Daftar Acara Televisi:
5 Cewek Jagoan adalah film aksi laga tahun 1980 dari Indonesia yang disutradarai oleh Danu Umbara. Film ini dikenal sebagai film Indonesia pertama yang mengetengahkan wanita sebagai tokoh laga utama. Film ini dibintangi oleh Yati Octavia sebagai Yanti, Lydia Kandou sebagai Lydia, Eva Arnaz sebagai Evi, Dana Christina sebagai Lulu dan Debby Cynthia Dewi sebagai Anita. Sebuah sekuel berjudul Cewek Jagoan Kembali Lagi dirilis satu tahun setelahnya tanpa melibatkan Yati dan Lydia.
Janji Di Atas Ingkar merupakan sebuah sinetron drama tahun 2019, yang tayang perdana pada tanggal 26 Agustus 2019 di ANTV. Sinetron ini diproduksi oleh Tobali Putra Productions. Ini bintang Maxime Bouttier, Denira Wiraguna dan Glenca Chysara sebagai Farhan, Lintang dan Poppy dalam peran utama. Promo pertama dari acara ini dirilis pada 19 Agustus 2019.
Rio dapat mengacu kepada beberapa hal berikut: Rio de Janeiro
Rio (film)
Kia Rio
Rio Alief
Rio Dewanto
Rio Febrian
Rio Haryanto
Fertilisasi in vitro atau pembuahan in vitro (bahasa Inggris: in vitro fertilisation, IVF), atau sering disebut bayi tabung, adalah suatu proses pembuahan sel telur oleh sel sperma di luar tubuh sang wanita: in vitro ("di dalam gelas kaca").
Putri duyung adalah makhluk air yang memiliki tubuh layaknya seorang perempuan dari pinggang sampai kepala, sedangkan bagian tubuhnya dari pinggang ke bawah menyerupai ikan. Putri duyung merupakan makhluk mitologis yang termasuk golongan makhluk separuh manusia separuh hewan. Putri duyung kerap dikaitkan dengan peristiwa berbahaya seperti banjir, badai, kapal karam dan penenggelaman. Pada tradisi lainnya (atau terkadang dalam tradisi yang sama), putri duyung digambarkan memiliki sifat baik dan pemurah, menganugerahkan hadiah atau jatuh cinta pada manusia.
Kisah putri duyung muncul dalam cerita rakyat dari berbagai budaya di seluruh dunia, meliputi Timur Dekat, Eropa, Afrika, dan Asia. Kisah pertamanya muncul pada masa Asiria Kuno, tentang seorang dewi bernama Atargatis yang mengubah wujudnya menjadi seorang putri duyung lantaran malu telah membunuh kekasihnya tanpa sengaja. Masyarakat Babilonia juga menyembah putri duyung sebagai dewa laut yang dikenal sebagai Ea atau Oannes; Oannes digambarkan sebagai duyung jantan.
Dalam mitologi Yunani, putri duyung dikatakan selalu menggoda para pelaut yang lalai; siapa saja yang tergoda akan menemui ajalnya. Putri duyung juga dikaitkan dengan makhluk siren dalam mitologi Yunani, demikian pula sirenia, ordo mamalia laut yang terdiri dari duyung dan lembu laut. Beberapa catatan kesaksian perjumpaan dengan putri duyung oleh para pelaut zaman dahulu kemungkinan besar merupakan kekeliruan atas pengamatan wujud mamalia laut tersebut. Kristoforus Kolumbus menyatakan bahwa ia pernah melihat putri duyung saat menjelajah Laut Karibia, dan laporan penampakan juga ada pada abad ke-20 dan ke-21 di Kanada, Israel, dan Zimbabwe. Pada tahun 2012, National Ocean Service Amerika Serikat menyatakan bahwa bukti keberadaan putri duyung tidak pernah ditemukan.
Putri duyung juga menjadi salah satu subjek populer dalam bidang seni dan sastra pada abad modern ini, contohnya dalam karya Hans Christian Andersen yang terkenal, "The Little Mermaid" (1836). Karya sastra tersebut telah berungkali diadaptasi sebagai opera, lukisan, buku, film, dan komik.