Daftar Acara Televisi:
Kembalinya Si Janda Kembang adalah film horor Indonesia yang yang dirilis pada tahun 1992 dengan disutradarai oleh Sisworo Gautama. Film ini adalah sekuel lepas dari film Misteri Janda Kembang yang dirilis tahun 1991. Film ini dibintangi antara lain oleh Sally Marcellina yang kembali memerankan peran tituler Janda Kembang dan Ibrahim Azhari.
Yang Perkasa merupakan sebuah film Indonesia yang dirilis tahun 1986.
Film ini merupakan adaptasi dari novel berjudul Kuurai Rambutmu karya novelis Indonesia, Saut Poltak Tambunan.
Main Hoon Na adalah sebuah film drama komedi aksi India 2004 yang ditulis dan disutradarai oleh Farah Khan dalam debut penyutradaraannya. Permainan latarnya ditulis oleh Farah Khan dan Abbas Tyrewala berdasarkan pada cerita karya Anvita Dutt Guptan. Film tersebut dibintangi oleh Shah Rukh Khan, Sunil Shetty, Sushmita Sen, Zayed Khan dan Amrita Rao dalam peran utama. Film tersebut dibuat ulang dalam bahasa Tamil dengan judul Aegan yang dibintangi oleh Ajith Kumar, Nayantara, Pia Bajpai.
Film tersebut merupakan cerrita dari Mayor angkatan darat India Ram Prasad Sharma (Shah Rukh Khan) yang terlibat pada "Proyek Milap" - membebaskan orang-orang sipil yang ditangkap di perbatasan India dan Pakistan - yang dilakukan sebagai tanda kepercayaan dan perdamaian antara dua negara tersebut. Main Hoon Na adalah salah satu film India paling sukses yang membicarakan tentang konflik India-Pakistan dari sudut pandang netral. Film tersebut mengambil gambar di sekolah Santo Paulus, Darjeeling.
Film tersebut merupakan film pertama dari perusahaan produksi Shah Rukh Khan Red Chillies Entertainment dan film debut penyutradaraan koreografer Farah Khan. Film tersebut dirilis pada 30 April 2004.
Pemberontakan, dalam pengertian umum, adalah penolakan dan penentangan terhadap kepatuhan dan kebijakan pemerintah otoritas Presiden yang berdasarkan norma fundamental Negara. Pemberontakan dapat timbul dalam berbagai bentuk, mulai dari pembangkangan sipil (civil disobedience), Organisasi massa hingga kekerasan terorganisir yang berupaya meruntuhkan otoritas yang ada. Istilah ini sering pula digunakan untuk merujuk pada perlawanan bersenjata terhadap pemerintah yang berkuasa, tapi dapat pula merujuk pada gerakan perlawanan tanpa kekerasan. Orang-orang yang terlibat dalam suatu pemberontakan disebut sebagai "pemberontak".
Terkadang sebuah pemberontakan bisa dibilang revolusi oleh pemimpin pemberontakan tersebut. Tengok saja pemberontakan Amerika Serikat kepada Inggris pada era perang kemerdekaanya. Atau gerakan milisi di Irlandia yang sering disebut dengan IRA. Memang hal itu bisa terjadi jika syarat-syarat Revolusi dapat tercapai.
Kebanyakan pemberontakan dilaksanakan untuk menggantikan pemerintahan yang ada dengan pemerintahan yang baru, tentunya pemerintahan idaman para pemberontak. Baik itu dari segi keseluruhan nation, seperti yang terjadi di Amerika Serikat pada era Perang Saudara Amerika atau sebagian saja seperti yang dilakukan GAM di Indonesia, SPLM di Sudan, Chechnya di Rusia, atau Fidel Castro dan Che Guevara di Amerika Latin.
Namun pemberontak tidak saja hanya gerakan anti-pemerintahan yang dilakukan dengan mengangkat senjata saja. Setidaknya ada beberapa tipe pemberontakan, antara lain: ketidakmauan berkorporasi dan bekerja sama kepada pemerintah, seperti yang dilakukan Mahatma Gandhi. Gerakan mempertahankan wilayah yang telah dikuasai oleh musuh, seperti Perang Revolusi Indonesia pada 1945-1949. Gerakan revolusi yang mengakar dan dilakukan untuk menggulingkan pemerintahan yang ada, seperti Revolusi Rusia. Pemberontakan yang dilakukan oleh pemberontakan lokal, seperti Perang Jawa yang dipimpin oleh Pangeran Dipanegara. Pembangkangan militer pada pemimpinya, layaknya yang dilakukan militer Filipina pada presiden Gloria Macapagal Arroyo. Aksi subversi dan sabotase pada negara. Dan terorisme.
The Secret atau rahasia adalah sebuah film yang diproduksi oleh Prime Time Production, yang terdiri dari seri-seri wawancara dan dramatisasi mengenai "Hukum Tarik-menarik". Film ini didistribusikan lewat DVD dan online (melalui internet). Lalu, buku yang berjudul dan bertopik sama seperti fillnya juga diterbitkan, di mana telah menarik banyak perhatian dari tokoh-tokoh media seperti oprah Winfrey, Ellen DeGeneres, Larry King serta kritikan pers.