Daftar Acara Televisi:
Gunung Tangkuban Parahu (Aksara Sunda Baku: , Latin: Gunung Tangkuban Parahu) adalah salah satu gunung yang terletak di antara Kabupaten Subang dan Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat, Indonesia. Sekitar 20 km ke arah utara Kota Bandung, dengan rimbun pohon pinus dan hamparan kebun teh di sekitarnya, Gunung Tangkuban Parahu mempunyai ketinggian setinggi 2.086 meter. Bentuk gunung ini adalah Stratovolcano dengan pusat erupsi yang berpindah dari timur ke barat. Jenis batuan yang dikeluarkan melalui letusan kebanyakan adalah lava dan sulfur, mineral yang dikeluarkan adalah sulfur belerang, mineral yang dikeluarkan saat gunung tidak aktif adalah uap belerang. Daerah Gunung Tangkuban Parahu dikelola oleh Perum Perhutanan. Suhu rata-rata hariannya adalah 17oC pada siang hari dan 2 °C pada malam hari.
Gunung Tangkuban Parahu mempunyai kawasan hutan Dipterokarp Bukit, hutan Dipterokarp Atas, hutan Montane, dan Hutan Ericaceous atau hutan gunung.
Karma The Series merupakan sebuah sinetron yang ditayangkan perdana pada tanggal 26 Februari 2018 dan sekarang disiarkan ANTV. sinetron ini diproduksi oleh Tripar Multivision Plus. Jalan ceritanya merupakan adaptasi dari Karma.
Kyon Ki adalah sebuah film drama Bollywood India tahun 2005 garapan Priyadarshan dan dibintangi oleh Salman Khan, Kareena Kapoor, Rimi Sen, Jackie Shroff, Om Puri dan Sunil Shetty. Film tersebut adalah remake dari film Malayalam 1986 Thalavattam.
Nang Nak (Thai: code: th is deprecated , Indonesia: "Nyonya Nak") adalah film tragedi romantis dan film horor berdasarkan legenda Indocina yang disutradarai oleh sutradara asal Kerajaan Thai, Nonzee Nimibutr tahun 1999 melalui Buddy Films dan Video Production Co. di Thailand. Film ini mengisahkan kehidupan hantu istri yang setia dan suami yang tidak menaruh curiga bahwa istrinya adalah hantu.
Sangkuriang adalah legenda yang berasal dari Jawa Barat. Legenda tersebut berkisah tentang terciptanya danau Bandung, Gunung Tangkuban Parahu, Gunung Burangrang, dan Gunung Bukit Tunggul.
Dari legenda tersebut, kita dapat menentukan sudah berapa lama orang Sunda hidup di dataran tinggi Bandung. Dari legenda tersebut yang didukung dengan fakta geologi, diperkirakan bahwa orang Sunda telah hidup di dataran ini sejak beribu tahun sebelum Masehi.
Legenda Sangkuriang awalnya merupakan tradisi lisan. Rujukan tertulis mengenai legenda ini ada pada naskah Bujangga Manik yang ditulis pada daun lontar yang berasal dari akhir abad ke-15 atau awal abad ke-16 Masehi. Dalam naskah tersebut ditulis bahwa Pangeran Jaya Pakuan alias Pangeran Bujangga Manik atau Ameng Layaran mengunjungi tempat-tempat suci agama Hindu di pulau Jawa dan pulau Bali pada akhir abad ke-15.
Setelah melakukan perjalanan panjang, Bujangga Manik tiba di tempat yang sekarang menjadi Kota Bandung. Dia menjadi sasterawan yang pertama kali menuliskan nama tempat legendanya. Laporannya adalah sebagai berikut: Leumpang aing ka baratkeun (Aku berjalan ke arah barat)
Datang ka Bukit Patenggeng (tiba ke Gunung Patenggeng)
Sakakala Sang Kuriang (tempat legenda Sang Kuriang)
Masa dek nyitu Ci tarum (semasa akan membendung Citarum)
Burung tembey kasiangan (tetapi gagal karena kesiangan)