hingga menuju malam kemenangan di Bintang Pantura. Penampilan para peserta dinilai oleh para mentor serta komentator, juga dinilai oleh pemirsa dan para penggemar melalui dukungan SMS yang akan mempengaruhi kedudukan para peserta di setiap episode.
Golden Memories adalah acara realitas dan ajang pencarian bakat untuk penyanyi lagu-lagu nostalgia di era 1980an sampai 1990an yang ditayangkan oleh Indosiar. Diciptakan oleh Sylvia Pontoh dan Tim Pencipta oleh Programming Indosiar. Produksi dilaksanakan oleh Tim Produksi Indosiar (2016) serta Indonesia Entertainmen Produksi (2017). Acara ini adalah acara pertama di Indonesia yang mengusung konsep bernyanyi lagu-lagu lawas dan sekaligus ajang reunian serta nostalgia untuk para alumni era 1980 sampai 1990an.Audisi dimulai sejak 11 Juni 2016 di kota-kota besar di Indonesia, seperti Bandung, Semarang, Surabaya, Makassar, Ambon, Medan, dan Jakarta. Pada 18 Juli 2016 acara ini mulai mengudara di layar kaca, dan mulai menayangkan babak semi-final.
Berbeda dengan ajang pencarian bakat lain yang pada umumnya menggunakan sistem SMS vote, pada acara ini para jurilah yang bertugas untuk memilih dan menentukan pemenang. Juri yang berwenang diantaranya seperti Hetty Koes Endang, Iis Sugianto, Ikang Fawzi, Titi DJ (2017) dan Hedi Yunus (2016). Selain juri, terdapat komentator yang diberi tugas untuk memberikan saran dan kritik terhadap penampilan para peserta, mulai dari kualitas vokal sampai gaya berbusana, seperti Soimah Pancawati, Harvey Malaihollo, Samuel Wattimena, dan Ivan Gunawan.Pemenang ajang pencarian bakat ini berhak mendapatkan hadiah uang tunai sebesar Rp 100 juta. Pemenang musim pertama adalah Selly yang berasal dari Ambon, Maluku. Sedangkan pemenang musim kedua adalah Vanda Hutagalung yang berasal dari Tapanuli Utara, Sumatra Utara.