Daftar Acara Televisi:
The Expendables 3 adalah film Amerika Serikat produksi tahun 2014 bergenre ensemble-aksi yang disutradarai oleh Patrick Hughes, berdasarkan skenario yang ditulis oleh Creighton Rothenberger, Katrin Benedikt, dan Sylvester Stallone. Film ini merupakan sequel ke-tiga dari The Expendables film series. The Expendables 3 menampilkan Sylvester Stallone, Jason Statham, Antonio Banderas, Jet Li, Wesley Snipes, Dolph Lundgren, Kelsey Grammer, Randy Couture, Terry Crews, Mel Gibson, Harrison Ford, Arnold Schwarzenegger, Kellan Lutz, Ronda Rousey, Glen Powell, Victor Ortiz, dan Robert Davi. Film ini dirilis pada 4 Agustus 2014 untuk Inggris, dan 15 Agustus 2014 untuk Amerika Serikat, dengan meraup laba kotor sebesar $90 juta.
Serigala Bucin adalah serial televisi Indonesia produksi MNC Pictures yang ditayangkan perdana 22 Agustus 2022 pukul 18.30 WIB di GTV. Serial ini disutradarai oleh Amin Ishaq serta dibintangi oleh Jeff Smith, Laura Moane, dan Jordy Rizkyanda.
Timbangan Rezeki adalah sebuah acara realitas permainan Indonesia yang diproduksi oleh Triwarsana dan ditayangkan oleh stasiun televisi GTV sejak 20 Desember 2017. Acara ini dibawakan oleh aktor Arie Dwi Andhika. Dalam acara ini, Arie yang berperan sebagai Tuan Dermawan bersama tim mencari target yang memiliki mimpi besar. Untuk mewujudkan mimpi itu, target harus membelanjakan barang-barang yang diinginkan dan ditimbang hingga mendekati berat badannya.
Relationshit adalah sebuah film drama komedi Indonesia yang di sutradarai oleh Herdanius Larobu, dibintangi oleh Jovial da Lopez, Bayu Skak, Anjani Dina, Natasha Wilona, dan masih banyak lagi.
Film ini merupakan hasil adaptasi dari novel yang berjudul sama karya Alitt Susanto. Film ini diproduksi oleh Starvision Plus.
Mitos (bahasa Yunani: mythos) atau mite (bahasa Belanda: mythe) adalah bagian dari suatu folklor yang berupa kisah berlatar masa lampau, mengandung penafsiran tentang alam semesta (seperti penciptaan dunia dan keberadaan makhluk di dalamnya), serta dianggap benar-benar terjadi oleh yang empunya cerita atau penganutnya. Dalam pengertian yang lebih luas, mitos dapat mengacu kepada cerita tradisional. Pada umumnya mitos menceritakan terjadinya alam semesta dan bentuk topografi, keadaan dunia dan para makhluk penghuninya, deskripsi tentang para makhluk mitologis, dan sebagainya. Mitos dapat timbul sebagai catatan peristiwa sejarah yang terlalu dilebih-lebihkan, sebagai alegori atau personifikasi bagi fenomena alam, atau sebagai suatu penjelasan tentang ritual. Mereka disebarkan untuk menyampaikan pengalaman religius atau ideal, untuk membentuk model sifat-sifat tertentu, dan sebagai bahan ajaran dalam suatu komunitas.
Klasifikasi mitos Yunani terawal oleh Euhemerus, Plato (Phaedrus), dan Sallustius dikembangkan oleh para neoplatonis dan dikaji kembali oleh para mitografer zaman Renaisans seperti dalam Theologia mythologica (1532). Mitologi perbandingan abad ke-19 menafsirkan kembali mitos sebagai evolusi menuju ilmu (E. B. Tylor), "penyakit bahasa" (Max Müller), atau penafsiran ritual magis yang keliru (James Frazer). Penafsiran selanjutnya menolak pertentangan antara mitos dan sains. Lebih lanjut lagi, mitopeia seperti novel fantasi, manga, dan legenda urban, dengan berbagai mitos buatan yang dikenal sebagai fiksi, mendukung gagasan mitos sebagai praktik sosial yang terus terjadi.