Daftar Acara Televisi:
Telaga Angker atau disebut sebagai Telaga Maut adalah film Indonesia yang diproduksi pada tahun 1984 dengan disutradarai oleh Sisworo Gautama Putra dan dibintangi antara lain oleh George Rudy, Suzanna, Didin Syamsuddin, dan masih banyak lagi.
Paheli (Devanagari: , Petunjuk) adalah sebuah film fantasi Bollywood, yang dirilis di India pada 24 Juni 2005. Film tersebut adalah sebuah pembuatan ulang dari film Hindi 1973 Duvidha. Film tersebut disutradarai oleh Amol Palekar dan diproduksi oleh Juhi Chawla, Aziz Mirza, Sanjiv Chawla dan Shah Rukh Khan, juga juga memainkan peran utama. Paheli berdasarkan pada sebuah cerita pendek karya Vijayadan Detha dan mengisahkan cerita seorang istri (Rani Mukerji) yang ditinggalkan suaminya (Shah Rukh Khan) dan dikunjungi seorang hantu, yang mirip dengan suaminya, yang mencintainya dan mengambil tempat suaminya. Sunil Shetty, Juhi Chawla, Rajpal Yadav dan Amitabh Bachchan mendapatkan peran pendukung dalam film tersebut. Ceritanya sebelumnya diadaptasi dalam film, Duvidha (1973) karya Mani Kaul.Film tersebut ditayangkan di Festival Film Internasional Zimbabwe kesembilan di Libertie Cinema Complex di Harare. Film tersebut juga ditayangkan di Festival Film Sundance dan Festival Film Internasional Palm Springs. Judul pengerjaan film tersebut adalah Ghost Ka Dost (diterjemahkan menjadi Teman dari seorang Hantu).
Pancasona adalah ilmu atau mantra yang menyebabkan seseorang yang telah mati dapat hidup kembali. Pancasona bisa dibilang merupakan salah satu dari jenis ilmu hitam paling terkenal di Indonesia. Pancasona sendiri dipercaya sudah ada sejak zaman dulu, bahkan sebelum Belanda menginjakkan kakinya. Mampu Menguasai Pancasona Artinya Selamat Tinggal Kematian. Di antara banyaknya ajian hitam, Pancasona adalah yang memberikan manfaat paling besar. Bukan kaya atau banyak wanita, ajian ini menjamin pemiliknya tidak bisa mati dengan sebab apa pun. Tak hanya itu, ajian ini juga bisa membuat pemiliknya memiliki ilmu kekebalan serta pengobatan ekstrem.
Tokoh Yang memiliki ajian Pancasona Subali
Rahwana
Raden Mas Sodewo atau Ki Sodewo
Patih Djojodigdo
Rudy Wahab
K.P.H. NotoprojoJadi, bagi pemilik Pancasona, mereka takkan bisa dibunuh atau mati. Ditembak tak mempan, dibacok tak mati, bahkan dipenggal pun akan tetap hidup. Memang mereka akan tetap merasakan luka, tapi berkat kemampuan ajian ini luka selebar dan sedalam apa pun akan sembuh dengan sendirinya. Bahkan ada legenda yang mengatakan jika seorang pemilik Pancasona akan tetap bernyawa meskipun ia dikubur hidup-hidup.
Dengan ajian pancasona, seseorang disebut akan bisa hidup kekal abadi hingga hari kiamat tiba. Seorang dengan ajian ini dikatakan hanya akan mati jika tubuhnya dipisah menyebrangi sungai dan digantung agar tidak menyentuh tanah. Jika jasadnya menyentuh tanah, bagian-bagian tubuh tersebut dapat kembali bersatu, dan orang yang memiliki ajian ini bisa hidup lagi.
Djojodigdo akhirnya wafat pada tahun 1905 diusia seratus tahun lebih. Karenanya agar tidak hidup kembali, saat meninggal Djojodigdo kemudian makamnya digantung tidak menyentuh tanah. Jasadnya dimasukan ke dalam peti besi, kemudian disangga dengan empat penyangga yang juga terbuat dari besi. Sehingga masyarakat Blitar menyebutnya dengan nama, Makam Gantung. Makam Eyang Djojodigdo juga diyakini dijaga dua sosok gaib berujud dua binatang besar berupa seekor ular sebesar batang pohon kelapa, serta seekor harimau loreng sebesar anak sapi. Dua sosok gaib penjaga makam ini, konon dulunya merupakan pengawal pribadi Eyang Djojodigdo semasa hidup yang berasal dari bangsa lelembut berujud binatang. Karena kesetiaannya kepada majikan, hingga Eyang Djojodigdo wafat, kedua sosok gaib itu masih setia menunggui makam majikannya.
Kaho Naa... Pyaar Hai (Hindi: - terjemahan: Katakan...Kamu Cinta Padaku) adalah film romantis Bollywood tahun 2000 yang disutradarai oleh Rakesh Roshan. Ini menandai debut anaknya Hrithik Roshan dan Ameesha Patel. Hrithik memainkan peran ganda dan menjadi superstar semalam di India.
Kaho Naa... Pyaar Hai adalah yang keberhasilan komersial Bollywood terbesar tahun 2000 dan memenangkan banyak penghargaan, termasuk delapan Filmfare Awards. Rakesh Roshan mengumpulkan Penghargaan Filmfare pertamanya sebelumnya, di mana ia memenangkan sebagai produser dan sebagai sutradara. Hrithik Roshan menjadi satu-satunya aktor untuk memenangkan keduanya, Filmfare Award untuk Debut Terbaik dengan Penghargaan Filmfare untuk Aktor Terbaik untuk film yang sama. Ia dipuji oleh khalayak, baik muda dan tua untuk kemampuan menari dan aktingnya.
Sultan (bahasa Arab: , suln) adalah gelar dalam dunia Muslim yang digunakan untuk merujuk berbagai kedudukan yang beragam dalam sepanjang sejarah penggunaannya. Seringnya, Sultan digunakan untuk kedudukan yang mengacu pada kepala monarki Muslim yang berkuasa atas sebuah negara/ wilayah Islam.
Di masa modern, gelar Sultan kerap disamakan dengan khalifah. Padahal, terdapat beberapa perbedaan mendasar atas kedua gelar ini. Khalifah merupakan gelar untuk pemimpin seluruh umat Islam (terlepas sebagai pemimpin secara hierarkis atau sekadar simbolis dikuatkan secara adat-tradisi keislaman & bernuansa sakral). Sementara Sultan, secara makna hanyalah penguasa dari sebuah negara/ wilayah Muslim di tempat ia bertahta saja. Sehingga seorang Sultan bukanlah pemimpin umat Muslim yang tidak berada di wilayah kekuasaannya & kepemimpinannya bersifat pluralis menerima semua corak warna islam beserta agama selainnya. Gelar Khalifah dan Sultan kerap disama artikan, hal tersebut karena adanya pengaruh dari penguasa Utsmani yang menyandang gelar khalifah dan sultan secara bersamaan sekitar empat abad lamanya. Yangmana, tentu berakibat mengaburkan batas peran serta tugas utama dari kedua kedudukan tersebut.
Sultan juga kerap disamakan dengan raja (, malik). Meski sama-sama merujuk kepada kepala monarki islam, sultan memiliki konotasi agama Islam yang lebih dominan di dalamnya. Dan secara umum tidak dijumpai Sultan yang beragama selain Islam. Sehingga kedua gelar tersebut memanglah tidak dapat disamakan. Dalam penggunaannya di dunia internasional, biasanya sultan tidak dialih bahasakan menjadi 'raja'. Dalam berbagai bahasa setempat di seluruh belahan dunia, Sultan tetap ditulis Sultan diserap apa-adanya.
Meski kerap diidentikan dengan seorang laki-laki yang menjadi kepala monarki Muslim di suatu negara/ wilayah Muslim, sultan juga pernah secara resmi digunakan oleh wanita yang menjadi kepala monarki Islam, contohnya di Kesultanan Aceh. Meski secara bahasa, sultan memiliki bentuk wanita, yakni sultanah. Di Kesultanan Utsmani, sultan juga digunakan tidak hanya untuk kepala negara saja, tetapi juga kerabatnya. Kerabat laki-laki dari sang raja yang bertahta menyandang gelar Sultan di depan nama dan perempuan di belakang nama.